PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp630 per lembar saham dengan total nilai Rp772,37 miliar. Keputusan ini diambil berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 6 April 2026 yang menyepakati rasio pembayaran dividen sebesar 50% dari laba bersih. Investor yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat sebagai pemegang saham pada 16 April 2026, dengan jadwal pembayaran jatuh pada 30 April 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen Adira Finance 2025
Manajemen Adira Finance telah menetapkan kebijakan alokasi laba bersih tahun buku 2025 untuk dibagikan kepada para pemegang saham. Perseroan mengalokasikan dana total sebesar Rp772.371.781.650,00 sebagai dividen tunai.
Jumlah tersebut setara dengan Rp630 per saham yang akan didistribusikan kepada pemegang saham yang sah. Nilai dividen ini dihitung berdasarkan asumsi jumlah saham yang dikeluarkan perseroan tidak lebih dari 1.225.986.955 saham.
Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi perseroan atas kepercayaan investor terhadap kinerja keuangan ADMF selama tahun 2025. Penentuan nilai dividen tersebut telah mempertimbangkan kebutuhan pendanaan internal dan rasio kecukupan modal perseroan.
Baca juga: Kinerja Keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) Tahun 2025
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen ADMF
Perseroan telah menyusun jadwal rinci terkait proses pembagian dividen agar dapat diikuti oleh para investor di pasar modal. Berikut adalah jadwal lengkap pembagian Dividen Adira Finance 2025:
| No | Tahapan Aksi Korporasi | Tanggal Pelaksanaan |
| 1 | Pengumuman jadwal pembagian dividen tunai di Bursa | 7 April 2026 |
| 2 | Cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 14 April 2026 |
| 3 | Ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi | 15 April 2026 |
| 4 | Cum dividen di Pasar Tunai | 16 April 2026 |
| 5 | Ex dividen di Pasar Tunai | 17 April 2026 |
| 6 | Recording Date Daftar Pemegang Saham (DPS) | 16 April 2026 |
| 7 | Pembayaran dividen tunai | 30 April 2026 |
Setiap tahapan dalam tabel di atas sangat krusial bagi investor untuk memastikan hak atas dividen tetap terjaga. Tanggal Recording Date pada 16 April 2026 pukul 16.00 WIB menjadi batas akhir penentuan daftar pemegang saham yang berhak.
Sumber Informasi: ADMF Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi
Mekanisme dan Tata Cara Pembayaran
Pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI) akan menerima dividen melalui rekening dana di perusahaan efek. KSEI akan mendistribusikan dana tersebut secara otomatis ke bank kustodian atau perusahaan efek tempat investor membuka rekening.
Bagi pemegang saham yang masih menggunakan warkat atau fisik, proses klaim dilakukan melalui Biro Administrasi Efek (BAE). Pemegang saham harus menghubungi PT Adimitra Jasa Korpora yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dokumen yang diperlukan bagi pemegang saham fisik meliputi bukti jati diri asli seperti KTP, SIM, atau Paspor beserta fotokopinya. Jika diwakilkan, diperlukan surat kuasa bermeterai cukup dan dokumen identitas pemberi serta penerima kuasa.
Bagi pemegang saham berbentuk badan hukum, wajib melampirkan fotokopi anggaran dasar dan akta pengangkatan pengurus terakhir. Seluruh dokumen tersebut diserahkan kepada BAE untuk mendapatkan Surat Pemberitahuan Pembayaran Dividen (SPPD).
Ketentuan Pajak Dividen ADMF
Sesuai peraturan perpajakan yang berlaku, dividen yang dibagikan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri tidak akan dikenakan potongan Pajak Penghasilan (PPh). Ketentuan ini memudahkan investor lokal dalam menerima hak dividen secara penuh tanpa potongan langsung dari perseroan.
Namun, bagi Wajib Pajak Luar Negeri, perseroan akan melakukan pemotongan PPh Pasal 26 sebesar 20%. Tarif ini dapat disesuaikan jika terdapat Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) antara Indonesia dengan negara asal investor.
Investor asing yang ingin mendapatkan tarif pajak sesuai P3B harus menyerahkan asli Surat Keterangan Domisili (SKD) kepada BAE. Dokumen tersebut harus diterima paling lambat pada 29 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Apabila hingga batas waktu tersebut BAE belum menerima dokumen SKD, maka pemotongan pajak akan tetap dilakukan sebesar 20%. Tanggung jawab atas validasi data pajak berada pada perusahaan efek atau bank kustodian bagi pemegang akun KSEI.
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen tunai ini tidak memberikan dampak dilusi terhadap persentase kepemilikan saham investor lama. Hal ini dikarenakan aksi korporasi tersebut berupa distribusi keuntungan tunai, bukan melalui penerbitan saham baru.
Struktur modal perseroan tetap stabil karena dividen diambil dari saldo laba tahun berjalan yang telah diputuskan dalam RUPST. Investor perlu memperhatikan potensi penurunan harga saham (dividend trap) sesaat setelah tanggal Ex dividen.
Kepastian pembayaran pada 30 April 2026 memberikan kepastian arus kas bagi para pemegang saham ADMF. Dividen tunai ini mencerminkan stabilitas operasional perseroan di tengah dinamika industri pembiayaan di Indonesia.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Alokasi dividen sebesar 50% menunjukkan komitmen manajemen untuk menyeimbangkan antara dividen dan laba ditahan. Laba ditahan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan ekspansi pembiayaan Adira Finance di masa depan.
Berdasarkan pengumuman resmi, perseroan melaporkan laba bersih yang cukup kuat untuk mendukung pembayaran dividen Rp630 per saham. Informasi rincian laporan keuangan tahunan 2025 dapat diakses investor melalui kanal resmi Bursa Efek Indonesia.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Kapan batas terakhir membeli saham ADMF agar dapat dividen? Investor harus memiliki saham ADMF paling lambat pada tanggal Cum dividen di Pasar Reguler, yaitu 14 April 2026.
2. Berapa nilai total dividen yang dibagikan Adira Finance tahun ini? Total nilai dividen tunai yang dibagikan adalah sebesar Rp772.371.781.650,00 atau kurang lebih Rp772,37 miliar.
3. Apakah dividen ADMF terkena pajak bagi investor ritel Indonesia? Berdasarkan aturan terbaru, dividen yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri tidak dikenakan potongan pajak.
4. Kapan uang dividen ADMF akan masuk ke rekening investor? Dana dividen dijadwalkan akan masuk ke rekening dana nasabah (RDN) pada tanggal 30 April 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp630 per lembar saham.
- Dividend Payout Ratio: Sekitar 50% dari laba bersih 2025.
- Tanggal Penting: Cum dividen 14 April 2026 dan pembayaran 30 April 2026.
- Hak Dividen: Terdaftar dalam DPS pada 16 April 2026 pukul 16.00 WIB.
- Prosedur: Otomatis bagi pemegang akun di KSEI/Sekuritas.
Profil Singkat Perusahaan
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia yang berfokus pada otomotif dan multiguna. Sebagai bagian dari grup perbankan besar, ADMF memiliki jaringan distribusi yang luas di seluruh wilayah Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!