PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total dana sebesar Rp 4.303.040.000. Nilai dividen awal ditetapkan Rp 4 per saham, dengan recording date pada 7 Juli 2026 dan pembayaran dividen tunai pada 24 Juli 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen APII 2026
PT Arita Prima Indonesia Tbk menyampaikan keterbukaan informasi terkait jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai tahun buku 2025. Keputusan ini mengacu pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST yang diselenggarakan pada 25 Juni 2026.
Total nilai dividen tunai APII ditetapkan sebesar Rp 4.303.040.000. Dana tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang berhak.
Nilai dividen per saham awal ditetapkan sebesar Rp 4 per saham. Namun, APII menyampaikan bahwa perseroan masih memiliki Waran Seri I dengan periode pelaksanaan atau exercise yang berakhir pada 3 Juli 2026.
Jumlah saham yang berhak menerima dividen dapat meningkat apabila terdapat saham baru dari pelaksanaan Waran Seri I sebelum recording date. Karena itu, jumlah final dividen per saham akan dihitung secara akurat setelah periode pelaksanaan waran berakhir dan posisi daftar pemegang saham pada recording date final tersedia.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai APII Tahun Buku 2025
Jadwal Lengkap Dividen APII 2026
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai APII berdasarkan keterbukaan informasi perseroan.
| No | Kegiatan | Tanggal |
| 1 | Pengumuman hasil ringkasan risalah RUPST | 29 Juni 2026 |
| 2 | Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividend di pasar reguler dan negosiasi | 3 Juli 2026 |
| 3 | Akhir periode pelaksanaan Waran Seri I | 3 Juli 2026 |
| 4 | Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen atau ex dividend di pasar reguler dan negosiasi | 6 Juli 2026 |
| 5 | Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividend di pasar tunai | 7 Juli 2026 |
| 6 | Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atau recording date | 7 Juli 2026 |
| 7 | Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen atau ex dividend di pasar tunai | 8 Juli 2026 |
| 8 | Tanggal pembayaran dividen tunai | 24 Juli 2026 |
Dividen tunai akan dibayarkan paling lambat pada 24 Juli 2026 kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, dividen akan didistribusikan melalui KSEI kepada perusahaan efek atau bank kustodian pada 24 Juli 2026.
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen APII 2026 memberikan arus kas tunai kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan tanggal pencatatan. Pemegang saham perlu memperhatikan batas akhir cum dividend di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juli 2026.
Potensi perubahan jumlah saham beredar dapat terjadi karena Waran Seri I masih dapat dilaksanakan hingga 3 Juli 2026. Apabila terdapat pelaksanaan waran sebelum recording date, jumlah saham penerima dividen dapat bertambah sehingga nilai final dividen per saham berpotensi disesuaikan.
Aksi korporasi ini tidak secara langsung menimbulkan dilusi dari dividen itu sendiri. Namun, pelaksanaan Waran Seri I dapat menambah jumlah saham baru dan memengaruhi proporsi kepemilikan pemegang saham lama yang tidak memiliki atau tidak mengeksekusi waran.
Investor juga perlu memperhatikan dampak harga teoritis setelah tanggal ex dividend. Harga saham dapat menyesuaikan karena pembeli saham setelah tanggal ex dividend tidak lagi berhak atas dividen periode tersebut.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Dividen tunai APII berasal dari laba bersih tahun buku 2025. Perseroan menetapkan total dana dividen sebesar Rp 4,30 miliar untuk dibagikan kepada pemegang saham yang berhak.
Dalam keterbukaan informasi ini, APII tidak merinci laba bersih, saldo laba, atau rasio pembayaran dividen terhadap laba bersih. Informasi yang tersedia berfokus pada nilai dividen tunai, potensi penyesuaian dividen per saham akibat Waran Seri I, jadwal pelaksanaan, dan tata cara pembayaran.
FAQ Dividen APII 2026
1. Berapa total dividen tunai APII tahun buku 2025?
APII menetapkan total dividen tunai sebesar Rp 4.303.040.000 untuk tahun buku 2025.
2. Berapa nilai dividen APII per saham?
Nilai awal dividen ditetapkan sebesar Rp 4 per saham. Nilai final dapat dihitung setelah periode pelaksanaan Waran Seri I berakhir dan data pemegang saham pada recording date final tersedia.
3. Kapan recording date dividen APII 2026?
Recording date dividen APII ditetapkan pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
4. Kapan pembayaran dividen APII dilakukan?
Pembayaran dividen tunai APII dijadwalkan pada 24 Juli 2026.
Poin Penting bagi Investor
- APII akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 4.303.040.000.
- Nilai awal dividen per saham ditetapkan Rp 4 per saham.
- Akhir periode cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juli 2026.
- Recording date ditetapkan pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 24 Juli 2026.
- Waran Seri I APII dapat dilaksanakan sampai 3 Juli 2026, sehingga jumlah saham penerima dividen dapat berubah.
- Pemegang saham luar negeri dapat terkena pemotongan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Profil Singkat Perusahaan
PT Arita Prima Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi produk teknik industri. Perseroan menggunakan merek ARITA dan berkantor di Komplek Sunter Permai, Jakarta Utara.
Dalam kegiatan usahanya, APII menyediakan produk yang mendukung kebutuhan industri. Perseroan tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham APII.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin