Saham DFAM mencatatkan harga penutupan di level Rp 84 per lembar pada perdagangan 27 Juli 2026. Perusahaan properti dan perhotelan ini masih berjuang menghadapi tantangan operasional serta beban keuangan yang cukup menekan.
Kinerja Keuangan Saham DFAM
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam IDR | Semester 1 2026 | FY 2025 | Perubahan YoY / YTD |
| Total Aset | 220.185.709.848 | 226.979.270.548 | -2,99% |
| Aset Lancar | 39.131.254.658 | 40.363.600.254 | -3,05% |
| Aset Tidak Lancar | 181.054.455.190 | 186.615.670.294 | -2,98% |
| Total Liabilitas | 216.354.887.815 | 216.322.519.664 | 0,01% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 127.880.737.749 | 82.605.792.292 | 54,81% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 88.474.150.066 | 133.716.727.372 | -33,83% |
| Total Ekuitas | 3.830.822.033 | 10.656.750.884 | -64,05% |
Total aset mengalami penurunan tipis sebesar 2,99% disebabkan penyusutan aset tetap dan pelepasan sebagian persediaan. Di sisi lain, ekuitas tergerus signifikan hingga 64,05% akibat akumulasi defisit dari rugi bersih berjalan.
Perubahan paling menonjol terlihat pada lonjakan liabilitas jangka pendek sebesar 54,81%. Hal ini terutama didorong oleh reklasifikasi bagian utang bank jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam IDR | Semester 1 2026 | Semester 1 2025 | Perubahan YoY |
| Pendapatan Bersih | 29.080.987.633 | 28.797.560.643 | 0,98% |
| Laba Kotor | 14.416.645.169 | 13.458.988.412 | 7,12% |
| Laba Usaha | (709.439.769) | (2.069.144.026) | -65,71% |
| Rugi Bersih | (6.805.910.598) | (1.857.710.600) | 266,36% |
| Rugi Bersih Per Saham (EPS) | -3,54 | -0,95 | 272,63% |
Pendapatan bersih berhasil tumbuh tipis 0,98% yang diiringi oleh penurunan beban pokok pendapatan. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi perbaikan laba kotor sebesar 7,12%.
Namun, lonjakan beban lain-lain bersih menjadi faktor utama pembengkakan rugi bersih hingga 266,36%. Akibatnya, rugi per saham dasar melebar dari Rp -0,95 menjadi Rp -3,54.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 0,31x | Likuiditas jangka pendek relatif sangat tertekan. |
| Quick Ratio | 0,06x | Kemampuan membayar kewajiban cepat tanpa persediaan tergolong rendah. |
| Margin Laba Kotor | 49,57% | Efisiensi biaya produksi dan operasional langsung cukup solid. |
| Margin Laba Bersih | -23,40% | Profitabilitas tertekan oleh beban non-operasional. |
| ROA | -3,09% | Efektivitas pemanfaatan aset belum menghasilkan imbal hasil positif. |
| ROE | -177,66% | Imbal hasil atas ekuitas tergerus dalam akibat akumulasi kerugian. |
| DER | 56,48x | Struktur modal didominasi oleh kewajiban ketimbang ekuitas. |
Struktur keuangan menunjukkan risiko likuiditas yang perlu diwaspadai karena kewajiban lancar melebihi aset lancar. Rasio pengungkit (DER) yang sangat tinggi mengindikasikan ketergantungan besar pada pendanaan utang.
Meskipun demikian, perusahaan masih mampu mempertahankan efisiensi pada tingkat margin laba kotor di kisaran 49,57%.
D. Valuasi Saham DFAM
Menggunakan harga closing Rp 84 per lembar saham pada 27 Juli 2026:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | Negatif | Tidak dapat dihitung secara wajar akibat kinerja rugi bersih. |
| PBV | 41,58x | Tergolong premium atau tinggi jika dibandingkan nilai buku ekuitasnya. |
Valuasi rasio harga terhadap nilai buku (PBV) tergolong tinggi karena basis ekuitas tergerus cukup signifikan oleh defisit. Tanpa adanya peningkatkan laba bersih, indikator perbandingan harga terhadap laba (PER) belum memberikan cerminan angka positif.
Kesimpulan
Kinerja Semester 1 2026 menunjukkan peningkatan laba kotor operasional secara tipis. Namun, struktur neraca masih dibayangi oleh tekanan liabilitas jangka pendek serta penurunan modal bersih. Investor disarankan untuk terus mencermati strategi perbaikan likuiditas dan efisiensi biaya non-operasional perusahaan ke depan.
Profil Singkat Perusahaan
PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan properti, perdagangan, jasa, dan pariwisata (perhotelan). Berdiri sejak tahun 2011 dan berpusat di Semarang, perusahaan mengoperasikan sejumlah unit hotel serta pengembangan kawasan perumahan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin