Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightBlibli (BELI) Rencana Private Placement 9,5 Miliar Saham dan Program MESOP 2026

Blibli (BELI) Rencana Private Placement 9,5 Miliar Saham dan Program MESOP 2026

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 9.500.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp250 per saham. Aksi korporasi ini terdiri dari program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) dan penambahan modal selain MESOP untuk memperkuat struktur permodalan serta likuiditas saham. Pelaksanaan rencana ini menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang dijadwalkan pada 4 Juni 2026.

Rincian Aksi Korporasi Private Placement BELI

Perseroan akan menerbitkan dua kategori saham baru dalam rangka rencana transaksi ini. Pertama, Saham Baru Program MESOP dialokasikan maksimal 4.500.000.000 saham atau setara 3,28% dari modal ditempatkan dan disetor. Kedua, Penambahan Modal Selain Program MESOP dialokasikan maksimal 5.000.000.000 saham atau setara 3,64% dari modal ditempatkan dan disetor.

Secara total, jumlah saham baru yang diterbitkan mencapai 6,92% dari modal disetor per tanggal pengumuman RUPSLB. Harga pelaksanaan untuk Program MESOP ditetapkan minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 Hari Bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum permohonan pencatatan. Ketentuan yang sama juga berlaku untuk penetapan harga pelaksanaan saham private placement selain MESOP.

Jadwal Lengkap Pelaksanaan Transaksi

Berikut adalah jadwal penting terkait rencana PMTHMETD PT Global Digital Niaga Tbk:

KegiatanTanggal / Keterangan
Tanggal Keterbukaan Informasi28 April 2026
RUPSLB Persetujuan Pemegang Saham4 Juni 2026
Lokasi RUPSLBHotel Indonesia Kempinski Jakarta
Waktu RUPSLB11.30 – 12.30 WIB
Periode Pelaksanaan MESOPDesember 2026 – Januari 2031
Batas Akhir Pelaksanaan Non-MESOP4 Juni 2028 (2 tahun sejak RUPSLB)

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Dampak bagi Investor dan Pemegang Saham

Pemegang saham lama akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional maksimal sebesar 6,48% apabila seluruh saham baru diterbitkan. Rincian dilusi tersebut terdiri dari 3,07% akibat Program MESOP dan 3,41% akibat penambahan modal selain MESOP. Meski terjadi penurunan persentase kepemilikan, manajemen menilai dampak ini relatif kecil dan diimbangi dengan penguatan struktur permodalan.

Dana hasil transaksi ini akan digunakan sepenuhnya sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan bisnis. Fokus penggunaan dana mencakup kegiatan penjualan, pemasaran, pengembangan produk, serta pembaruan teknologi fasilitas pendukung. Peningkatan jumlah saham beredar juga diharapkan mampu meningkatkan likuiditas perdagangan saham BELI di bursa.

Kondisi Keuangan dan Proforma Posisi Keuangan

Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, BELI mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp22,36 triliun. Namun, perusahaan masih membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp2,30 triliun pada periode tersebut. Total aset perseroan tercatat sebesar Rp17,80 triliun dengan total ekuitas Rp9,45 triliun.

Dengan asumsi harga pelaksanaan Rp382 per saham, kas dan setara kas diproyeksikan meningkat sebesar Rp1,91 triliun setelah transaksi. Hal ini akan mendorong total ekuitas naik menjadi Rp11,36 triliun. Rasio liabilitas terhadap ekuitas (DER) diprediksi membaik dari 0,88 kali menjadi 0,73 kali.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana PMTHMETD BELI 2026

FAQ Aksi Korporasi BELI

1. Siapa saja peserta Program MESOP dalam rencana ini? Peserta mencakup Direktur, Komisaris (kecuali Komisaris Independen), serta manajemen senior dan karyawan kunci yang memenuhi kriteria strategis.

2. Apakah sudah ada calon pemodal untuk penambahan modal selain MESOP? Hingga tanggal keterbukaan informasi ini diterbitkan, pihak pemodal belum ditentukan dan akan diumumkan paling lambat 5 hari kerja sebelum pelaksanaan.

3. Berapa nilai nominal saham baru yang diterbitkan? Nilai nominal saham baru yang dikeluarkan dari portepel adalah Rp250 per saham.

Poin Penting bagi Investor

  • Total saham baru mencapai 9,5 miliar lembar atau 6,92% dari modal disetor.
  • Rencana ini memerlukan kuorum kehadiran lebih dari 1/2 pemegang saham independen dalam RUPSLB.
  • Potensi dilusi maksimal bagi pemegang saham publik adalah 6,48%.
  • Dana dialokasikan untuk modal kerja, pemasaran, dan pengembangan teknologi.
  • Pengendali akhir perseroan tetap Robert Budi Hartono.

Profil Singkat Perusahaan

PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan eceran melalui media dan platform digital. Didirikan pada tahun 2010 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 November 2022. Perusahaan berbasis di Kudus, Jawa Tengah, dan merupakan bagian dari ekosistem bisnis Grup Djarum.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here