Emiten transportasi dan logistik laut, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, telah resmi melaporkan langkah strategis baru dalam memperkuat jajaran armada operasionalnya. Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan dengan kode saham ELPI ini mengumumkan transaksi pembelian satu unit kapal crew boat yang melibatkan pihak afiliasi.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perseroan untuk meningkatkan kapasitas layanan di sektor offshore support vessel. Transaksi tersebut telah diresmikan pada akhir Januari 2026 dan diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung terhadap kinerja operasional maupun keuangan perusahaan di masa mendatang.
Detail Transaksi dan Spesifikasi Kapal Saham ELPI
Berdasarkan surat resmi nomor 050/COR-CEO/1/2026, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk bertindak sebagai pembeli dalam transaksi jual beli satu unit kapal jenis crew boat bernama JAWARA 3401. Pihak penjual dalam transaksi ini adalah PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO), yang merupakan entitas di bawah kendali perseroan.
Nilai transaksi untuk perolehan kapal JAWARA 3401 disepakati sebesar Rp38.000.000.000 (tiga puluh delapan miliar rupiah). Kesepakatan ini tertuang dalam Akta Nomor 12 tanggal 29 Januari 2026 yang dibuat di hadapan Notaris Priska Khoeway, S.H., M.Kn., di Surabaya.
Kapal JAWARA 3401 memiliki spesifikasi teknis yang cukup mumpuni untuk mendukung kegiatan logistik lepas pantai. Berdasarkan Grosse Akta Pendaftaran Kapal tertanggal 27 Agustus 2025 dengan nomor 100, berikut adalah detail teknis objek transaksi tersebut:
- Jenis/Tipe: Crew Boat
- Panjang: 33,70 meter
- Lebar: 7,00 meter
- Dalam: 2,80 meter
- Length Over All (LOA): 34,16 meter
- Tonase Kotor (GT): 181
- Tonase Bersih (NT): 55
- Tanda Selar: GT.181 No.1335/Kb
Sifat Transaksi Afiliasi dan Pemenuhan Regulasi
Mengingat transaksi ini melibatkan ELPIO, manajemen menjelaskan bahwa terdapat hubungan afiliasi yang jelas antara kedua belah pihak. ELPI merupakan pemegang saham mayoritas pada PT Ekalya Purnamasari Offshore dengan komposisi kepemilikan mencapai 95%. Oleh karena itu, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Meskipun bersifat afiliasi, manajemen menegaskan bahwa fakta material ini tidak termasuk dalam kriteria transaksi benturan kepentingan yang merugikan, karena nilai transaksi berada dalam batas yang menguntungkan secara ekonomi bagi perseroan. Selain itu, perolehan ini juga dinyatakan tidak termasuk dalam kategori Transaksi Material sesuai POJK nomor 17/POJK.04/2020.
Pembelian armada baru ini diproyeksikan memberikan dampak positif bagi stabilitas operasional saham ELPI. Perseroan menargetkan penguatan posisi sebagai shipping company terkemuka di bidang offshore support vessel. Dengan bertambahnya armada, fleksibilitas operasional perusahaan diyakini akan meningkat, yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah melalui peningkatan pendapatan (revenue) serta menjaga kelangsungan usaha jangka panjang.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Akuisisi: Investasi sebesar Rp38 miliar untuk satu unit kapal crew boat JAWARA 3401.
- Sinergi Grup: Transaksi dilakukan antar entitas dalam satu grup (ELPI memiliki 95% saham ELPIO) untuk efisiensi armada.
- Tujuan Strategis: Penambahan aset ditujukan untuk memperkuat posisi di pasar offshore dan meningkatkan potensi revenue.
- Kepatuhan Regulasi: Transaksi telah mengikuti ketentuan POJK 31/2015 dan POJK 42/2020 terkait keterbukaan informasi dan transaksi afiliasi.
Profil Singkat Perusahaan
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Penyewaan Kapal, Pekerjaan Lepas Pantai, Logistik, Engineering Procurement Construction, dan Training & Development.
Sumber Informasi: Laporan Keterbukaan Informasi IDX
Baca juga: ELPI Raih Kontrak Jumbo Rp 2,39 Triliun dari Genting Group untuk Proyek FLNG 2
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!