- Free float saham BMAS baru mencapai 1,56% dan sedang dalam proses peningkatan menjadi minimal 7,5% melalui divestasi pemegang saham pengendali dan pencarian investor strategis.
- Target pertumbuhan kredit 2025 ditetapkan dua digit, sejalan dengan proyeksi OJK, dengan fokus pada peningkatan dana murah (CASA) dan efisiensi biaya dana.
- Laba sebelum pajak turun dari Rp183 miliar (2023) menjadi Rp69 miliar (2024) karena peningkatan pencadangan kredit bermasalah dan manajemen risiko yang lebih konservatif.
- Perseroan optimistis laba 2025 tetap positif dengan strategi peningkatan aset produktif dan efisiensi operasional.
- Pasca akuisisi oleh KBank, BMAS ditargetkan menjadi bank terkemuka dengan dukungan modal, teknologi, dan pengalaman internasional dari KBank.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!