PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai Rp286.974.625.358 atau Rp13,28 per saham. Pemegang saham yang masuk Daftar Pemegang Saham pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak menerima pembayaran dividen pada 15 Juli 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen Tunai BBHI 2026
PT Allo Bank Indonesia Tbk menyampaikan rencana pembagian dividen tunai berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 25 Juni 2026. Aksi korporasi ini berlaku untuk dividen tahun buku 2025.
Total nilai dividen yang sudah ditentukan mencapai Rp286,97 miliar. Nilai dividen per saham ditetapkan sebesar Rp13,28 untuk setiap saham BBHI yang berhak.
Berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan tidak memiliki efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham. Dengan demikian, pembagian dividen tunai ini tidak berkaitan dengan penerbitan saham baru atau instrumen konversi.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi BBHI Terkait Dividen Tunai 2026
Jadwal Lengkap Dividen Tunai BBHI 2026
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai BBHI tahun buku 2025:
| Agenda | Tanggal |
| Tanggal efektif | 25 Juni 2026 |
| Cum dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 3 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar reguler dan pasar negosiasi | 6 Juli 2026 |
| Cum dividend pasar tunai | 7 Juli 2026 |
| Ex dividend pasar tunai | 8 Juli 2026 |
| Daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen | 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB |
| Tanggal pembayaran dividen | 15 Juli 2026 |
Investor yang ingin memperoleh hak dividen perlu memperhatikan batas waktu cum dividend dan recording date. Saham yang dibeli setelah periode cum dividend tidak memberikan hak atas dividen tunai tersebut.
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen tunai BBHI 2026 memberikan arus kas langsung kepada pemegang saham yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham. Nilai yang diterima bergantung pada jumlah saham yang dimiliki dan rasio dividen Rp13,28 per saham.
Aksi ini tidak menimbulkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru. Struktur kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat pembagian dividen tunai.
Dari sisi perusahaan, pembayaran dividen akan mengurangi kas atau saldo laba yang tersedia setelah pembayaran dilakukan. Investor dapat menilai aksi ini bersama faktor lain seperti harga saham, kinerja laba, kecukupan modal, dan prospek bisnis perbankan digital.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Data keuangan per 31 Desember 2025 menjadi dasar pembagian dividen BBHI. Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp574.261.563.075.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp287.280.000.000. Total ekuitas BBHI mencapai Rp7.506.044.466.714 pada akhir 2025.
Jika dibandingkan dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk, total dividen Rp286.974.625.358 setara sekitar 50% dari laba bersih 2025. Rasio ini menunjukkan sebagian laba dibagikan kepada pemegang saham, sementara sebagian lain tetap berada di dalam perusahaan.
Baca juga: PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Kucurkan Rp498 Miliar untuk Sponsorship Allo Bank Festival 2026
FAQ
Apa nilai dividen tunai BBHI 2026 per saham?
BBHI menetapkan dividen tunai sebesar Rp13,28 per saham untuk tahun buku 2025.
Kapan jadwal pembayaran dividen BBHI?
Pembayaran dividen tunai BBHI dijadwalkan pada 15 Juli 2026.
Kapan batas terakhir agar berhak menerima dividen BBHI?
Pemegang saham harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
Apakah dividen BBHI menyebabkan dilusi saham?
Dividen tunai BBHI tidak menyebabkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru atau efek konversi.
Poin Penting bagi Investor
- BBHI membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp286,97 miliar.
- Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp13,28.
- Cum dividend pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juli 2026.
- Daftar Pemegang Saham yang berhak ditetapkan pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 15 Juli 2026.
- Aksi ini tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama.
Profil Singkat Perusahaan
PT Allo Bank Indonesia Tbk adalah emiten perbankan dengan kode saham BBHI di Bursa Efek Indonesia. Perseroan menjalankan kegiatan usaha di sektor perbankan dan berkantor di Menara Bank Mega, Jakarta.
Keterbukaan informasi dividen tunai ini disampaikan oleh Corporate Secretary PT Allo Bank Indonesia Tbk, Stacey Aryadi Suryoputro, pada 29 Juni 2026 pukul 17.30 WIB.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin