Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightBSDE Perkuat Struktur Modal untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan

BSDE Perkuat Struktur Modal untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan

Tangerang, 18 Juni 2026 – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: “BSDE”), anggota kelompok pengembang terkemuka Sinar Mas Land, melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 (“RUPST”) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada hari Rabu (17/6) bertempat di Green Office Park 9, Auditorium B Floor, Jl. BSD Grand Boulevard, BSD Green Office Park 15345.

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan pengurus BSDE. BSDE juga melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang tetap solid sepanjang tahun 2025 di tengah tantangan ekonomi global dan domestik.

Kilas Kinerja 2025 Sepanjang tahun 2025, BSDE berhasil membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp10,04 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp10,00 triliun atau meningkat sekitar 3% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan hasil prapenjualan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp9,72 triliun.

Kontributor utama marketing sales berasal dari segmen residensial, khususnya produk rumah tapak di kawasan BSD City serta proyek-proyek township lainnya.

Pendapatan Usaha tercatat sebesar Rp12,79 triliun, sementara Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,55 triliun.

Dari sisi neraca, Jumlah Aset meningkat 4,27% menjadi Rp79,27 triliun dibandingkan Rp76,02 triliun pada tahun 2024. Jumlah Ekuitas juga meningkat 11,31% menjadi Rp52,67 triliun, sementara posisi Kas dan setara kas mencapai Rp10,28 triliun pada akhir tahun 2025.

BSDE mempertahankan struktur permodalan yang sehat dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 8,68%, memberikan landasan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Hasil Keputusan RUPST dan RUPSLB Dalam RUPST ini, pemegang saham telah menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih tahun buku 2025 sebesar Rp2,55 triliun yang dialokasikan untuk dana cadangan sebesar Rp2,00 miliar, sedangkan sisanya sebesar Rp2,54 triliun dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja dan mendukung pengembangan usaha BSDE.

“Kami terus melihat berbagai peluang pertumbuhan yang menjanjikan di sektor properti nasional. Oleh karena itu, kami memandang bahwa penguatan struktur permodalan melalui pencatatan sebagian besar laba bersih sebagai laba ditahan merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan proyek-proyek baru, memperkuat land bank, serta menjaga fleksibilitas keuangan BSDE dalam menangkap peluang usaha yang dapat menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham,” papar Hermawan Wijaya, Direktur BSDE.

Selain itu, para pemegang saham dalam RUPSLB juga telah menyetujui:

1. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yang meliputi:

– Perubahan Pasal 3 mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan melalui pemisahan klasifikasi kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang serta penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025;

– Perubahan Pasal 48 mengenai keanggotaan Direksi;

– Perubahan Pasal 66 mengenai keanggotaan Dewan Komisaris.

2. Perubahan susunan pengurus, termasuk menerima pengunduran diri:

– Muktar Widjaja sebagai Presiden Komisaris; dan

– Michael J.P. Widjaja sebagai Wakil Presiden Direktur.

Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Muktar Widjaja dan Bapak Michael J.P. Widjaja atas kontribusi, dedikasi dan kepemimpinan yang telah diberikan selama masa pengabdiannya dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan BSDE.

– Serta menyetujui pengangkatan anggota Dewan Komisaris baru.

Dengan demikian, terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini sampai dengan ditutupnya rapat umum pemegang saham tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2029 mendatang, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:

Direksi

Presiden Direktur : Franciscus Xaverius R.D
Direktur : Lie Jani Harjanto
Direktur : Syukur Lawigena
Direktur : Hermawan Wijaya
Direktur : Liauw, Herry Hendarta
Direktur : Monik William
Direktur : Ir. Siswanto Adisaputro

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris : Teky Mailoa
Komisaris : Hongky J Nantung
Komisaris Independen : Prof. DR. Teddy Pawitra
Komisaris Independen : Prof.DR. Susiyati B Hirawan
Komisaris Independen : Irhoan Tanudiredja

Memasuki tahun 2026, BSDE memandang prospek industri properti nasional tetap positif seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia, didukung oleh kebutuhan hunian yang terus meningkat dan pengembangan infrastruktur nasional.

BSDE menargetkan prapenjualan sebesar Rp10,00 triliun pada tahun 2026 dengan tetap menjadikan pengembangan segmen residensial sebagai fokus utama, didukung oleh portofolio usaha yang terdiversifikasi, sumber pendapatan berulang yang kuat, serta struktur keuangan yang sehat.

Segmen residensial diproyeksikan menjadi penggerak utama target prapenjualan yang sebesar Rp5,00 triliun atau setara 50% dari target prapenjualan 2026. Diikuti masing masing segmen komersial sebesar Rp3,50 triliun atau setara 35% dan lain-lain sebesar Rp1,50 triliun atau setara 15% dari target prapenjualan 2026.

“Didukung oleh posisi keuangan yang solid, portofolio aset yang berkualitas, serta land bank yang strategis, kami berada dalam posisi yang baik untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan. Kami akan terus menjalankan strategi bisnis secara disiplin dan adaptif guna memanfaatkan peluang yang muncul sekaligus memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Hermawan.

Sekilas mengenai PT Bumi Serpong Damai Tbk

BSDE merupakan pengembang BSD City, kota mandiri terbesar di Indonesia dan flagship project Sinar Mas Land seluas 5.950 ha yang terdiri atas kawasan perumahan dan kawasan niaga terpadu. BSDE telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa pada tahun 2011. Teranyar, BSDE juga telah merampungkan proses akuisisi PT Suryamas Dutamakmur Tbk di tahun 2024. Dengan langkah strategis ini, BSDE berupaya memperluas diversifikasi portofolionya dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang properti terdepan di Indonesia.

Dengan aksi korporasi tersebut, BSDE secara konsisten dan berkesinambungan memperkuat portofolio pendapatannya dengan tumbuh secara organik maupun anorganik. Selain aktif dalam melakukan akuisisi tanah sebagai backbone perusahaan properti, BSDE juga membuka peluang berkolaborasi dengan berbagai kemitraan strategis baik mitra nasional maupun internasional yang dapat memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Ke depannya, BSDE juga akan aktif dalam memperkuat cadangan kas BSDE untuk mengembangkan dan meraih peluang-peluang bisnis yang potensial guna menjamin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang. BSDE telah mengembangkan visi keberlanjutannya sejak tahun 2017 dan dalam perjalanannya menjadi elemen integral bagi setiap operasional bisnis. Saat ini, BSDE tercatat sebagai salah satu emiten properti di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp13,34 triliun per 31 Mei 2026 serta nilai ESG 23,41 (sumber https://sustainability.idx.co.id/sustainalytics).

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here