PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp148,37 miliar atau setara Rp30 per saham yang diambil dari laba ditahan perseroan. Investor yang ingin mendapatkan hak dividen wajib memperhatikan tanggal Cum Date di pasar reguler pada 6 Mei 2026 agar tercatat sebagai penerima distribusi dana pada 26 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi AMAG
Berdasarkan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 27 April 2026, emiten asuransi ini telah mengantongi persetujuan untuk membagikan keuntungan dalam bentuk dividen tunai. Total nilai nominal yang dialokasikan mencapai Rp148.372.392.480,00.
Dana tersebut akan dibagikan kepada pemilik saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada tanggal pencatatan (recording date) yaitu 8 Mei 2026 hingga pukul 16.00 WIB. Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi perseroan atas kepercayaan pemegang saham melalui pemanfaatan laba ditahan.
Baca juga: Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Bagikan Dividen Rp148,37 Miliar, Cek Jadwalnya
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen AMAG 2026
Berikut adalah jadwal resmi pelaksanaan pembagian dividen tunai PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk sesuai keterbukaan informasi perusahaan:
| Keterangan | Tanggal |
| Persetujuan RUPSLB | 27 April 2026 |
| Pengumuman Hasil RUPSLB | 28 April 2026 |
| Cum Date di Pasar Reguler dan Negosiasi | 6 Mei 2026 |
| Ex Date di Pasar Reguler dan Negosiasi | 7 Mei 2026 |
| Cum Date di Pasar Tunai | 8 Mei 2026 |
| Tanggal Pencatatan (Recording Date) | 8 Mei 2026 |
| Ex Date di Pasar Tunai | 11 Mei 2026 |
| Pembayaran Dividen Tunai | 26 Mei 2026 |
Sumber Informasi: AMAG Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen tunai sebesar Rp30 per saham ini memberikan kepastian arus kas masuk (cash inflow) bagi pemegang saham tanpa menyebabkan dilusi kepemilikan saham. Investor perlu mewaspadai fenomena dividend trap yang sering terjadi pada hari Ex Date, di mana harga saham cenderung mengalami penyesuaian sebesar nilai dividen yang dibagikan.
Bagi pemegang saham dengan status Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN), pemotongan pajak akan disesuaikan dengan tarif Tax Treaty apabila mengirimkan Surat Keterangan Domisili (SKD) yang valid. Jika dokumen tersebut tidak diterima tepat waktu, maka akan dikenakan tarif pajak maksimal sebesar 20%.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
FAQ Dividen AMAG
Kapan batas terakhir membeli saham AMAG agar dapat dividen? Batas terakhir untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler (Cum Date) adalah pada penutupan perdagangan tanggal 6 Mei 2026.
Berapa pajak dividen saham AMAG untuk investor pribadi? Dividen yang diterima oleh Wajib Pajak Dalam Negeri (WPDN) dikenakan ketentuan sesuai Undang-Undang Pajak Penghasilan dan peraturan pelaksanaannya, termasuk ketentuan pada UU Cipta Kerja.
Bagaimana cara menerima dividen jika saham saya berbentuk warkat? Pemegang saham dalam bentuk warkat (script) harus menghubungi Biro Administrasi Efek (BAE) PT Raya Saham Registra untuk proses klaim dan validasi sebelum pembayaran dilakukan melalui transfer bank.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp30 per lembar saham.
- Total Distribusi: Rp148.372.392.480,00.
- Tanggal Pembayaran: 26 Mei 2026.
- Mekanisme: Otomatis masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk pemegang saham scriptless melalui KSEI.
Profil Singkat Perusahaan
PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor asuransi umum di Indonesia. Perseroan menyediakan berbagai layanan perlindungan asuransi dan secara rutin melakukan aksi korporasi untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang sahamnya.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin