PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha baru berupa jasa penyewaan gudang serta aktivitas real estat nonhunian dengan nilai investasi sebesar Rp3.536.000.000. Langkah diversifikasi ini dijadwalkan untuk meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 24 Juni 2026. Aksi korporasi tersebut diproyeksikan mampu mengoptimalkan aset menganggur (idle assets) milik perseroan dan memberikan tambahan pendapatan bagi perusahaan.
Rincian Perubahan Kegiatan Usaha KIAS 2026
Perseroan akan menambah dua bidang usaha baru berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Bidang usaha tersebut adalah Penyewaan Gudang dan Fasilitas Penyimpanan Mandiri (KBLI 68126) serta Aktivitas Real Estat Nonhunian Lainnya Milik Sendiri atau Sewa (KBLI 68129). Kedua kode KBLI ini merupakan hasil pemecahan (split) dari kode KBLI 68111 pada klasifikasi tahun 2020 sebelumnya.
Manajemen menegaskan bahwa penambahan ini tidak akan mengubah fokus utama perseroan pada industri manufaktur dan distribusi keramik. Langkah ini murni diambil sebagai strategi optimalisasi lahan dan bangunan milik perseroan yang saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk mendukung operasional bisnis baru ini, perseroan telah menyiapkan satu tenaga ahli internal yang kompeten di bidang pemenuhan kepatuhan.
Jadwal Lengkap Aksi Korporasi KIAS
Perseroan telah menetapkan rangkaian jadwal pelaksanaan persetujuan perubahan kegiatan usaha ini sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan. Berikut adalah tabel jadwal penting terkait agenda RUPSLB KIAS:
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pengumuman RUPSLB | Senin, 18 Mei 2026 |
| Penerbitan Keterbukaan Informasi | Senin, 18 Mei 2026 |
| Tanggal Pencatatan Pemegang Saham (Recording Date) | Jumat, 29 Mei 2026 (Pukul 16.00 WIB) |
| Pemanggilan RUPSLB | Selasa, 2 Juni 2026 |
| Pelaksanaan RUPSLB | Rabu, 24 Juni 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202605/a5666b3163_803a3dc51b.pdf)
Dampak bagi Investor
Aksi korporasi ini tidak mengubah struktur modal ataupun komposisi kepemilikan saham perseroan saat ini. Pemegang saham lama tidak akan mengalami dilusi persentase kepemilikan saham karena pendanaan investasi sebesar Rp3.536.000.000 bersumber dari internal dan tidak melibatkan penerbitan saham baru. Bagi investor, diversifikasi ini diharapkan mampu memitigasi risiko penurunan kinerja industri utama dengan menciptakan sumber pendapatan baru (secondary income).
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Dasa’at, Yudistira dan Rekan (DYR) telah menerbitkan laporan studi kelayakan dengan opini layak untuk dijalankan. Berdasarkan analisis keuangan menggunakan indikator Free Cash Flow To Firm (FCFF), proyeksi indikator investasi adalah sebagai berikut:
- Net Present Value (NPV): Rp4.695.000.000
- Internal Rate of Return (IRR): 37,56% (nilai ini berada di atas tingkat diskonto acuan sebesar 9,55%)
- Profitability Index (PI): 1,43
- Payback Period (PP): 2 tahun 11 bulan
Pemanfaatan aset menganggur ini diproyeksikan akan meningkatkan likuiditas perseroan secara keseluruhan.
FAQ
Apakah penambahan kegiatan usaha ini menyebabkan dilusi saham bagi investor? Tidak, rencana penambahan kegiatan usaha ini tidak disertai dengan penerbitan saham baru sehingga tidak mengubah porsi kepemilikan saham investor lama.
Siapa pemegang saham pengendali KIAS saat ini? Berdasarkan data Daftar Pemegang Saham per 30 April 2026, SCG Decor Public Company Limited bertindak sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 92,04%.
Kapan investor berhak untuk ikut serta dalam pemungutan suara RUPSLB? Pemegang saham yang berhak hadir dan memberikan suara adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan pada tanggal 29 Mei 2026 hingga pukul 16.00 WIB.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai investasi awal untuk ekspansi bisnis gudang dan real estat ini adalah sebesar Rp3.536.000.000.
- Studi kelayakan menunjukkan hasil finansial yang positif dengan tingkat IRR sebesar 37,56%.
- Aksi korporasi ini membutuhkan persetujuan kuorum pemegang saham dalam RUPSLB pada 24 Juni 2026 agar dapat dieksekusi.
Profil Singkat Perusahaan
PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.78 tanggal 28 November 1968. Perseroan bergerak dalam bidang industri bahan bangunan dari tanah liat atau keramik non-batu bata dan genteng. Saat ini, perseroan memiliki modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp1.612.180.500.000 yang terbagi atas saham Seri A dan Seri B.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin