Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightDividen Tunai ANTM 2026 Rp5,04 Triliun, Simak Jadwal dan Besarannya

Dividen Tunai ANTM 2026 Rp5,04 Triliun, Simak Jadwal dan Besarannya

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menetapkan dividen tunai ANTM 2026 sebesar Rp5,046 triliun atau Rp209,98867 per saham untuk tahun buku 2025. Rasio pembayaran dividen mencapai 70% dari laba bersih konsolidasian 2025, dengan recording date pada 23 Juni 2026 dan pembayaran dividen tunai pada 10 Juli 2026.

Rincian Aksi Korporasi Dividen Tunai ANTM 2026

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ANTM menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2025 sebesar Rp7.208.833.602.891.

Dari jumlah tersebut, ANTM menetapkan Rp5.046.183.522.024 atau 70% sebagai dividen tunai. Sisanya sebesar Rp2.162.650.080.867 atau 30% digunakan sebagai saldo laba ditahan.

Besaran dividen per saham ditetapkan sebesar Rp209,98867 per saham dengan memperhitungkan treasury stock yang dimiliki perseroan. Dividen akan dibayarkan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan.

Dalam pemungutan suara mata acara kedua RUPST, sebanyak 19.353.383.533 saham atau 98,3533361% menyetujui penggunaan laba bersih tersebut. Jumlah suara tidak setuju mencapai 25.031.251 saham atau 0,1272081%, sedangkan abstain mencapai 298.989.457 saham atau 1,5194558%.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai ANTM 2026

Jadwal Lengkap Dividen Tunai ANTM 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai ANTM berdasarkan keterbukaan informasi perseroan:

KeteranganTanggal
Cum dividend pasar reguler dan negosiasi19 Juni 2026
Ex dividend pasar reguler dan negosiasi22 Juni 2026
Cum dividend pasar tunai23 Juni 2026
Ex dividend pasar tunai24 Juni 2026
Recording date pemegang saham yang berhak dividen23 Juni 2026
Tanggal pembayaran dividen tunai10 Juli 2026

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham ANTM atau subrekening efek di KSEI pada penutupan perdagangan 23 Juni 2026.

Bagi saham yang berada dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen akan dilakukan melalui KSEI dan masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pada perusahaan efek atau bank kustodian. Bagi saham yang tidak berada dalam penitipan kolektif KSEI, dividen akan ditransfer ke rekening pemegang saham.

Dampak bagi Investor

Dividen tunai ANTM 2026 memberikan arus kas langsung kepada pemegang saham yang memenuhi syarat pada recording date. Nilai dividen Rp209,98867 per saham menjadi angka utama yang perlu diperhatikan investor untuk menghitung estimasi penerimaan dividen sebelum pajak.

Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dilusi karena ANTM tidak menerbitkan saham baru. Pembagian dividen tunai juga tidak mengubah porsi kepemilikan pemegang saham lama.

Namun, investor perlu memperhatikan risiko pergerakan harga saham di sekitar periode cum dividend dan ex dividend. Secara umum, harga saham dapat menyesuaikan setelah melewati periode perdagangan tanpa hak dividen.

Dari sisi struktur modal, penggunaan 70% laba bersih sebagai dividen menunjukkan alokasi laba yang besar kepada pemegang saham. Sementara itu, porsi 30% sebagai saldo laba ditahan tetap menjadi sumber internal untuk mendukung kebutuhan usaha perseroan.

Dividen tunai akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri, dividen dapat dikecualikan dari objek pajak sepanjang diinvestasikan kembali di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

ANTM membukukan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,208 triliun untuk tahun buku 2025. Laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja, anggota Ernst & Young Global Limited.

Dalam agenda RUPST, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan tersebut memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material.

ANTM juga menyampaikan dalam sesi tanya jawab RUPST bahwa perseroan menargetkan volume penjualan emas sekitar 40 ton pada 2026. Perseroan menerapkan strategi diversifikasi pasokan emas untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemasok utama.

Baca juga: Saham ANTM Laba Bersih Kuartal I 2026 Melesat 598%, Simak Analisis Kinerja Lengkapnya

FAQ Dividen Tunai ANTM 2026

Berapa nilai dividen tunai ANTM 2026 per saham?
ANTM menetapkan dividen tunai sebesar Rp209,98867 per saham untuk tahun buku 2025.

Kapan tanggal pembayaran dividen tunai ANTM?
Tanggal pembayaran dividen tunai ANTM dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

Siapa yang berhak menerima dividen tunai ANTM?
Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham atau subrekening efek KSEI pada recording date 23 Juni 2026 berhak menerima dividen tunai.

Apakah dividen tunai ANTM menyebabkan dilusi?
Dividen tunai tidak menyebabkan dilusi karena perseroan tidak menerbitkan saham baru dalam aksi korporasi ini.

Poin Penting bagi Investor

  • Total dividen tunai ANTM tahun buku 2025 mencapai Rp5,046 triliun.
  • Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp209,98867.
  • Rasio pembayaran dividen mencapai 70% dari laba bersih konsolidasian 2025.
  • Recording date ditetapkan pada 23 Juni 2026.
  • Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 10 Juli 2026.
  • Sisa laba sebesar 30% atau Rp2,163 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.
  • Dividen tunai tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama.

Profil Singkat Perusahaan

PT Aneka Tambang Tbk atau ANTAM merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral di Indonesia. Perseroan menjalankan kegiatan usaha yang berkaitan dengan komoditas seperti emas, nikel, bauksit, dan mineral lainnya.

Saham ANTM tercatat di Bursa Efek Indonesia dan menjadi salah satu emiten pertambangan yang banyak diperhatikan investor ritel maupun institusi. Kinerja perseroan dipengaruhi oleh harga komoditas, volume penjualan, efisiensi operasional, dan strategi hilirisasi mineral.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here