PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp179,09 miliar atau Rp60 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Juli 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen PBSA 2026
PT Paramita Bangun Sarana Tbk menetapkan pembagian dividen tunai berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 30 Juni 2026. Total nilai dividen yang akan dibayarkan mencapai Rp179.093.178.000.
Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp60. Dengan nilai tersebut, jumlah saham yang menjadi dasar pembagian dividen dapat diestimasi sekitar 2,98 miliar saham.
Rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio terhadap laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai sekitar 56,00%. Angka ini berasal dari perbandingan total dividen Rp179,09 miliar dengan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp319,82 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi, tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham. Informasi ini penting karena aksi dividen tidak berkaitan dengan penerbitan saham baru.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Dividen Tunai PBSA Tahun Buku 2025
Jadwal Lengkap Dividen PBSA 2026
Berikut jadwal pembagian dividen tunai PBSA berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Tanggal efektif | 30 Juni 2026 |
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 8 Juli 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 9 Juli 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 10 Juli 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 13 Juli 2026 |
| Recording date atau DPS | 10 Juli 2026 pukul 16.00 |
| Tanggal pembayaran dividen | 31 Juli 2026 |
Investor yang ingin memperoleh hak dividen di pasar reguler dan negosiasi harus tercatat membeli saham paling lambat pada 8 Juli 2026. Setelah masuk tanggal ex dividen pada 9 Juli 2026, pembelian saham di pasar reguler dan negosiasi tidak lagi memberikan hak atas dividen tersebut.
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen PBSA 2026 memberikan arus kas langsung kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 10 Juli 2026 pukul 16.00. Setiap satu saham PBSA berhak menerima dividen tunai sebesar Rp60 sebelum memperhitungkan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi dividen ini tidak menimbulkan dilusi kepemilikan karena perusahaan tidak menerbitkan saham baru. Persentase kepemilikan pemegang saham lama tetap sama setelah pembagian dividen.
Dampak utama bagi perusahaan adalah berkurangnya kas atau saldo laba yang dibagikan kepada pemegang saham. Secara teori, harga saham dapat menyesuaikan pada tanggal ex dividen karena hak dividen sudah tidak melekat pada pembeli baru.
Investor perlu memperhatikan tanggal cum dividen, ex dividen, dan pembayaran dividen agar tidak keliru dalam memahami hak dividen. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Data keuangan per 31 Desember 2025 menunjukkan PBSA membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp319.816.195.633. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp440.390.953.737.
Total ekuitas PBSA mencapai Rp929.232.617.255 per 31 Desember 2025. Total dividen Rp179,09 miliar setara sekitar 40,66% dari saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya.
Jika dibandingkan dengan total ekuitas, nilai dividen setara sekitar 19,27%. Rasio ini menunjukkan pembagian dividen berasal dari kinerja dan saldo laba yang tersedia, bukan dari aksi pendanaan baru.
Sebelumnya, PBSA juga pernah menjadi perhatian investor terkait rencana aksi korporasi lain. Baca juga: PT Paramita Bangun Sarana Tbk PBSA Siapkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham, Cek Jadwal dan Dampak ke EPS
FAQ
Berapa dividen PBSA 2026 per saham?
PBSA menetapkan dividen tunai sebesar Rp60 per saham untuk tahun buku 2025.
Kapan cum dividen PBSA di pasar reguler dan negosiasi?
Cum dividen PBSA di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Juli 2026.
Kapan dividen PBSA dibayarkan kepada pemegang saham?
Pembayaran dividen PBSA dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Apakah dividen PBSA menyebabkan dilusi saham?
Dividen tunai PBSA tidak menyebabkan dilusi karena perusahaan tidak menerbitkan saham baru dalam aksi korporasi ini.
Poin Penting bagi Investor
- PBSA membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp179,09 miliar.
- Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp60.
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 8 Juli 2026.
- Recording date ditetapkan pada 10 Juli 2026 pukul 16.00.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
- Dividend payout ratio terhadap laba bersih 2025 mencapai sekitar 56,00%.
- Aksi dividen tidak menimbulkan dilusi kepemilikan saham.
Profil Singkat Perusahaan
PT Paramita Bangun Sarana Tbk adalah emiten berkode saham PBSA. Perseroan beralamat di Jl. Kyai Haji Hasyim Ashari No. 39, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
Dalam keterbukaan informasi, dokumen resmi perusahaan disampaikan oleh Vincentius Susanto selaku Direktur Utama. Informasi tersebut disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik pada 2 Juli 2026 pukul 17.01.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin