Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamCITY Catat Laba Naik 317% di Semester I-2025, Tapi Arus Kas Masih...

CITY Catat Laba Naik 317% di Semester I-2025, Tapi Arus Kas Masih Minus

PT Natura City Developments Tbk (CITY), perusahaan pengembang kawasan hunian dan ruko, membukukan kinerja positif pada semester pertama 2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan. Meski demikian, arus kas dari aktivitas operasi masih negatif, dan posisi kas turun karena kebutuhan pembiayaan operasional dan investasi.

Dengan harga saham di level Rp95, valuasi CITY terpantau cukup rendah, mencerminkan potensi undervaluation meskipun rasio profitabilitas dan efisiensi aset masih perlu diperbaiki.

Kinerja Operasional: Laba Naik 317%, Penjualan Rumah Jadi Kontributor Utama

Selama enam bulan pertama 2025, CITY mencatat:

  • Pendapatan neto mencapai Rp71,64 miliar, naik 42,16% dari Rp50,40 miliar pada semester I-2024.
  • Penjualan rumah hunian menjadi sumber utama, mencapai Rp69,37 miliar.
  • Laba bruto naik 36,79% menjadi Rp39,43 miliar.
  • Laba bersih melonjak 317,36% menjadi Rp7,81 miliar, dari Rp1,87 miliar tahun sebelumnya.
  • EPS (laba per saham dasar) tercatat Rp1,45, naik dari Rp0,35.

Neraca Keuangan: Aset Stabil, Liabilitas Menurun

Per 30 Juni 2025:

  • Total aset tercatat Rp1,055 triliun, naik tipis dari Rp1,052 triliun di akhir 2024. Komponen terbesar berasal dari tanah untuk pengembangan senilai Rp473,26 miliar.
  • Total liabilitas turun menjadi Rp180,80 miliar, didominasi oleh liabilitas jangka panjang (Rp113,48 miliar).
  • Total ekuitas meningkat ke Rp874,50 miliar, dengan saldo laba yang terus bertambah.

Arus Kas: Operasional dan Investasi Masih Negatif

Laporan arus kas menunjukkan CITY masih menghadapi tantangan dalam likuiditas:

  • Arus kas dari operasi negatif Rp28,27 miliar. Meskipun penerimaan dari pelanggan mencapai Rp52,78 miliar, pembayaran ke pemasok dan biaya operasional lebih besar.
  • Arus kas dari investasi negatif Rp4,79 miliar, terutama untuk pembelian aset tetap.
  • Arus kas dari pendanaan positif Rp13,56 miliar, berasal dari penarikan pinjaman bank baru senilai Rp15 miliar.

Total penurunan kas: Rp19,50 miliar
Saldo kas akhir per 30 Juni 2025
: Rp64,28 miliar (turun dari Rp83,78 miliar di awal tahun)

Rasio Keuangan Penting (per 30 Juni 2025)

RasioNilaiInterpretasi
PER32,76xValuasi moderat dengan ekspektasi pertumbuhan laba
PBV0,59xSaham diperdagangkan di bawah nilai buku – potensi undervalued
DER20,67%Struktur utang sangat sehat dan rendah risikonya
DAR17,13%Hanya 17% aset dibiayai oleh utang – sangat konservatif
ROE1,79%Imbal hasil terhadap modal pemegang saham masih rendah
ROA1,48%Efisiensi penggunaan aset dalam mencetak laba perlu ditingkatkan
GPM55,03%Menunjukkan efisiensi biaya produksi yang baik
NPM10,91%Laba bersih 10% dari pendapatan – cukup sehat untuk sektor properti

Catatan Tambahan: Pinjaman dan Jaminan Aset

  • CITY memiliki pinjaman bank jangka panjang sebesar Rp85,78 miliar, berasal dari BNI, BTN, BRI, dan BJB.
  • Aset seperti persediaan (Rp127,75 miliar), piutang usaha (Rp88,12 miliar), dan tanah pengembangan dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut.

Kesimpulan

PT Natura City Developments Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang sangat kuat di semester I-2025. Namun, arus kas yang masih negatif dan ketergantungan pada pembiayaan eksternal menjadi sorotan utama.

Valuasi saham yang rendah (PBV 0,59x) bisa menjadi daya tarik bagi investor value, terutama jika CITY mampu menjaga tren pertumbuhan laba sembari memperbaiki efisiensi kas dan profitabilitas jangka panjang.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here