PT Astra International Tbk (ASII) resmi akan membagikan dividen final sebesar Rp292 per saham untuk tahun buku 2025, yang dijadwalkan cair pada 25 Mei 2026. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 23 April 2026 dengan total dividen tunai tahunan mencapai Rp390 per saham.
Rincian Aksi Korporasi Dividen ASII 2026
Perseroan menetapkan total dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp390 setiap saham. Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp98 per saham yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 31 Oktober 2025.
Sisa dividen yang akan dibayarkan sebagai dividen final adalah sebesar Rp292 per saham. Pembayaran ini akan ditujukan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen Final ASII
Berikut adalah jadwal pelaksanaan pembayaran dividen final PT Astra International Tbk untuk saham dalam penitipan kolektif:
| Kegiatan | Tanggal |
| Cum Dividen Final di Pasar Reguler dan Negosiasi | 4 Mei 2026 |
| Ex Dividen Final di Pasar Reguler dan Negosiasi | 5 Mei 2026 |
| Cum Dividen Final di Pasar Tunai | 6 Mei 2026 |
| Ex Dividen Final di Pasar Tunai | 7 Mei 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak) | 6 Mei 2026 |
| Pelaksanaan Pembayaran Dividen Final | 25 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Pemberitahuan Kepada Para Pemegang Saham Tentang Pembagian Dividen Final ASII
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen final ini memberikan kepastian arus kas (cash flow) bagi pemegang saham ASII di tengah kondisi pasar yang dinamis. Investor perlu memperhatikan fenomena dividend trap yang sering terjadi saat tanggal Ex Dividen, di mana harga saham cenderung terkoreksi sebesar nilai dividen.
Bagi investor individu dalam negeri, dividen ini tidak dipotong Pajak Penghasilan (PPh) dengan syarat dana tersebut diinvestasikan kembali di wilayah NKRI dalam jangka waktu tertentu. Jika syarat investasi tidak terpenuhi, maka Wajib Pajak Orang Pribadi wajib menyetor sendiri PPh yang terutang sesuai peraturan yang berlaku.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Tata Cara Pembayaran dan Perpajakan
Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat di penitipan kolektif KSEI, pembayaran akan dilakukan secara otomatis melalui rekening dana nasabah di sekuritas masing-masing. Pemegang saham fisik (warkat) wajib memberitahukan nomor rekening bank kepada Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra paling lambat 6 Mei 2026.
Wajib Pajak Badan dalam negeri juga mendapatkan fasilitas pembebasan pemotongan PPh atas dividen tersebut. Sementara itu, bagi Wajib Pajak Luar Negeri, akan dikenakan tarif sesuai P3B jika menyertakan Surat Keterangan Domisili (SKD), atau tarif normal 20% jika tidak melampirkan SKD.
FAQ Dividen ASII 2026
1. Berapa nilai dividen final ASII yang akan diterima investor? Investor akan menerima dividen final sebesar Rp292 per saham.
2. Kapan batas terakhir membeli saham ASII agar mendapatkan dividen? Batas terakhir untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler (Cum Dividen) adalah pada tanggal 4 Mei 2026.
3. Apakah dividen ASII 2026 terkena pajak? Dividen untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri bebas pajak selama diinvestasikan kembali di Indonesia sesuai ketentuan PMK No. 18/PMK.03/2021.
4. Kapan uang dividen ASII masuk ke rekening investor? Pembayaran dividen akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Dividen final Rp292 per saham, total dividen tahunan Rp390 per saham.
- Tanggal Penting: Cum Dividen pada 4 Mei 2026 dan Pembayaran pada 25 Mei 2026.
- Pajak: Bebas pajak bagi investor individu domestik jika melakukan re-investasi sesuai aturan berlaku.
- Metode Pembayaran: Melalui KSEI untuk saham skripless atau melalui Registra untuk pemegang warkat.
Profil Singkat Perusahaan
PT Astra International Tbk (ASII) merupakan salah satu konglomerat terbesar di Indonesia yang memiliki lini bisnis terdiversifikasi di berbagai sektor. Bisnis utamanya meliputi otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, konstruksi, energi, agribisnis, infrastruktur, logistik, dan teknologi informasi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin


