PT Weha Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp8.763.328.914 atau setara Rp6 per saham kepada pemegang saham yang berhak. Pembayaran dividen ini merupakan 39% dari laba bersih tahun 2025 dan dijadwalkan akan cair pada 11 Juni 2026.
Rincian Dividen Tunai WEHA Tahun Buku 2025
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Mei 2026, Perseroan menyepakati alokasi laba bersih untuk pemegang saham. Total nilai nominal dividen tunai mencapai Rp8,76 miliar yang akan didistribusikan secara proporsional.
Setiap satu lembar saham yang dimiliki oleh investor akan mendapatkan dividen sebesar Rp6. Pembayaran ini akan dipotong pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen Tunai WEHA
Investor yang ingin mendapatkan hak dividen harus memperhatikan tanggal cum dividen dan recording date agar tercatat dalam daftar penerima. Berikut adalah jadwal lengkap aksi korporasi tersebut:
| Kegiatan | Tanggal |
| Pelaksanaan RUPS Tahun Buku 2025 | 8 Mei 2026 |
| Laporan Hasil RUPS ke OJK dan IDXNET | 12 Mei 2026 |
| Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 20 Mei 2026 |
| Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 21 Mei 2026 |
| Recording Date Dividen | 22 Mei 2026 |
| Cum Dividen Pasar Tunai | 22 Mei 2026 |
| Ex Dividen Pasar Tunai | 25 Mei 2026 |
| Pembayaran Dividen Tunai | 11 Juni 2026 |
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan imbal hasil langsung (yield) kepada pemegang saham tanpa adanya dilusi kepemilikan karena tidak melibatkan penerbitan saham baru. Struktur modal Perseroan tetap terjaga mengingat dana yang digunakan berasal dari laba bersih tahun berjalan.
Investor perlu mengantisipasi potensi penurunan harga saham sementara pada saat ex-date sebagai penyesuaian pasar terhadap nilai dividen yang dibagikan. Manajemen risiko yang baik diperlukan untuk menjaga keberlangsungan modal investasi dalam jangka panjang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Ketentuan Pajak dan Pembayaran
Dividen akan dikreditkan langsung ke Rekening Dana Nasabah (RDN) bagi pemegang saham yang menggunakan penitipan kolektif KSEI. Pemegang saham tidak perlu melakukan klaim manual karena proses dilakukan secara sistematis oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia.
Wajib pajak luar negeri dapat memperoleh tarif pajak lebih rendah sesuai Tax Treaty (P3B) dengan menyerahkan dokumen DGT/SKD. Jika dokumen tersebut tidak terpenuhi, maka akan dikenakan potongan PPh Pasal 26 sebesar 20%. Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Terkait Aksi Korporasi WEHA
FAQ Dividen WEHA 2026
1. Kapan batas terakhir membeli saham WEHA agar dapat dividen? Batas terakhir adalah pada tanggal cum dividen pasar reguler, yaitu 20 Mei 2026.
2. Berapa pajak dividen untuk investor perorangan domestik?
Sesuai aturan terbaru, dividen yang diterima investor domestik bebas pajak selama diinvestasikan kembali di wilayah NKRI dalam jangka waktu tertentu.
3. Kapan dana dividen masuk ke rekening investor? Dana akan ditransfer secara serentak kepada pemegang saham pada 11 Juni 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp6 per saham dengan total Rp8,76 miliar.
- Payout Ratio: Kurang lebih 39% dari laba bersih tahun 2025.
- Recording Date: 22 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
- Tanggal Pembayaran: 11 Juni 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Weha Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi darat dan dikenal dengan merek dagang White Horse Group. Perusahaan menyediakan jasa penyewaan bus pariwisata, transportasi antar kota, dan layanan logistik terkait di Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin