PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Emiten migas ini melaporkan telah menandatangani Perjanjian Alokasi Biaya (Cost Sharing Agreement) dengan sejumlah anak usahanya pada 1 Desember 2025.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu dicermati investor:
1. Migrasi Sistem ke SAP S/4HANA
Langkah berbagi biaya ini dilakukan sehubungan dengan pembaruan sistem Enterprise Resources Planning (ERP) perusahaan. MEDC memulai migrasi ke versi SAP S/4HANA mulai tahun 2025 dengan target penyelesaian pada tahun 2027.
Sistem baru ini nantinya akan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh anak-anak perusahaan. Manajemen MEDC menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan agar kegiatan usaha masing-masing entitas dapat berjalan lebih ekonomis dan efisien.
2. Transaksi dengan Afiliasi
Perjanjian ini melibatkan MEDC dengan anak-anak usaha yang sahamnya dimiliki baik langsung maupun tidak langsung. Beberapa anak usaha yang terlibat antara lain PT Medco E&P Indonesia, PT Medco E&P Malaka, Medco E&P Grissik Ltd, hingga unit usaha internasional seperti Medco LLC dan Medco Energi Thailand (Bualuang) Limited.
3. Tidak Ada Dampak Negatif
Sekretaris Perusahaan Medco Energi, Siendy K. Wisandana, menegaskan dalam laporannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak negatif. Tidak ada gangguan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Informasi ini disampaikan manajemen sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!