Jakarta, 30 April 2026 – PT Bumi Resources Tbk (“Perseroan” atau “Bumi Resources“), eksportir batubara termal terbesar di dunia dan salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di Indonesia, hari ini mengumumkan hasil keuangan tidak diaudit untuk periode Kuartal Pertama 2026 yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, sebagaimana telah dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perseroan mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang kuat, ditandai oleh kenaikan pendapatan sebesar 19,7% menjadi US$417,7 juta dan laba sebelum pajak yang hampir berlipat ganda secara tahunan. Peningkatan volume produksi dan penjualan, dipadukan dengan perbaikan signifikan pada strip ratio, berhasil mengompensasi penurunan harga jual rata-rata batubara sebesar 10% sehingga mendorong ekspansi marjin operasi dan profitabilitas yang lebih tinggi di seluruh lini usaha.
Kinerja keuangan tersebut mencerminkan operating leverage yang melekat pada model bisnis Bumi Resources: pertumbuhan pendapatan sebesar 19,7% diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba operasi sebesar 75,8% dan kenaikan laba sebelum pajak sebesar 93,1%. Marjin operasi meningkat menjadi 11,7% dari 8,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspansi marjin ini ditopang oleh peningkatan volume produksi dan penjualan batubara, serta perbaikan struktural pada strip ratio yang memperbaiki ekonomi per ton di seluruh operasi tambang utama Perseroan. Volume produksi dan penjualan tercatat lebih tinggi secara tahunan, dengan produksi batubara naik 12% menjadi 19,2 juta ton dan penjualan batubara meningkat 14% menjadi 19,1 juta ton.
Perbaikan strip ratio dari 8,4x menjadi 7,7x mencerminkan mine sequencing yang menguntungkan serta perencanaan operasional yang disiplin. Hal ini turut menekan biaya penambangan per ton meskipun pengupasan tanah penutup (overburden) meningkat 3% secara tahunan.
Persediaan menurun menjadi 2,0 juta ton dari 2,4 juta ton, mencerminkan tingkat penjualan yang kuat seiring dengan kenaikan produksi. Bumi Resources akan terus berfokus pada keberlanjutan perbaikan operasional yang telah dicapai pada kuartal pertama, menjaga disiplin alokasi modal, serta memajukan strategi diversifikasi guna membangun ketahanan terhadap siklus komoditas.
Bumi Resources akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) selambat-lambatnya pada bulan Juni 2026. Perseroan juga akan menggelar earnings call untuk membahas kinerja FY 2025 secara lebih mendalam bersama komunitas analis dan investor yang dijadwalkan diadakan pada Mei 2026.
Pemberitahuan resmi dan informasi pendaftaran untuk kedua acara akan disampaikan secara terpisah.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin