Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) Ubah Haluan ke Tambah Jasa Pertambangan,...

PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) Ubah Haluan ke Tambah Jasa Pertambangan, Akuisisi HME Rp111 Miliar

PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) berencana melakukan transformasi bisnis total dengan mengubah kegiatan usaha utama menjadi perusahaan holding dan mengakuisisi PT Huaan Mining Engineering (HME) senilai Rp111,42 miliar. Aksi korporasi ini mencakup divestasi seluruh aset alat tulis kantor (ATK) lama kepada PT Bintang Lintas Usaha senilai Rp96,08 miliar serta pengalihan tanah senilai Rp19 miliar. Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana ini akan dilaksanakan pada 4 Juni 2026.


Rincian Aksi Korporasi BLUE 2026

Rencana Transaksi BLUE merupakan rangkaian peristiwa yang terintegrasi setelah masuknya Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited sebagai calon pengendali baru yang mengambil alih 80% saham perusahaan. Perseroan akan menjual seluruh unit bisnis operasional perdagangan alat tulis dan perlengkapan komputer saat ini kepada PT Bintang Lintas Usaha senilai Rp96.087.000.000.

Paralel dengan divestasi tersebut, BLUE akan mengakuisisi 99% saham PT Huaan Mining Engineering (HME) dari Huating Investment Singapore Pte. Ltd. senilai Rp111.428.000.000. HME adalah perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya.

Aksi ini juga melibatkan pengalihan dua bidang tanah di kawasan PIK 2 kepada PT Artha Integra Indonesia senilai Rp19.008.000.000. Seluruh transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya masing-masing melebihi 50% dari ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp101,36 miliar.

Baca juga: Dragonmine Mining Caplok 80% Saham, Simak Update Terbaru Rencana Akuisisi BLUE


Jadwal Lengkap Aksi Korporasi

Berikut adalah perkiraan tanggal-tanggal penting terkait rencana pelaksanaan RUPSLB dan implementasi transaksi BLUE:

NoAktivitasTanggal
1Pengumuman RUPSLB dan Keterbukaan Informasi28 April 2026
2Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak Hadir)12 Mei 2026
3Pemanggilan RUPSLB dan RUPSLB Independen13 Mei 2026
4Pelaksanaan RUPSLB dan RUPSLB Independen4 Juni 2026
5Target Pelaksanaan Rencana TransaksiSelambatnya 30 Juni 2026

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Aksi Korporasi BLUE


Dampak bagi Investor

Masuknya pengendali baru dan perubahan lini bisnis ke sektor jasa pertambangan akan mengubah profil risiko dan imbal hasil perseroan secara signifikan. Investor perlu memperhatikan bahwa seluruh karyawan lama akan mengundurkan diri dan digantikan oleh tim baru yang memiliki kompetensi di bidang geologi dan teknis pertambangan.

Secara struktur permodalan, tidak ada penerbitan saham baru dalam rangkaian transaksi ini, sehingga tidak terjadi dilusi langsung bagi pemegang saham publik. Namun, fokus bisnis BLUE akan bergeser dari sektor perdagangan ritel/grosir alat tulis menjadi perusahaan holding yang bergantung pada kinerja anak usaha di sektor mineral.

Penerapan strategi baru ini diharapkan meningkatkan profitabilitas jangka panjang melalui diversifikasi ke industri mineral kritis seperti nikel dan tembaga. Investor disarankan untuk memantau keberhasilan integrasi operasional HME pasca-akuisisi guna menjaga nilai investasi mereka.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi


Kondisi Keuangan Terkait

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, BLUE mencatatkan total aset sebesar Rp109,00 miliar dengan laba bersih periode berjalan senilai Rp14,53 miliar. Setelah dilakukan proforma keuangan yang menggabungkan dampak akuisisi HME dan divestasi unit bisnis lama, saldo proforma total aset diproyeksikan berubah menjadi Rp44,35 miliar.

Meskipun total aset terlihat menurun akibat divestasi aset tetap lama, pendapatan proforma konsolidasian diproyeksikan meningkat menjadi Rp199,75 miliar. Laba neto periode berjalan proforma diperkirakan melonjak secara signifikan menjadi Rp43,42 miliar sebagai dampak dari pengakuan pendapatan jasa pertambangan dan keuntungan dari pengalihan aset.


FAQ

1. Mengapa BLUE menjual unit bisnis alat tulis (Blueprint)? Penjualan dilakukan untuk menyelaraskan strategi bisnis dengan pengendali baru, Dragonmine Mining, yang fokus pada sektor investasi penunjang pertambangan.

2. Siapa yang menjadi pembeli aset lama BLUE? Seluruh aset dan usaha operasional lama dibeli oleh PT Bintang Lintas Usaha senilai Rp96,08 miliar.

3. Apa syarat agar rencana akuisisi HME ini dapat berjalan? Perseroan wajib mendapatkan persetujuan dari pemegang saham independen melalui RUPSLB Independen dengan kuorum kehadiran lebih dari 1/2 bagian saham yang sah.


Poin Penting bagi Investor

  • Transformasi Bisnis: BLUE beralih dari perdagangan alat tulis menjadi perusahaan holding jasa pertambangan.
  • Nilai Akuisisi: Investasi sebesar Rp111,42 miliar untuk mengambil alih 99% saham PT Huaan Mining Engineering.
  • Nilai Divestasi: Pelepasan aset lama senilai Rp96,08 miliar dan tanah senilai Rp19 miliar.
  • Tanggal Krusial: RUPSLB penentu akan digelar pada 4 Juni 2026.
  • Proyeksi Kinerja: Laba bersih proforma pasca-transaksi diperkirakan meningkat menjadi Rp43,42 miliar.

Profil Singkat Perusahaan

PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) dikenal dengan merek “Blueprint” dan sebelumnya bergerak di bidang perdagangan besar perlengkapan komputer serta jasa penunjang pencetakan. Didirikan pada tahun 2014, perusahaan kini dalam proses transisi menjadi perusahaan holding di sektor penunjang pertambangan di bawah pengendalian Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here