Jakarta, 27 Juli 2026 – PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS.IJ), Perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang solusi terintegrasi bahan kimia dan peledakan pertambangan, mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasi (Tidak Diaudit) untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 sebagai bentuk komitmen Perseroan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan penyampaian informasi yang tepat waktu kepada pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sorotan Utama (6M2026):
- Pendapatan Penjualan Konsolidasian sebesar USD 76,33 juta.
- Pendapatan Bisnis Solusi Peledakan sebesar USD 25,00 juta,
- EBITDA sebesar USD 10,51 juta.
- Laba Periode Berjalan sebesar USD 1,06 juta.
- Neraca yang kuat dengan Total Aset sebesar USD 157,63 juta per 30 Juni 2026 dan tingkat utang yang rendah.
Posisi Kas per 30 Juni 2026 sebesar USD 7,52 juta atau setara dengan 5% dari Total Aset, dengan Rasio Net Gearing sebesar 0,57x dan Perputaran Aset (Asset Turnover) sebesar 0,94x.
Tabel 1. Laporan Laba Rugi (dalam USD Juta)
| Akun | 6M2026 | 6M2025 |
|---|---|---|
| Pendapatan | 76,33 | 76,08 |
| Beban Pokok Penjualan | (57,39) | (53,45) |
| Laba Bruto | 18,94 | 22,63 |
| Beban Operasi | (15,06) | (12,24) |
| Laba Operasi | 3,88 | 10,39 |
| Pendapatan (Beban) Lain | (0,96) | (1,95) |
| Laba Sebelum Pajak Penghasilan | 2,92 | 8,44 |
| Beban Pajak Penghasilan | (1,86) | (2,58) |
| Laba Periode Berjalan | 1,06 | 5,86 |
| EBITDA | 10,51 | 15,20 |
Ancora mencatat pertumbuhan yang stabil dengan Pendapatan Konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 mencapai USD 76,33 juta. Bisnis Bahan Kimia dan Bahan Peledak untuk Pertambangan berkontribusi sebesar 95% terhadap Total Pendapatan Konsolidasian. Sementara itu, Pendapatan Bisnis Solusi Peledakan juga meningkat 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tabel 2. Pendapatan per Bisnis (dalam USD Juta)
| Bisnis | 6M2026 | Kontribusi |
|---|---|---|
| Bahan Kimia dan Peledak Pertambangan – Manufaktur dan Perdagangan | 47,34 | 62% |
| Bahan Kimia dan Peledak Pertambangan – Solusi Peledakan | 25,00 | 33% |
| Bisnis Lainnya | 3,98 | 5% |
| Total Pendapatan | 76,33 | 100% |
Laba Bruto 6M2026 Mencapai USD 18,94 Juta – Pertumbuhan Kuartalan yang Tangguh Laba Bruto Konsolidasian pada semester pertama tahun 2026 (6M2026) mencapai USD 18,94 juta, meningkat 40% secara kuartalan (Quarter-on-Quarter), terutama didorong oleh kinerja lini usaha Manufaktur dan Perdagangan pada bisnis Bahan Kimia dan Bahan Peledak untuk Pertambangan. Secara keseluruhan, Marjin Laba Bruto (Gross Margin) pada 6M2026 mencapai 25% dari Pendapatan.
Neraca Keuangan – Mempertahankan Struktur Permodalan yang Kuat Perseroan terus mempertahankan Neraca yang kuat dengan likuiditas yang memadai dan tingkat utang yang rendah per 30 Juni 2026. Total Aset tercatat sebesar USD 157,63 juta, sementara Total Ekuitas mencapai USD 56,84 juta.
Total Utang Jangka Pendek dan Utang Jangka Panjang Perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar USD 40,07 juta, sedangkan Saldo Kas mencapai USD 7,52 juta (setara dengan 5% dari Total Aset). Kondisi tersebut mencerminkan struktur permodalan yang kuat, dengan Rasio Net Gearing sebesar 0,57x dan Rasio Lancar (Current Ratio) sebesar 1,29x.
