Jakarta, 10 November 2025 – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengumumkan telah menyelesaikan sebuah transaksi akuisisi strategis. Perusahaan resmi membeli portofolio pinjaman kendaraan dari PT Arthaasia Finance (AAF).
Nilai total transaksi ini mencapai Rp 1.063.937.353.163 (sekitar Rp 1,06 triliun). Manajemen Adira menyatakan bahwa dana untuk akuisisi ini murni berasal dari dana internal Perseroan, yang berarti akuisisi ini tidak dibiayai oleh utang baru.
Transaksi ini sendiri telah resmi dirampungkan pada tanggal 7 November 2025.
Apa Saja yang Diakuisisi?
Obyek utama dari transaksi ini adalah pengalihan portofolio pinjaman kendaraan (“Portofolio Dalam Cakupan”) milik AAF. Portofolio tersebut terdiri dari:
- Pembiayaan kendaraan komersial untuk pemilik usaha perseorangan dan usaha kecil menengah (UKM).
- Pembiayaan kendaraan komersial untuk pelanggan korporat.
- Kontrak pembelian dengan skema pembayaran angsuran.
Selain portofolio pinjaman, Adira juga mengambil alih polis asuransi yang melekat pada portofolio tersebut.
Dampak dan Tujuan Akuisisi bagi ADMF
Manajemen Adira menjelaskan bahwa akuisisi ini memiliki beberapa tujuan utama yang penting bagi investor:
- Menambah Aset: Transaksi ini akan secara langsung menambah jumlah aset Perseroan.
- Mendorong Profitabilitas: Dengan bertambahnya aset yang dikelola, Perseroan mengharapkan adanya dampak positif terhadap profitabilitas (kemampuan mencetak laba) di masa depan.
- Memperluas Jaringan: Akuisisi ini juga akan menambah jumlah konsumen dan mitra usaha Adira.
- Memperkuat Pangsa Pasar: Langkah ini diambil untuk memperkuat jaringan dan pangsa pasar ADMF dalam kegiatan pembiayaan, khususnya di sektor pembiayaan kendaraan.
Pihak Adira juga menegaskan bahwa antara Perseroan (ADMF) dan AAF tidak memiliki hubungan afiliasi. Transaksi ini dipastikan tidak memiliki dampak operasional dan hukum negatif terhadap kelangsungan usaha Adira.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!