PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mengumumkan rencana penerbitan instrumen investasi berupa Sukuk Wakalah Bank Aladin Syariah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026. Emiten perbankan digital syariah ini menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 500.000.000.000 (lima ratus miliar Rupiah) melalui aksi korporasi tersebut.
Penawaran ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Bank Aladin Syariah dengan total target dana mencapai Rp 2 triliun. Sebelumnya, Perseroan telah berhasil menerbitkan Tahap I pada tahun 2025 dengan nilai Rp 500 miliar.
Rincian Imbal Hasil dan Tenor Sukuk Wakalah Bank Aladin Syariah
Instrumen investasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah dana modal investasi. Perseroan menetapkan imbal hasil ekuivalen sebesar 7,25% (tujuh koma dua lima persen) per tahun.
Jangka waktu atau tenor yang ditetapkan untuk sukuk ini adalah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran imbal hasil akan dilakukan setiap triwulan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Perseroan.
Pembayaran imbal hasil pertama dijadwalkan pada tanggal 13 Juni 2026. Sementara itu, pembayaran terakhir sekaligus pelunasan pokok akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo, yakni 23 Maret 2027.
Jadwal Penawaran dan Pencatatan di Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan informasi tambahan yang dirilis, masa penawaran umum akan berlangsung pada tanggal 10 Maret 2026. Proses penjatahan efek bagi para pemesan akan dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2026.
Distribusi sukuk secara elektronik ke rekening efek para investor dijadwalkan pada tanggal 13 Maret 2026. Perseroan merencanakan pencatatan instrumen ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Maret 2026.
Penerbitan ini didukung oleh PT KB Valbury Sekuritas yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dengan komitmen penuh (full commitment). Adapun posisi wali amanat dipegang oleh PT Bank KB Indonesia Tbk.
Penggunaan Dana dan Skema Investasi
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dipergunakan untuk mendukung kinerja operasional Perseroan. Dana tersebut dialokasikan untuk penyaluran pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah.
Struktur sukuk ini menggunakan akad Wakalah bi al-Istitsmar, di mana investor memberikan kuasa kepada Perseroan untuk mengelola modal. Modal tersebut kemudian diinvestasikan ke dalam kegiatan usaha melalui skema pembiayaan musyarakah.
Hasil usaha dari kegiatan pembiayaan tersebut akan menjadi sumber pendapatan untuk membagikan bagi hasil kepada para pemegang sukuk. Skema ini telah mendapatkan pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Pengawas Syariah.
Peringkat Efek dan Kinerja Keuangan
PT Kredit Rating Indonesia (KRI) telah memberikan peringkat “A-sy” (Single A Minus Syariah) untuk instrumen ini. Peringkat tersebut mencerminkan keyakinan atas kualitas aset yang sehat dan permodalan yang kuat dari Bank Aladin Syariah.
Hingga September 2025, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp 12,79 triliun, tumbuh signifikan dari posisi akhir 2024 yang sebesar Rp 9,36 triliun. Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 128,15 miliar per September 2025.
Pencapaian laba tersebut menunjukkan tren perbaikan performa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang masih mencatatkan kerugian operasional. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) Perseroan tetap terjaga di level 52,45% per September 2025.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Penerbitan: Rp 500 miliar dari total program PUB Rp 2 triliun.
- Imbal Hasil: 7,25% per tahun, dibayarkan setiap triwulan.
- Tenor: 370 hari kalender.
- Masa Penawaran: 10 Maret 2026.
- Peringkat: A-sy (Single A Minus Syariah).
- Minimum Pemesanan: Rp 5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) adalah bank umum syariah yang berkedudukan di Jakarta Selatan dan berfokus pada layanan perbankan digital. BANK membuka layanan perbankan syariah berbasis digital agar dapat melayani seluruh lapisan masyarakat, serta menjalin kerjasama dengan pelaku industri di berbagai sektor.
Sumber Informasi: File Prospektus/Informasi Tambahan
- Baca juga: Kinerja Keuangan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) Kuartal III 2025
- Baca juga: Mengenal Berbagai Strategi Aksi Korporasi Emiten di Bursa Efek Indonesia
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!