PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu V (PMHMETD V) atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.500.000.000 saham baru. Emiten asuransi umum konvensional ini menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp50 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan membidik dana segar dari masyarakat dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp175.000.000.000.
Rincian Aksi Korporasi
Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan bahwa setiap pemegang 7 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 24 September 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. Saham baru yang ditawarkan dalam right issue saham AHAP ini dikeluarkan dari portepel dan memiliki hak yang sama serta sederajat dengan saham lama.
PT Asuransi Central Asia (ACA) selaku pemegang saham utama dengan kepemilikan 62,58% telah menyatakan komitmennya untuk mengambil seluruh haknya. ACA akan mengeksekusi sebanyak 2.190.245.006 HMETD dengan total nilai nominal mencapai Rp109.512.250.321. Eksekusi tersebut dilakukan dengan mengonversi pinjaman subordinasi senilai Rp30.000.000.000 menjadi modal setoran, sedangkan sisanya sebesar Rp79.512.250.321 akan dibayarkan secara tunai. Tidak ada pihak yang bertindak sebagai pembeli siaga dalam aksi korporasi ini.
Jadwal Lengkap
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan right issue saham AHAP yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar modal:
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) | 02 Juli 2026 |
| Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari OJK | 14 September 2026 |
| Tanggal Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 22 September 2026 |
| Tanggal Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 23 September 2026 |
| Tanggal Cum-HMETD di Pasar Tunai | 24 September 2026 |
| Tanggal Ex-HMETD di Pasar Tunai | 25 September 2026 |
| Tanggal Pencatatan dalam DPS yang Berhak atas HMETD (Recording Date) | 24 September 2026 |
| Tanggal Distribusi HMETD Elektronik | 25 September 2026 |
| Tanggal Pencatatan Saham Baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) | 28 September 2026 |
| Periode Perdagangan, Pendaftaran, dan Pelaksanaan HMETD | 28 September – 02 Oktober 2026 |
| Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD | 30 September – 06 Oktober 2026 |
| Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan | 06 Oktober 2026 |
| Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan | 07 Oktober 2026 |
| Tanggal Distribusi Saham Hasil Penjatahan dan Pengembalian Uang Pemesanan | 09 Oktober 2026 |
Dampak bagi Investor
Aksi korporasi ini akan memengaruhi struktur permodalan perusahaan dan porsi kepemilikan para pemegang saham lama. Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru sesuai dengan porsi HMETD akan mengalami dilusi kepemilikan. Penurunan persentase kepemilikan saham tersebut diperkirakan mencapai maksimum sebesar 41,67%.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil right issue saham AHAP setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sebagai modal kerja. Dana modal kerja tersebut ditujukan untuk memenuhi ketentuan regulasi Pasal 56 POJK Nomor 23 Tahun 2023. Aturan tersebut mewajibkan ekuitas atau modal minimum perusahaan asuransi naik secara bertahap menjadi Rp250.000.000.000 pada tahap pertama paling lambat 31 Desember 2026. Investor perlu memperhatikan manajemen risiko portofolio untuk meminimalkan dampak fluktuasi harga saham saat periode pelaksanaan hak.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang telah diaudit, kondisi keuangan perusahaan menunjukkan tren perbaikan. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp4.188.119.721 pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. Hasil ini membaik secara signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi bersih senilai Rp5.779.217.811.
Di sisi lain, total liabilitas perusahaan per tanggal 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp686.804.568.286. Jumlah liabilitas ini mengalami penurunan sebesar 4,81% dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 yang mencapai Rp721.499.823.036. Penurunan kewajiban ini utamanya ditopang oleh penurunan liabilitas kontrak asuransi sebesar Rp43.906.471.185.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Penambahan Modal AHAP 2026
FAQ
- Berapa rasio dan harga pelaksanaan right issue saham AHAP? Rasio yang ditetapkan adalah 7:5, artinya setiap pemegang 7 saham lama berhak mendapatkan 5 HMETD. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp50 per saham dengan target dana maksimal Rp175.000.000.000.
- Kapan periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dilakukan? Perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 28 September 2026 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2026. HMETD yang tidak dieksekusi setelah tanggal tersebut akan dinyatakan hangus dan tidak berlaku.
- Apa tujuan utama dari penggalangan dana right issue ini? Dana hasil emisi akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja guna meningkatkan kapasitas ekuitas perusahaan. Langkah ini dilakukan demi memenuhi ketentuan modal minimum perusahaan asuransi sebesar Rp250.000.000.000 sesuai POJK Nomor 23 Tahun 2023.
Poin Penting bagi Investor
- Saham baru yang ditawarkan berjumlah sebanyak-banyaknya 3.500.000.000 lembar dengan nilai nominal Rp50 per saham.
- Rasio konversi ditetapkan sebesar 7 saham lama untuk mendapatkan 5 hak saham baru.
- Risiko dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham yang absen mengeksekusi haknya mencapai maksimal 41,67%.
- Pemegang saham utama, PT Asuransi Central Asia, berkomitmen melaksanakan haknya senilai Rp109,51 miliar termasuk melalui konversi utang subordinasi.
- Dana bersih digunakan untuk memperkuat modal kerja demi kepatuhan aturan batas minimum ekuitas industri asuransi per akhir tahun 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha asuransi umum konvensional. Perusahaan yang berkedudukan di Jakarta Pusat ini mengoperasikan jaringan operasional yang terdiri atas 3 kantor cabang dan 3 kantor pemasaran. Jaringan kantor tersebut tersebar di wilayah DKI Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan Solo.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin