Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomePengumuman EmitenDefisit Menyusut, Emiten Sri Tahir (MPRO) Catat Kerugian Rp138 Miliar di Kuartal...

Defisit Menyusut, Emiten Sri Tahir (MPRO) Catat Kerugian Rp138 Miliar di Kuartal III 2024

Maha Properti Indonesia (MPRO) mencatat kerugian sebesar Rp27,46 miliar hingga 30 September 2024, sedikit lebih kecil dibandingkan kerugian Rp28,45 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan naik tipis menjadi Rp5,7 miliar dari sebelumnya Rp4,02 miliar, sementara beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp4,02 miliar dari Rp3,27 miliar. Laba kotor tercatat melonjak 124 persen menjadi Rp1,68 miliar dibandingkan Rp756,76 juta tahun lalu.

Beban operasional menunjukkan variasi, di mana beban penjualan turun menjadi Rp320,91 juta dari Rp353,96 juta, tetapi beban umum dan administrasi naik menjadi Rp16,27 miliar dari Rp14,21 miliar. Beban lain-lain juga meningkat tajam hingga 362 persen menjadi Rp607,7 juta, sementara beban pajak final naik menjadi Rp108,37 juta dari Rp82,37 juta. Sebagai hasilnya, rugi usaha perusahaan membengkak menjadi Rp15,63 miliar dari Rp13,94 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi keuangan, pendapatan keuangan menurun menjadi Rp191,43 juta dari Rp293,29 juta, sedangkan beban keuangan turun menjadi Rp12,15 miliar dari Rp14,8 miliar. Di akhir periode, MPRO mencatat defisit Rp138,55 miliar, meningkat dibandingkan Rp111,08 miliar pada akhir 2023.

Secara keseluruhan, total aset perusahaan turun menjadi Rp1,69 triliun dari Rp1,71 triliun pada akhir tahun lalu, sementara total ekuitas menyusut menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,28 triliun. Jumlah liabilitas perusahaan juga naik menjadi Rp439,96 miliar dibandingkan Rp423,66 miliar pada akhir 2023.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments