PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk melakukan langkah strategis dengan melepas seluruh kepemilikan sahamnya pada entitas anak usaha, yakni PT Karya Artha Sinergi (PT KAS). Aksi korporasi ini dilakukan demi memuluskan rencana perseroan untuk mengubah haluan bisnis ke sektor yang lebih prospektif.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu dicermati investor terkait transaksi ini:
1. Detail Transaksi
Perseroan menjual seluruh porsi kepemilikannya sebesar 51% atau setara 10.200.000 lembar saham di PT KAS. Transaksi divestasi ini telah dilaksanakan pada tanggal 26 November 2025 dengan nilai transaksi sebesar Rp 1.020.000.000 (Rp 1,02 miliar).
Pihak pembeli adalah Budi Herlambang, yang merupakan pihak ketiga dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan.
2. Alasan Strategis: Pivot ke Bisnis Kendaraan Listrik (EV)
Manajemen menegaskan bahwa penjualan ini merupakan bagian dari penyesuaian strategi usaha pasca perubahan pengendalian. Bisnis PT KAS dinilai sudah tidak lagi sejalan dengan fokus baru perusahaan.
Ke depannya, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk akan mengarahkan fokus bisnisnya pada sektor Electric Vehicle (EV) serta ekosistem pendukungnya.
3. Dampak terhadap Keuangan
Investor tidak perlu khawatir mengenai gangguan operasional. Manajemen memastikan transaksi ini tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha ataupun kondisi keuangan perseroan. Nilai transaksi ini tergolong kecil, yakni hanya setara 0,97% dari ekuitas perseroan.
Selain itu, PT KAS sendiri diketahui saat ini memang tidak memiliki kegiatan operasional dan tidak masuk dalam rencana ekspansi masa depan perseroan. Dengan demikian, PT KAS tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan perseroan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!