Tabel 3. Neraca Keuangan per 30 Juni 2026 (dalam USD Juta)
| Aset | Liabilitas & Ekuitas | ||
|---|---|---|---|
| Aset Lancar | Liabilitas Jangka Pendek | ||
| Kas dan Setara Kas | 7,52 | Utang Usaha | 22,40 |
| Piutang Usaha | 32,76 | Pinjaman Bank Jangka Pendek | 3,18 |
| Pinjaman Bank Jangka Panjang Jatuh Tempo 1 Tahun | 2,06 | ||
| Persediaan – net | 27,37 | Utang Dividen | 5,57 |
| Aset Lancar Lain | 11,84 | Liabilitas Jangka Pendek Lainnya | 28,59 |
| Total Aset Lancar | 79,50 | Total Liabilitas Jangka Pendek | 61,79 |
| Liabilitas Jangka Panjang | |||
| Aset Tidak Lancar | Pinjaman Bank Jangka Panjang | 5,04 | |
| Aset Tetap – net | 76,06 | Pinjaman Pihak Ketiga dan Berelasi | 21,64 |
| Aset Tidak Lancar Lainnya | 2,07 | Pinjaman dari Pemegang Saham | 3,29 |
| Total Aset Tidak Lancar | 78,14 | Liabilitas Jangka Panjang Lainnya | 9,04 |
| Total Liabilitas Jangka Panjang | 39,01 | ||
| Total Ekuitas | 56,84 | ||
| Total Aset | 157,63 | Total Liabilitas & Ekuitas | 157,63 |
Tabel 4. Rasio Finansial Utama
| Rasio | 6M26 | 6M25 |
|---|---|---|
| Profitabilitas | ||
| Margin Laba Bruto | 25% | 30% |
| Margin Laba Operasi | 5% | 14% |
| Margin EBITDA | 14% | 20% |
| Rasio | 6M26 | FY25 |
|---|---|---|
| Neraca Keuangan | ||
| Return on Asset | 2,0%* | 5,6% |
| Return on Equity | 5,8%* | 14,0% |
| Total Asset Turnover | 0,94x | 1,04x |
| Rasio | 6M26 | FY25 |
|---|---|---|
| Utang | ||
| Rasio Lancar | 1,29x | 1,47x |
| Net Gearing | 0,57x | 0,54x |
*ROA & ROE menggunakan TTM (Trailing Twelve Months)
Pernyataan Direktur Utama Bapak Ratno “Ale” Paskalis Hendrawan “Ancora membukukan Pendapatan yang stabil sebesar USD 76,33 juta pada semester pertama tahun 2026, mencerminkan permintaan yang tetap solid di bisnis inti bahan kimia dan bahan peledak pertambangan yang terintegrasi secara vertikal.
Perseroan juga terus menunjukkan kinerja keuangan yang tangguh, didukung oleh posisi terkemuka dalam manufaktur Amonium Nitrat dan penyediaan solusi peledakan, serta diperkuat oleh produksi aksesori peledak, bahan kimia lainnya, dan solusi logistik. Perseroan juga membukukan Laba Bruto sebesar USD 18,94 juta dan EBITDA sebesar USD 10,51 juta, yang masing-masing meningkat 40% dan 96% secara kuartalan (Quarter-on-Quarter), mencerminkan kemampuan Perseroan dalam mempertahankan tingkat profitabilitas yang kuat. Secara keseluruhan, Ancora tetap berada pada posisi yang baik untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus terus mendukung kebutuhan strategis industri pertambangan dalam jangka panjang.”
Lebih lanjut, Pak Ale menambahkan:
“Ke depan, Ancora tetap berada pada posisi yang kuat sebagai satu-satunya perusahaan bahan kimia dan bahan peledak pertambangan terintegrasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, didukung oleh rantai nilai terintegrasi dari hulu hingga hilir (end-to-end), yang mencakup manufaktur Amonium Nitrat, detonator, booster, layanan logistik, hingga jasa peledakan di lokasi tambang.
Prospek pertumbuhan hingga akhir tahun 2026 dan seterusnya tetap positif, terutama dengan adanya rencana revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dapat mendukung peningkatan aktivitas pertambangan pada semester kedua tahun ini. Ancora juga melihat potensi yang besar dari berbagai proyek baru serta meningkatnya peluang ekspor Amonium Nitrat dan aksesori peledak di kawasan Asia Pasifik, yang didukung oleh tren permintaan regional, serta kondisi rantai pasok yang semakin kondusif.
Pada saat yang sama, Perseroan terus melakukan diversifikasi basis pelanggan di luar sektor pertambangan, termasuk rencana pasokan untuk industri pertanian di masa mendatang. Perseroan juga terus memperkuat rantai nilai yang terintegrasi secara vertikal melalui rencana pengoperasian Pabrik Booster di Handil, Kalimantan Timur yang ditargetkan akan beroperasi di tahun 2027 dan akan semakin memperkuat platform ekspor Perseroan sekaligus menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pendapatan dan laba dalam jangka panjang.”
Tentang PT Ancora Indonesia Resources Tbk
Ancora adalah perusahaan solusi kimia dan pertambangan terintegrasi yang berbasis di Indonesia, dengan kegiatan usaha utama yang meliputi manufaktur bahan kimia, produksi aksesori peledak, serta penyediaan solusi peledakan. Perseroan juga memiliki bisnis logistik yang terintegrasi untuk mendukung ekosistem bisnis intinya. Selain itu, portofolio usaha Perseroan mencakup jasa pengeboran minyak dan gas bumi serta bisnis yang berfokus pada keberlanjutan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin