Jakarta, 10 September 2026 – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan industri terkemuka di Asia Tenggara, mencatat peningkatan skor S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2026 menjadi 66, dibandingkan skor 52 pada tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan penguatan upaya Perusahaan dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pengungkapan informasi terkait praktik Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sesuai dengan metodologi penilaian S&P Global CSA yang menggunakan informasi publik sebagai salah satu sumber penilaian, penguatan pengungkapan praktik ESG menjadi salah satu bagian penting dalam peningkatan skor Chandra Asri Group. Perusahaan terus meningkatkan ketersediaan informasi dan dokumen keberlanjutan yang dapat diakses oleh public, termasuk melalui Sustainability Report 2025 yang telah memperoleh assurance dari pihak ketiga independent. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas, kredibilitas dan akuntabilitas pengungkapan keberlanjutan yang disampaikan kepada pemangku kepentingan.
Bagi Chandra Asri Group, penilaian S&P Global CSA menjadi salah satu referensi penting dalam memahami dan mengevaluasi perkembangan praktik ESG Perusahaan yang digunakan dalam ekosistem pasar modal Indonesia. S&P Global bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam penyediaan penilaian ESG bagi perusahaan tercatat, yang antara lain menjadi bagian dari pengembangan indeks berbasis ESG di pasar modal Indonesia. Peningkatan skor ini menjadi salah satu indikator atas upaya Perusahaan dalam memperkuat transparansi dan kualitas pengungkapan informasi ESG, sekaligus memberikan referensi bagi para pemangku kepentingan dalam melihat komitmen keberlanjutan Perusahaan.
Head of ESG & Sustainability Chandra Asri Group, Andang Pungkase, menjelaskan, “Peningkatan skor S&P Global CSA ini menjadi salah satu indicator bahwa upaya kami untuk memperkuat transparansi dan kualitas pengungkapan ESG terus menunjukkan perkembangan. Bagi kami, penguatan ESG tidak berhenti pada peningkatan kualitas pelaporan, tetapi juga tercermin dalam bagaimana kami mengelola risiko keberlanjutan dan menerapkan praktik yang bertanggung jawab di sepanjang rantai pasok. Ke depan, kami akan terus meningkatkan praktik ESG yang relevan dengan bisnis serta memberikan nilai jangka panjang bagi Chandra Asri Group dan para pemangku kepentingan,” jelas Andang.
Sejalan dengan upaya tersebut, Chandra Asri Group juga memperkuat transparansi dalam pengelolaan risiko keberlanjutan melalui penerbitan sejumlah laporan tematik, seperti Climate Risk Report yang telah mengadopsi standar IFRS S2 Climate-related Disclosures; Emerging Risk Report; Water Risk Report; dan Biodiversity Risk Report. Laporan-laporan tersebut memberikan informasi yang spesifik mengenai pendekatan Perusahaan dalam mengidentifikasi dan mengelola Risiko keberlanjutan yang relevan dengan kegiatan Perusahaan.
Penguatan praktik ESG juga dilakukan di sepanjang rantai pasok. Chandra Asri Group telah menerbitkan Supplier Code of Conduct yang berdiri terpisah dari Code of Conduct Perusahaan. Pedoman tersebut menetapkan ekspektasi yang lebih spesifik bagi pemasok terkait penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab, termasuk dalam aspek etika, kepatuhan dan prinsip keberlanjutan.
Peningkatan skor S&P Global CSA menjadi bagian dari perjalanan Chandra Asri Group dalam memperkuat praktik ESG dan transparansi keberlanjutan. Perusahaan akan terus mengembangkan kualitas pengungkapan sera praktik ESG yang relevan dengan berbagai perkembangan bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan, sebagai bagian dari uapa membangun fondasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Tentang Chandra Asri Group: Chandra Asri Group adalah perusahaan industri terkemuka di Asia Tenggara yang menjalankan bisnisnya melalui tiga pilar strategis, yaitu Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, dan Solusi Mobilitas. Didirikan di Indonesia pada 1992, Chandra Asri Group telah membangun rekam jejak yang kuat sebagai Mitra Pertumbuhan yang andal bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, dengan bisnis dan aset strategis di Indonesia dan Singapura, serta membangun kehadiran ke Malaysia. Portofolio aset Grup mencakup operasional Energi & Kimia terintegrasi, termasuk naphtha cracker di Cilegon dengan kapasitas produksi ethylene sebesar 0,9 juta metrik ton per tahun, kilang dengan kapasitas lebih dari 300.000 barel per hari dan naphtha cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta sekitar 2,5 juta metrik ton aset kimia hilir di Pulau Jurong.
Chandra Asri Group juga memperluas portofolio kimianya dengan mengembangkan fasilitas chlor-alkali dan ethylene dichloride berskala dunia di Cilegon. Pilar Infrastruktur Terintegrasi mencakup empat bidang utama, yaitu Daya, Air, Kepelabuhanan dan Penyimpanan, serta Logistik, yang menyediakan layanan penting untuk mendukung kegiatan industri dan konektivitas regional. Sejalan dengan perkembangan portofolionya, Solusi Mobilitas memperluas jangkauan Grup lebih dekat dengan konsumen melalui -60 SPBU ritel Esso.