Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightChandra Asri Group Tingkatkan Kapasitas Pabrik MTBE dan Butene-1, Dorong Substitusi Impor...

Chandra Asri Group Tingkatkan Kapasitas Pabrik MTBE dan Butene-1, Dorong Substitusi Impor dan Perkuat Ketahanan Nasional

Jakarta, 09 Maret 2026 – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, meningkatkan kapasitas produksi Pabrik Methyl Tert-butyl Ether (MTBE) dan Butene-1 (B1) hingga 25%. Peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan untuk mempercepat upaya substitusi impor, meningkatkan nilai tambah domestik, serta memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari proyek perluasan fasilitas yang dilaksanakan bersama PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) melalui kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang ditandatangani pada Desember 2024. Pabrik MTBE dan Butene-1 tersebut berlokasi di dalam kompleks petrokimia terintegrasi milik Perseroan di Cilegon, Banten, dan telah beroperasi sejak tahun 2020.

Setelah melalui rangkaian persiapan teknis dan operasional, termasuk uji coba pada akhir Februari 2026, peningkatan kapasitas kini telah terealisasi dan fasilitas beroperasi secara optimal dan andal. Dengan pencapaian ini, Chandra Asri Group semakin memperkuat posisinya sebagai satu-satunya produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia sekaligus mendukung ketersediaan pasokan bahan baku strategis bagi berbagai sektor industri domestik.

Erwin Ciputra, Presiden Direktur Chandra Asri Group, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Perusahaan dalam memperkuat fondasi industri nasional. “Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis Chandra Asri Group dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri di dalam negeri. Sebagai produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia, kami memiliki komitmen untuk mendukung ketersediaan pasokan yang andal. Melalui penguatan kapasitas produksi ini, Chandra Asri Group tidak hanya mendukung upaya substitusi impor, tetapi juga berkontribusi dalam membangun rantai petrokimia yang lebih kokoh, kompetitif dan berkelanjutan. Dalam jangka panjang, kami harap keberadaan fasilitas kami ini dapat membantu peningkatan kemandirian industri nasional sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok petrokimia regional.”

MTBE merupakan komponen penting yang digunakan sebagai octane booster pada bahan bakar bensin, untuk meningkatkan kualitas pembakaran dan efisiensi bahan bakar. Sementara itu, Butene-1 merupakan komonomer penting dalam produksi polyethylene, bahan baku penting yang digunakan secara luas dalam aplikasi, termasuk sektor manufaktur, kemasan serta produk konsumen. Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, Perseroan tidak hanya memperkuat stabilitas rantai pasok domestik, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan penetrasi pasar regional melalui ekspor produk bernilai tambah tinggi.

Melalui peningkatan kapasitas ini, Chandra Asri Group kembali menegaskan komitmennya kembali untuk mendukung penguatan struktur industri hilir petrokimia di Indonesia, meningkatkan efisiensi devisa melalui pengurangan impor, menjaga stabilitas pasokan bahan baku di sektor energi dan manufaktur, serta memperkuat daya saing industri industri nasional di tingkat regional maupun global.


Tentang Chandra Asri Group

Chandra Asri Group adalah penyedia terkemuka solusi energi, kimia, dan infrastruktur di Asia Tenggara, yang memasok produk dan layanan ke berbagai industri manufaktur di pasar domestik maupun internasional. Sejak didirikan pada tahun 1992, Chandra Asri Group terus berkembang dan memperkuat reputasinya sebagai mitra pertumbuhan yang andal dengan aset strategis yang tersebar di Indonesia dan Singapura. Portofolio aset Perusahaan mencakup kilang dengan kapasitas 237.000 barel per hari dan unit ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton di Pulau Bukom, 2,5 juta metrik ton aset kimia hilir di Pulau Jurong, dan naphtha cracker di Cilegon yang pertama di Indonesia dengan kapasitas 0,9 juta metrik ton. Operasi bisnis Perusahaan didukung oleh aset infrastruktur inti yang mencakup energi, air, pelabuhan & penyimpanan, serta logistik. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.chandra-asri.com.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments