PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) mengumumkan aksi korporasi berupa pengalihan saham treasuri (treasury stock) dengan mekanisme penarikan kembali. Langkah ini berdampak pada pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (3/12/2025), manajemen Bank Oke memaparkan poin-poin penting bagi para pemegang saham sebagai berikut:
1. Penghapusan Saham Treasuri
Perseroan menarik kembali saham treasuri sebanyak 145.401.089 lembar saham. Saham-saham ini sebelumnya merupakan saham hasil pembelian kembali (buyback) yang disimpan oleh perusahaan.
2. Perubahan Struktur Modal
Akibat penarikan tersebut, jumlah total saham beredar Bank Oke mengalami penyusutan:
- Sebelum penarikan: 17.037.792.274 lembar (Nilai nominal Rp1,70 triliun).
- Sesudah penarikan: 16.892.391.185 lembar (Nilai nominal Rp1,68 triliun).
- Posisi Saham Treasuri: Kini menjadi nihil (0).
3. Dasar Hukum dan Tujuan
Aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 1 Oktober 2025. Manajemen menegaskan bahwa penurunan modal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi restrukturisasi permodalan Perseroan sesuai dengan Pasal 21 POJK No. 29/POJK.04/2023.
Perubahan data perseroan ini telah dituangkan dalam Akta No. 02 tanggal 1 Oktober 2025.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!