ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Bagaimana Pengaruh Penghapusan Kode Broker di Running Trade?

Bagaimana Pengaruh Penghapusan Kode Broker di Running Trade?

Setelah saya posting tulisan ini https://stockbit.com/post/5802290 beberapa hari yang lalu, yang PM saya banyak sekali di Telegram. Mereka pada umumnya bertanya bagaimana strategi investasi jika kode broker dan kode asing dihapus. Maaf kalau tidak sempat balas semuanya karena terlalu banyak yang PM.

 

Jadi saya jawab saja lewat thread ini.

Kalau menurut saya, nothing will change dengan penghapusan kode broker dan kode asing. Yang paling terdampak mungkin Scalper ODT dan penganut bandarmology real time. Yang value investor murni dan Technical murni tidak akan terlalu terdampak dengan kebijakan BEI tersebut. Penganut bandarmology yang long-term juga mungkin tidak terlalu berpengaruh. Yang benar-benar terdampak parah adalah copeter yang selalu menumpang broker dengan inflow gede untuk copet.

Yang value investor, tetap fokus pada valuasi dan fundamental perusahaan.

Yang technical tetap fokus pada saham yang uptrend dan ramai atau punya potensi reversal.

Zaman dulu orang trading tidak bisa lihat kode broker di running trade tapi orang bisa cuan juga.

Buat yang menentang kebijakan BEI tersebut, tetap semangat berjuang. Semoga saja keinginan terwujud. Mungkin saja memang banyak market maker yang gerah dengan sistem yang sekarang. Tapi kita investor kecil tidak bisa berbuat banyak. Pasar modal dikuasai oleh pemodal besar.

Jika gerah dengan BEI, bisa pertimbangkan untuk membuat exchange atau bursa saham baru lagi. Contoh saja kripto. Di satu negara bisa memiliki banyak exchange kripto. Harusnya di saham juga bisa begitu. Satu negara memiliki beberapa bursa. Sehingga apabila pihak bursa ingin menjaga investor nya, maka mereka akan membuat kebijakan yang dapat memberikan pelayanan terbaik untuk investor. Entah fee murah ataupun kebijakan lainnya.

BEI pemegang sahamnya adalah semua sekuritas. Dan BEI bukanlah lembaga negara tapi SRO yang tunduk pada aturan negara Indonesia.

Apa bisa membuat bursa saingan BEI? Bisa banget. Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah apa modalnya cukup untuk bersaing melawan BEI? Kalau modal tidak cukup, mau tidak mau ikut saja aturan BEI. Mereka yang punya rumah. Kita hanya penumpang.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa daftar gratis ke sini

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

 

Leave a Reply