Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeBisnisBUMA Internasional Grup (DOID) Incar Dana USD 500 Juta Lewat Surat Utang...

BUMA Internasional Grup (DOID) Incar Dana USD 500 Juta Lewat Surat Utang Global, Cek Rencana Penggunaannya

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) mengumumkan rencana penerbitan surat utang berdenominasi Dolar Amerika Serikat (Global Bonds) dengan nilai jumbo. Aksi korporasi ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (DOID).

Bagi Anda para investor, berikut adalah poin-poin krusial yang perlu diketahui terkait rencana ini:

1. Nilai dan Struktur Surat Utang Perseroan berencana menerbitkan surat utang dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya USD 500 juta. Surat utang ini memiliki tingkat bunga tetap (fixed rate) maksimal 10% per tahun dengan tenor hingga 5 tahun. Surat utang ini rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX-ST).

2. Tujuan Penggunaan Dana: Fokus Bayar Utang dan Modal Kerja Manajemen DOID memiliki rencana yang jelas untuk penggunaan dana hasil surat utang ini, yaitu untuk menjaga arus kas dan strategi refinancing (pembiayaan kembali):

  • Bayar Utang Jatuh Tempo (USD 223 Juta): Sebagian besar dana akan digunakan untuk melunasi utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2026, termasuk pinjaman bank, obligasi, sukuk, dan fasilitas sewa guna usaha.
  • Belanja Modal & Modal Kerja (USD 150 Juta): Dana ini disiapkan untuk mendukung operasional dan pembelian aset modal (capex) perusahaan.
  • Pelunasan Dipercepat & Investasi: Sisa dana akan digunakan untuk melunasi pinjaman bank lebih awal atau membiayai peluang investasi jika ada.

3. Transaksi Material Jumbo Rencana ini tergolong transaksi material yang sangat besar. Nilai transaksi ini mencapai 495,66% dari total ekuitas Perseroan. Karena nilainya yang signifikan melebihi ekuitas, aksi ini wajib mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham.

4. Kinerja Keuangan Terkini Sebagai konteks bagi investor, pada semester I-2025, pendapatan bersih Perseroan tercatat turun 15% menjadi USD 730 juta akibat tantangan cuaca ekstrem dan operasional. Perseroan juga mencatat rugi bersih sebesar USD 80 juta pada periode tersebut, namun manajemen meyakini arus kas operasional di masa depan akan memadai.

5. Jadwal Penting: RUPSLB Nasib penerbitan surat utang ini bergantung pada restu pemegang saham. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 27 November 2025.
  • Lokasi: Gedung Pacific Century Place, Jakarta.

Kesimpulan bagi Investor: Langkah ini merupakan strategi DOID untuk memperpanjang profil jatuh tempo utangnya agar tidak membebani likuiditas jangka pendek, sekaligus mengamankan dana untuk operasional tambang. Investor disarankan untuk memantau hasil RUPSLB pada akhir

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here