PT Bank Mega Tbk (MEGA) menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp2,018 triliun dan saham bonus dengan rasio 1:1. Investor akan menerima dividen Rp171,94 per saham dan satu saham bonus tambahan untuk setiap kepemilikan satu saham lama. Jadwal pencatatan pemegang saham (recording date) jatuh pada 13 April 2026 dengan target pembayaran pada akhir April 2026.
Rincian Aksi Korporasi Bank Mega 2026
Bank Mega mengalokasikan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp3,36 triliun untuk berbagai kepentingan perusahaan. Sebanyak Rp2,018 triliun atau 60% dari laba dibagikan sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham yang berhak. Nilai dividen yang akan diterima oleh investor adalah sebesar Rp171,947293 untuk setiap satu unit saham MEGA yang dimiliki.
Selain dividen tunai, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham senilai Rp5,87 triliun. Dana tersebut digunakan untuk menerbitkan 11,74 miliar saham bonus baru dengan nilai nominal Rp500 per saham. Rasio pembagian saham bonus ditetapkan 1:1, sehingga jumlah total saham yang beredar akan meningkat dua kali lipat setelah aksi korporasi ini selesai.
Baca juga: Mengenal berbagai strategi aksi korporasi emiten di bursa efek indonesia
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen dan Saham Bonus
Pelaksanaan pembagian keuntungan dan saham bonus ini mengikuti jadwal yang telah ditentukan dalam keterbukaan informasi. Berikut adalah rincian jadwal penting bagi para investor:
| Keterangan | Dividen Tunai | Saham Bonus |
| Cum di Pasar Reguler & Negosiasi | 9 April 2026 | 9 April 2026 |
| Ex di Pasar Reguler & Negosiasi | 10 April 2026 | 10 April 2026 |
| Cum di Pasar Tunai | 13 April 2026 | 13 April 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham) | 13 April 2026 | 13 April 2026 |
| Tanggal Pembayaran / Distribusi | 30 April 2026 | 30 April 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mega Tbk
Dampak bagi Investor
Aksi pembagian saham bonus 1:1 akan menyebabkan penyesuaian harga saham secara teknis di bursa saat tanggal ex-dividend dan ex-bonus. Jumlah lot saham yang dimiliki investor akan bertambah secara otomatis, namun harga per saham akan menyesuaikan guna menjaga kapitalisasi pasar tetap sama. Peningkatan jumlah saham beredar ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham MEGA di pasar sekunder.
Bagi pemegang saham lama, pembagian dividen tunai memberikan arus kas langsung meskipun akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dibebaskan dari pemotongan pajak dividen. Sementara itu, Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri dibebaskan dari objek pajak sepanjang dividen tersebut diinvestasikan kembali di wilayah Indonesia.
Baca juga: Optimalkan aset bank mega mega lakukan transaksi afiliasi bank mega sewa kantor rp3186 miliar
Kondisi Keuangan dan Perubahan Manajemen
Sepanjang tahun 2025, Bank Mega mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih menembus Rp3,36 triliun. Laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini audit yang telah disahkan dalam rapat. Selain penggunaan laba, RUPST juga menyetujui pengkinian rencana aksi pemulihan (recovery plan) sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
Rapat juga menyepakati perubahan susunan pengurus perseroan dengan mengangkat Mariam dan Jemy Kristian Soegiarto sebagai Direktur baru. Jabatan ini berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan fit and proper test dari Otoritas Jasa Keuangan. Bersamaan dengan itu, rapat memberhentikan dengan hormat Bapak Yuni Lastianto dari jabatannya sebagai Direktur perseroan.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Berapa rasio saham bonus yang dibagikan Bank Mega? Rasio yang ditetapkan adalah 1:1, artinya setiap pemilik 1 saham lama akan mendapatkan 1 saham bonus baru secara cuma-cuma.
Kapan dividen tunai Bank Mega akan dibayarkan ke rekening investor? Pembayaran dividen tunai dijadwalkan masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) investor pada tanggal 30 April 2026.
Siapa yang berhak mendapatkan dividen dan saham bonus ini? Investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal recording date yaitu 13 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Apakah pembagian saham bonus ini dikenakan pajak? Ya, penerimaan saham bonus akan dikenakan pajak sesuai dengan tarif pajak penerimaan dividen yang berlaku bagi masing-masing profil investor.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp171,94 per lembar saham.
- Rasio Bonus: 1 saham lama berhak atas 1 saham bonus baru.
- Sumber Dana: Kapitalisasi agio saham sebesar Rp5,87 triliun.
- Cum Date: Batas akhir pembelian saham untuk mendapatkan hak adalah 9 April 2026.
- Tanggal Distribusi: Dividen dan saham bonus dibagikan pada 30 April 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Mega Tbk (MEGA) adalah perusahaan perbankan umum konvensional yang berkedudukan di Jakarta Selatan. Perseroan merupakan bagian dari kelompok usaha CT Corpora melalui PT Mega Corpora. Menara Bank Mega yang berlokasi di Jalan Kapten Tendean berfungsi sebagai kantor pusat sekaligus aset properti strategis perseroan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!