Analisa Teknikal Saham

Analisa Teknikal Saham

Analisa Teknikal saham merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan analisis saham.

Analisis fundamental melibatkan analisa dari karakteristik suatu perusahaan untuk mengestimasi “nilainya”. Analisis teknikal sendiri mengambil pendekatan yang berbeda dimana analisis ini sama sekali tidak peduli dengan “nilai” dari perusahaan tersebut.

Analisis teknikal saham hanya memikirkan tentang bagaimana pergerakan harga saham itu selanjutnya.Analisis teknikal hanya mempelajari permintaan dan penawaran di pasar dalam menentukan arah pasar selanjutnya atau tren di masa depan.

Dengan kata lain analisis teknikal mencoba memahami emosi dari pasar dengan mempelajari pasar itu sendiri. Pengalaman saya sendiri sebaiknya tidak boleh tergantung kepada salah satu analisis saja dalam menentukan keputusan pembelian suatu saham.

Kedua analisis baik itu analisis fundamental saham maupun analisis teknikal merupakan analisis yang penting dan berguna. Click To Tweet

Analisa fundamental saham digunakan ketika menjawab pertanyaan saham perusahaan manakah yang tergolong worth to buy dan analisa teknikal saham digunakan ketika menjawab pertanyaan when to buy?.

When to sell juga jika kita memang seorang trader yang sangat memperhatikan waktu beli dan jual dengan cepat.

Analisis teknikal sendiri memiliki banyak tools dalam melakukan analisisnya, namun dalam artikel ini hanya dibahas secara umum dan tools yang paling sering digunakan misalnya moving average, RSI, stochastic , volume .

Analisa teknikal merupakan metode yang digunakan mengevaluasi saham dengan menganalisis statistik yang dihasilkan melalui aktivitas pasar seperti harga saham di masa lalu dan volume. Analisis teknikal tidak mengasumsikan nilai intrinsik suatu saham, murni hanya menggunakan chart dan pola dalam memberikan perkiraan harga di masa depan. Click To Tweet

Secara garis besar analisis teknikal berdasarkan 3 asumsi berikut :

  1. Pasar mendiskon segalanya

Salah satu kritikan mengenai analisa teknikal adalah analisis ini hanya memperhatikan pergerakan harga suatu saham dan tidak mempedulikan dengan faktor fundamental suatu perusahaan.

Meskipun demikian analisa teknikal mengasumsikan bahwa pada suatu waktu harga saham sudah mencerminkan segala hal yang sudah dan yang akan mempengaruhi perusahaan termasuk faktor fundamental.

mekanisme pasar
mekanisme pasar

Analisa teknikal percaya bahwa fundamental perusahaan, faktor ekonomi dan psikologi pasar sudah tercerminkan di harga saham tersebut. Hal yang perlu dilakukan hanyalah meramalkan pergerakan harga saham yang secara teori teknikal lihat sebagai permintaan dan penawaran suatu saham di pasar.

  1. Harga bergerak dalam trend

Di analisis teknikal harga bergerak mengikuti suatu trend. Hal ini berarti bahwa apabila suatu trend sudah ditetapkan maka pergerakan harga di masa depan akan mengikuti arah yang sama dengan trend tersebut.

Sebagian besar strategi trading teknikal berdasarkan asumsi ini. Jadi jika trendnnya naik atau bullish maka harga saham tersebut akan terus naik sampai ada konfirmasi sinyal yang menunjukkan berbalik arah.

  1. Sejarah cenderung akan terulang kembali

Salah satu ide penting lainnya dalam analisis teknikal adalah sejarah cenderung akan terulang kembali, dalam hal ini pergerakan harga suatu saham.

Kecenderungan pergerakan harga saham akan bereaksi sama dalam waktu ke waktu. Analisa teknikal menggunakan pola chart untuk menganalisis pergerakan harga saham dan memhami suatu trend.

Salah satu konsep penting dalam analisis teknikal adalah trend. Salah satu cara mudah melihat suatu trend adalah dengan memperhatikan adanya higher high atau lower lows

Terdapat 3 jenis trend yaitu uptrend, downtrend dan sideways. Selain trend yang perlu diketahui adalah lama dari trend tersebut apakah tergolong long term, medium term atau short term.

Contoh Grafik Uptrend Saham
Contoh Grafik Uptrend Saham
Contoh Grafik Saham Sideways
Contoh Grafik Saham Sideways

Banyak hal yang harus dipelajari jika ingin memperdalam tentang analisa teknikal saham. Analisa ini lebih sering digunakan oleh trader sehingga terkadang kecocokan tools analisa juga berpengaruh.

Ada yang lebih memilih menggunakan RSI dan Stochastic, ada yang cukup menggunakan moving average dan volume , ada juga yang lebih senang dengan MACD. Semuanya tergantung kita sendiri dan tentu saja yang penting profit 😀

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *