Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamAnalisis Kinerja Keuangan AGII Semester I-2026: Laba Bersih Melonjak di Tengah Pertumbuhan...

Analisis Kinerja Keuangan AGII Semester I-2026: Laba Bersih Melonjak di Tengah Pertumbuhan Industri

Kinerja keuangan PT Samator Indo Gas Tbk mencatatkan pertumbuhan positif pada paruh pertama tahun 2026. Perseroan berhasil mendorong efisiensi operasional sehingga perolehan laba bersih tumbuh signifikan.

Kinerja Keuangan Semester I-2026

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Berikut adalah ringkasan Laporan Posisi Keuangan PT Samator Indo Gas Tbk per 30 Juni 2026 dibandingkan dengan 31 Desember 2025:

Dalam Jutaan IDRSemester I 2026FY 2025Perubahan YoY / YTD
Total Aset8.424.5188.459.645-0.42%
Aset Lancar2.066.2032.025.870+1.99%
Aset Tidak Lancar6.358.3156.433.775-1.17%
Total Liabilitas4.550.9284.612.426-1.33%
Liabilitas Jangka Pendek1.138.1661.004.800+13.27%
Liabilitas Jangka Panjang3.412.7623.607.626-5.40%
Total Ekuitas3.873.5903.847.219+0.69%

Total aset perseroan relatif stabil dengan penurunan tipis sebesar 0,42% dari akhir tahun 2025. Peningkatan aset lancar sebesar 1,99% terutama didorong oleh kenaikan piutang usaha pihak ketiga.

Di sisi liabilitas, terjadi pergeseran struktur kewajiban di mana liabilitas jangka pendek meningkat 13,27% akibat adanya porsi obligasi dan sukuk yang jatuh tempo dalam satu tahun. Namun, total liabilitas secara keseluruhan berhasil ditekan sebesar 1,33% seiring pembayaran utang jangka panjang.

B. Laporan Laba Rugi

Berikut adalah ringkasan Laporan Laba Rugi untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025:

Dalam Jutaan IDRSemester I 2026Semester I 2025Perubahan YoY
Pendapatan1.543.5831.417.497+8.90%
Laba Kotor725.637643.446+12.77%
Laba Usaha226.880184.299+23.10%
Laba Bersih67.41424.206+178.50%
EPS (Rupiah penuh)217+200.00%

Pertumbuhan pendapatan perseroan sebesar 8,90% didukung oleh kenaikan permintaan gas industri dari sektor pelanggan utama. Efisiensi beban pokok penjualan yang tumbuh lebih lambat dari pendapatan membuat laba kotor naik sebesar 12,77%.

Laba bersih perseroan melonjak tajam hingga 178,50% menjadi Rp67,41 miliar. Lonjakan ini terutama dipicu oleh penurunan beban keuangan serta efisiensi operasional yang optimal sepanjang paruh pertama 2026.

C. Analisis Rasio Keuangan

Tabel berikut menunjukkan rasio keuangan utama perseroan untuk periode Semester I-2026:

RasioNilaiInterpretasi Singkat
Current Ratio1,82xLikuiditas jangka pendek tergolong sehat untuk memenuhi kewajiban lancar.
Quick Ratio1,37xKemampuan memenuhi kewajiban lancar tanpa persediaan cukup kuat.
Margin Laba Kotor47,01%Profitabilitas atas penjualan produk berada pada tingkat yang sangat baik.
Margin Laba Bersih4,37%Konversi pendapatan menjadi profitabilitas bersih mengalami peningkatkan.
ROA0,80%Efisiensi penggunaan total aset untuk menghasilkan laba bersih periode berjalan.
ROE1,74%Pengembalian atas modal ekuitas perseroan pada paruh pertama.
DER1,17xRasio utang terhadap ekuitas berada pada tingkat yang terkendali.

Struktur keuangan perseroan menunjukkan tingkat likuiditas yang terjaga dengan current ratio sebesar 1,82x. Margin laba kotor yang stabil di angka 47,01% mencerminkan kekuatan posisi tawar perseroan dalam penetapan harga produk.

Meskipun tingkat imbal hasil aset (ROA) dan ekuitas (ROE) masih dalam tahap pemulihan, tren perbaikan marjin laba bersih menunjukkan efisiensi operasional yang makin positif. Tingkat pengungkit (leverage) yang diukur melalui DER sebesar 1,17x tergolong wajar untuk industri manufaktur padat modal.

D. Valuasi Saham

Menggunakan harga penutupan per 24 Juli 2026 sebesar Rp2.800 per saham, berikut indikator valuasi perseroan yang disetahunkan (annualized):

IndikatorNilaiInterpretasi
PER66,67xValuasi relatif premium mencerminkan ekspektasi pertumbuhan tinggi dari pasar.
PBV2,27xDitransaksikan di atas nilai buku, sejalan dengan posisi pemimpin pasar di industrinya.

Nilai PER perseroan ditransaksikan pada kisaran 66,67x (annualized), yang secara relatif tergolong premium. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar memberikan ekspektasi tinggi terhadap keberlanjutan pemulihan kinerja dan ekspansi bisnis perseroan.

Sementara itu, rasio PBV sebesar 2,27x mencerminkan apresiasi pasar terhadap aset strategis dan jaringan distribusi gas industri perseroan yang luas di Indonesia.

Kesimpulan

PT Samator Indo Gas Tbk memperlihatkan pemulihan kinerja yang solid pada Semester I-2026 dengan lonjakan laba bersih secara signifikan. Likuiditas dan struktur pembiayaan perusahaan tetap terjaga di tingkat yang aman. Tingkat valuasi saham saat ini berada pada kategori premium, sejalan dengan dominasi pangsa pasar perseroan.

Profil Singkat Perusahaan

PT Samator Indo Gas Tbk (berkode saham AGII) didirikan pada tahun 1971 dan merupakan produsen gas industri terbesar di Indonesia. Perseroan mengoperasikan puluhan pabrik serta jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk memasok gas medis, industri, dan specialty gas.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here