PT Remala Abadi Tbk (DATA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan pada periode tiga bulan pertama tahun 2026. Lonjakan pendapatan yang disertai efisiensi beban operasional mendorong penguatan profitabilitas perusahaan secara signifikan.
Harga penutupan saham DATA pada 29 April 2026 tercatat sebesar Rp2.140 per lembar. Analisis berikut membedah postur keuangan perusahaan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian kuartal I-2026.
Analisis Kinerja Keuangan Saham DATA Kuartal I-2026
Laporan posisi keuangan menunjukkan adanya ekspansi aset yang didorong oleh peningkatan aktivitas operasional dan investasi pada infrastruktur jaringan. Struktur modal perusahaan masih didominasi oleh kewajiban jangka pendek, terutama utang bank.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam (Miliaran IDR) | 31 Maret 2026 | 31 Desember 2025 | Perubahan YoY/YtD |
| Total Aset | 1.084,15 | 1.006,75 | 7,69% |
| Aset Lancar | 254,82 | 219,83 | 15,92% |
| Aset Tidak Lancar | 829,33 | 786,92 | 5,39% |
| Total Liabilitas | 661,16 | 612,15 | 8,01% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 615,24 | 567,80 | 8,36% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 45,91 | 44,35 | 3,52% |
| Total Ekuitas | 422,99 | 394,60 | 7,20% |
Total aset perusahaan menembus angka Rp1,08 triliun pada akhir Maret 2026. Kenaikan aset lancar terutama dipicu oleh lonjakan piutang usaha neto dari pihak ketiga yang mencapai Rp43,40 miliar.
Sisi aset tidak lancar masih didominasi oleh aset tetap neto sebesar Rp638,51 miliar. Perusahaan terus melakukan investasi pada infrastruktur jaringan dan pembangunan bangunan guna memperkuat jangkauan layanan internet.
Total liabilitas meningkat menjadi Rp661,16 miliar dengan porsi terbesar berasal dari utang bank jangka pendek. Tingginya liabilitas jangka pendek ini berdampak pada rasio likuiditas perusahaan yang perlu diperhatikan oleh investor.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam (Miliaran IDR) | Q1 2026 | Q1 2025 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 118,31 | 86,39 | 36,94% |
| Laba Kotor | 88,72 | 58,51 | 51,63% |
| Laba Usaha | 47,13 | 18,79 | 150,82% |
| Laba Bersih | 28,32 | 14,04 | 101,71% |
| EPS (Rupiah) | 19,09 | 9,96 | 91,67% |
Pendapatan usaha tercatat tumbuh pesat sebesar 36,94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor telekomunikasi tetap menjadi kontributor utama dengan pendapatan sebesar Rp104,86 miliar.
Laba bersih tahun berjalan melonjak tajam sebesar 101,71% menjadi Rp28,32 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh marjin laba kotor yang meningkat seiring dengan terkendalinya beban pokok pendapatan.
Efisiensi pada beban operasional terlihat dari pertumbuhan laba usaha yang jauh melampaui pertumbuhan pendapatan. Hal ini mengindikasikan adanya skala ekonomi yang lebih baik pada operasional perusahaan di tahun 2026.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 0,41x | Kemampuan aset lancar menutupi utang lancar tergolong rendah. |
| Quick Ratio | 0,29x | Likuiditas sangat ketat karena ketergantungan pada persediaan. |
| Gross Profit Margin | 74,99% | Marjin laba kotor sangat kuat dan kompetitif di sektornya. |
| Net Profit Margin | 23,94% | Efisiensi operasional sangat baik dalam menghasilkan laba bersih. |
| ROA | 2,61% | Tingkat pengembalian aset untuk kuartal pertama cukup solid. |
| ROE | 6,69% | Pengembalian atas modal menunjukkan tren pertumbuhan positif. |
| DER | 1,56x | Struktur modal didominasi oleh utang (liabilitas). |
Rasio profitabilitas perusahaan menunjukkan angka yang impresif dengan marjin laba kotor hampir mencapai 75%. Namun, rasio likuiditas seperti current ratio di bawah 1,0x menunjukkan risiko jangka pendek yang cukup tinggi.
Struktur utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) sebesar 1,56x menandakan perusahaan agresif dalam menggunakan leverage untuk ekspansi. Investor perlu memantau kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas untuk melunasi kewajiban jangka pendek tersebut.
D. Valuasi Saham
Berdasarkan harga closing Rp2.140 pada 29 April 2026, berikut adalah indikator valuasi perusahaan:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER (disetahunkan) | 28,03x | Valuasi relatif premium mencerminkan ekspektasi pertumbuhan tinggi. |
| PBV | 7,71x | Harga saham diperdagangkan jauh di atas nilai buku perusahaannya. |
Valuasi saham DATA saat ini berada pada kategori premium dibandingkan rata-rata industri telekomunikasi. Angka PBV sebesar 7,71x menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek pertumbuhan pendapatan di masa depan.
Tingginya rasio PER sebesar 28,03x mengindikasikan bahwa investor bersedia membayar lebih mahal untuk setiap Rupiah laba yang dihasilkan. Hal ini biasanya terjadi pada perusahaan dengan tingkat pertumbuhan laba di atas rata-rata nasional.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Remala Abadi Tbk pada kuartal I-2026 menunjukkan performa yang sangat kuat di sisi laba rugi. Laba bersih yang melesat lebih dari 100% merupakan sinyal positif bagi fundamental perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan risiko likuiditas akibat tingginya porsi liabilitas jangka pendek dibandingkan aset lancar yang tersedia.
Profil Singkat Perusahaan
PT Remala Abadi Tbk (DATA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia layanan internet (Internet Service Provider). Perusahaan memulai kegiatan komersialnya sejak tahun 2004 dan saat ini dikendalikan oleh PT Iforte Solusi Infotek. Layanan perusahaan mencakup konektivitas internet, solusi teknologi informasi, dan infrastruktur telekomunikasi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin