Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightAncara Logistics (ALII) Akuisisi Perusahaan Afiliasi Senilai Rp29,72 Miliar untuk Perluas Kapasitas...

Ancara Logistics (ALII) Akuisisi Perusahaan Afiliasi Senilai Rp29,72 Miliar untuk Perluas Kapasitas Logistik

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) secara resmi telah mengakuisisi PT Ancara Transshipment Services (ATS), sebuah perusahaan afiliasi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp29,72 miliar. Aksi korporasi ini dilakukan untuk menambah kapasitas infrastruktur logistik seiring dengan proyeksi peningkatan permintaan dari pelanggan utama.

Akuisisi ini dilakukan melalui dua skema pada tanggal 25 September 2025:

  1. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) mengambil alih 362.499.999 saham ATS, yang setara dengan 99,9999997% kepemilikan. Saham tersebut dibeli dari PT Graha Adika Niaga (51%) dan Solomed Capital Pte. Ltd. (49%).
  2. PT Mahakam Coal Terminal (MCT), entitas anak ALII, membeli 1 saham ATS (0,0000003%) dari Solomed Capital Pte. Ltd.

Dengan demikian, ALII dan entitas anaknya kini menguasai 100% saham ATS. Harga pembelian per lembar saham ATS disepakati sebesar Rp82.

Alasan dan Tujuan Akuisisi

Manajemen ALII menjelaskan bahwa tujuan utama akuisisi ini adalah untuk pengembangan

Intermediate Stockpile (ISP) baru. ATS diketahui memiliki dan/atau menguasai lahan strategis seluas kurang lebih 34 hektar di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Pembangunan fasilitas ISP di lokasi ini akan menambah kapasitas produksi dan logistik perusahaan untuk mengantisipasi kenaikan volume produksi dan penjualan dari pelanggan utama. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di industri pelayaran dan logistik, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham di masa mendatang.

Transaksi Afiliasi yang Dinilai Wajar

Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena ALII dan ATS memiliki pemegang saham dan pengurus yang sama. PT Graha Adika Niaga dan Solomed Capital Pte. Ltd. merupakan pemegang saham di kedua perusahaan tersebut.

Untuk memastikan kewajaran transaksi, ALII telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan sebagai penilai independen. Berdasarkan laporan penilaian per tanggal 31 Maret 2025, nilai pasar wajar 100% saham ATS adalah sebesar Rp30,41 miliar atau Rp83,90 per saham.

Karena nilai transaksi akuisisi (Rp29,72 miliar) berada di bawah nilai wajar yang ditetapkan penilai, KJPP Kusnanto & Rekan berpendapat bahwa transaksi akuisisi ini adalah

wajar dari aspek keuangan. Pihak direksi dan dewan komisaris juga menyatakan bahwa transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here