PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp144,75 miliar atau setara Rp162,683 per saham kepada pemegang saham yang berhak. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 23 April 2026. Investor yang ingin mendapatkan hak dividen wajib memperhatikan tanggal cum dividend di pasar reguler yang jatuh pada 4 Mei 2026.
Rincian Dividen PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) Tahun Buku 2025
Perseroan telah menetapkan nilai total dividen yang akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS). Dividen ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan atas kinerja keuangan sepanjang tahun 2025.
- Total Nilai Dividen: Rp144.751.366.215.
- Nilai Dividen per Saham: Rp162,683.
- Tahun Buku: 2025.
- Dasar Keputusan: RUPS Tahunan tanggal 23 April 2026.
Baca juga: Perbandingan saham KLBF dan PRDA mengulas strategi bisnis dan jebakan buyback 2025
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen PRDA 2026
Berikut adalah jadwal resmi pelaksanaan pembagian dividen tunai PRDA agar investor dapat mengatur strategi investasi:
| Tahapan Aksi Korporasi | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Efektif | 23 April 2026 |
| Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi | 04 Mei 2026 |
| Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi | 05 Mei 2026 |
| Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai | 06 Mei 2026 |
| Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai | 07 Mei 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) / Recording Date | 06 Mei 2026 (Pukul 16:00 WIB) |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 22 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi – Dividen Tunai – 24042026
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan aliran kas masuk (cash flow) langsung bagi pemegang saham PRDA tanpa mengubah struktur permodalan perusahaan. Namun, investor perlu mewaspadai potensi penurunan harga saham sementara pada tanggal ex dividend atau yang sering disebut sebagai dividend trap.
Investor disarankan untuk mempertimbangkan rasio dividen terhadap harga pasar saat ini guna mengukur tingkat imbal hasil (dividend yield). Aksi korporasi ini tidak menyebabkan dilusi kepemilikan saham karena tidak melibatkan penerbitan saham baru.
Baca juga: Strategi manajemen risiko saham untuk menjaga keberlangsung modal investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Data keuangan per 31 Desember 2025 menjadi dasar utama penetapan besaran dividen yang dibagikan oleh PT Prodia Widyahusada Tbk. Perseroan mencatatkan performa keuangan yang stabil dengan posisi ekuitas yang kuat.
- Laba Bersih (Entitas Induk): Rp206.788.000.000.
- Saldo Laba Ditahan (Tidak Dibatasi): Rp1.271.342.000.000.
- Total Ekuitas: Rp2.393.703.000.000.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai dividen per lembar saham PRDA adalah Rp162,683.
- Batas akhir pembelian saham untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler adalah 4 Mei 2026.
- Pembayaran dividen akan dilakukan serentak pada 22 Mei 2026.
- Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp206,78 miliar.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Kapan batas terakhir membeli saham PRDA agar dapat dividen? Batas terakhir atau cum dividend di pasar reguler adalah tanggal 04 Mei 2026.
2. Berapa besaran dividen PRDA per saham di tahun 2026? Besaran dividen yang dibayarkan adalah Rp162,683 per lembar saham.
3. Kapan uang dividen PRDA masuk ke rekening investor? Dividen akan dikirimkan ke rekening dana nasabah (RDN) pemegang saham pada tanggal 22 Mei 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) merupakan perusahaan penyedia layanan laboratorium kesehatan (klinik) terbesar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1973, perusahaan ini terus mengembangkan jaringan layanan diagnostik di seluruh penjuru nusantara untuk mendukung sistem kesehatan nasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin
