PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,39 triliun atau setara Rp351 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Pemegang saham yang berhak menerima distribusi ini adalah mereka yang terdaftar pada recording date tanggal 26 Mei 2026, dengan jadwal pembayaran yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen CITA
Emiten pertambangan ini telah mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 12 Mei 2026. Perseroan mengalokasikan total nilai dividen tunai sebesar IDR 1.392.000.000.000 dari performa keuangan tahun lalu.
Setiap pemegang satu lembar saham CITA akan memperoleh dividen sebesar Rp351. Pembagian ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah secara langsung kepada para investor.
Baca juga: Kinerja Keuangan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Tahun 2025
Jadwal Dividen Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Tahun 2026
Berikut adalah tabel jadwal lengkap pelaksanaan pembagian dividen tunai CITA agar investor dapat mengantisipasi batas waktu perdagangan:
| Tahapan Aksi Korporasi | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Efektif | 12 Mei 2026 |
| Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 22 Mei 2026 |
| Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 25 Mei 2026 |
| Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai | 26 Mei 2026 |
| Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai | 29 Mei 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) | 26 Mei 2026 |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 17 Juni 2026 |
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen tunai ini memberikan aliran kas langsung kepada pemegang saham tanpa menyebabkan dilusi kepemilikan saham karena tidak melibatkan penerbitan saham baru. Investor perlu memperhatikan potensi fenomena dividend trap, di mana harga saham cenderung terkoreksi pada saat tanggal Ex Dividen.
Keputusan ini menunjukkan stabilitas keuangan perusahaan dalam mengelola laba ditahan dan arus kas operasional. Pemegang saham lama yang mempertahankan posisinya hingga melewati cum date akan mendapatkan imbal hasil (yield) berdasarkan harga perolehan saham masing-masing.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Pembagian dividen ini didasarkan pada data laporan keuangan perseroan per tanggal 31 Desember 2025. Perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp2.399.116.148.219.
Selain itu, CITA memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp7.059.676.671.164. Total ekuitas perseroan hingga akhir tahun buku 2025 tercatat mencapai Rp8.767.206.622.638.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi – Dividen Tunai CITA
FAQ Dividen CITA
1. Kapan batas terakhir membeli saham CITA agar dapat dividen? Batas terakhir pembelian saham di pasar reguler agar berhak mendapatkan dividen (Cum Dividen) adalah pada tanggal 22 Mei 2026.
2. Berapa nilai dividen per saham yang diterima investor CITA? Setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp351 per lembar saham.
3. Kapan uang dividen CITA akan masuk ke rekening investor? Uang dividen akan dibayarkan secara serentak kepada pemegang saham yang berhak pada tanggal 17 Juni 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Total Dividen: Rp1,392 triliun untuk tahun buku 2025.
- Nilai per Saham: Rp351 per lembar saham.
- Tanggal Penting: Cum Date pasar reguler pada 22 Mei 2026.
- Landasan Keuangan: Laba bersih tahun 2025 sebesar Rp2,39 triliun.
Profil Singkat Perusahaan
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bauksit dan produsen Smelter Grade Alumina (SGA) melalui entitas asosiasinya. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan terus fokus pada pengembangan industri pertambangan yang terintegrasi di Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin