- CHANDRA ASRI GROUP PERKUAT PORTOFOLIO ENERGI REGIONAL DENGAN AKUISISI
STRATEGIS JARINGAN RITEL ESSO MILIK EXXONMOBIL DI SINGAPURA - DIVIDEN INTERIM SEBESAR US$20 JUTA DIUMUMKAN MENCERMINKAN OPTIMISME YANG
KUAT DAN HASIL YANG SOLID, DENGAN FOKUS PADA PENGEMBALIAN NILAI KEPADA
PEMEGANG SAHAM - ENTITAS INFRASTRUKTUR CDI CATATKAN PERTUMBUHAN PASCA-IPO MELALUI
- INVESTASI BERKELANJUTAN DI SEKTOR LOGISTIK DAN ENERGI TERBARUKAN
- CHANDRA ASRI GROUP RAIH PENGHARGAAN INDUSTRI HIJAU 2025 ATAS TRANSFORMASI
MENUJU INDUSTRI HIJAU
PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) [IDX: TPIA] mengumumkan laporan keuangan konsolidasian tidak diaudit untuk periode 9M2025. Direktur dan Chief Financial Officer Group, Andre Khor, menyampaikan: “Kami dengan bangga melaporkan kinerja luar biasa pada sembilan bulan pertama tahun ini, yang menandai babak penting dalam
transformasi Chandra Asri Group menuju pemimpin regional di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.
Didukung oleh operasi yang solid dan eksekusi yang disiplin, kami berhasil membukukan laba bersih tertinggi sebesar US$1,7 miliar, yang mencerminkan ketahanan keuangan dan kemampuan adaptifstrategis kami. Sejalan dengan momentum positif ini, Group telah mengumumkan pembagian dividen interim sebesar US$20 juta, menegaskan komitmen kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham seiring dengan perjalanan kami untuk membangun platform energi, kimia, dan infrastruktur terintegrasi terdepan di Asia Tenggara.
Sepanjang periode ini, Chandra Asri Group terus memperkuat tiga pilar utamanya — energi, kimia, dan infrastruktur — dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi inti strategi pertumbuhan jangka panjangnya.
Di sektor energi, Group memperluas kehadiran regional melalui penandatanganan perjanjian jual beli (Sales Purchase Agreement) terkait akuisisi jaringan stasiun layanan ritel dengan merek Esso milik ExxonMobil di Singapura melalui special purpose vehicle di bawah anak usaha yang dimiliki sepenuhnya. Aksi strategis ini memperkuat visi Group
untuk membangun infrastruktur energi terintegrasi di kawasan Asia Tenggara, melanjutkan ekspansi sebelumnya melalui Aster Chemicals & Energy Pte. Ltd. (Aster).
Di sektor kimia, pembangunan pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon telah mencapai progres konstruksi sebesar 33%. Setelah beroperasi, pabrik ini akan meningkatkan kemandirian industri kimia Indonesia, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan potensi penghematan hingga Rp 10 triliun per tahun, menegaskan peran Chandra Asri Group dalam memperkuat industri hilir nasional. Penyelesaian akuisisi Chevron Phillips Singapore Chemicals juga telah terlaksana dengan lancar dan secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan nilai Group.
Di sektor infrastruktur, Chandra Asri Group memperkuat portofolio solusi infrastruktur terintegrasi melalui anak perusahaannya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI). Setelah sukses melaksanakan IPO, CDI terus mengembangkan portofolio logistik dan energi terbarukan dengan menambah dua kapal kimia baru dan 20 truk baru, serta meningkatkan kepemilikan di PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim—serta memperluas portofolio tenaga surya menjadi 11 MWp, memperkokoh posisinya sebagai pemimpin solusi infrastruktur terintegrasi.
Dari sisi keberlanjutan, Group menerima Penghargaan Industri Hijau 2025 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas keberhasilannya menurunkan emisi karbon sebesar 14,2% sejak tahun 2018, yang menegaskan kepemimpinan Perusahaan dalam transformasi industri berkelanjutan. Selain itu, Aster berhasil memperoleh
Pinjaman Berkelanjutan (Sustainability-Linked Loan) senilai US$1 miliar yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed), terkait dengan target terukur pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, serta menjalin kemitraan dengan Aether Fuels untuk mengembangkan teknologi bahan bakar berkelanjutan.”
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!