PT Sumber Tani Agung Resources Tbk menunjukkan performa yang solid sepanjang tahun buku 2025 dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Artikel ini akan mengulas analisis fundamental saham STAA guna memberikan gambaran komprehensif bagi para investor.
Kinerja Keuangan Saham STAA
Bagian ini menyajikan rincian data keuangan yang mencakup posisi neraca, laba rugi, serta rasio-rasio penting untuk mengukur tingkat kesehatan perusahaan.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Berikut adalah ringkasan laporan posisi keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024:
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 9.562.814 | 8.083.501 | +18,30% |
| Aset Lancar | 3.938.699 | 2.371.864 | +66,06% |
| Aset Tidak Lancar | 5.624.115 | 5.711.637 | -1,53% |
| Total Liabilitas | 2.560.432 | 2.183.533 | +17,26% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 1.240.038 | 1.174.077 | +5,62% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 1.320.394 | 1.009.456 | +30,80% |
| Total Ekuitas | 7.002.382 | 5.899.968 | +18,68% |
Total aset perusahaan mengalami peningkatan sebesar 18,30% yang didorong oleh pertumbuhan signifikan pada aset lancar. Kas dan setara kas melonjak menjadi Rp1,98 triliun dari sebelumnya Rp1,31 triliun, sementara persediaan juga meningkat tajam sebesar 129% menjadi Rp887 miliar.
Struktur ekuitas menunjukkan pertumbuhan yang sehat seiring dengan akumulasi saldo laba yang mencapai Rp3,92 triliun. Hal ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan sebagian besar keuntungan untuk memperkuat modal kerja dan ekspansi masa depan.
Meskipun liabilitas jangka panjang tumbuh 30,80%, sebagian besar berasal dari penambahan utang bank jangka panjang untuk mendukung aktivitas pendanaan. Secara keseluruhan, struktur keuangan tetap terjaga dengan pertumbuhan ekuitas yang mengimbangi kenaikan liabilitas.
B. Laporan Laba Rugi
Performa operasional perusahaan tercermin dalam pertumbuhan laba yang positif sebagaimana disajikan dalam tabel berikut:
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 9.669.155 | 6.439.474 | +50,15% |
| Laba Kotor | 3.164.889 | 2.183.390 | +44,95% |
| Laba Usaha | 2.367.593 | 1.867.482 | +26,78% |
| Laba Bersih | 1.826.164 | 1.454.133 | +25,58% |
| EPS (Angka Penuh) | 147 | 118 | +24,58% |
Pendapatan melesat tumbuh 50,15% yang ditopang oleh kontribusi kuat dari segmen produk kelapa sawit dan turunannya senilai Rp8,44 triliun. Kenaikan ini mengindikasikan adanya peningkatan volume penjualan dan efektivitas strategi pemasaran di pasar domestik maupun mancanegara.
Laba bersih tahun berjalan naik 25,58%, meskipun beban pokok penjualan meningkat 52,8% seiring dengan kenaikan aktivitas produksi. Perusahaan berhasil mencatatkan laba per saham (Earnings Per Share) sebesar Rp147, meningkat dari Rp118 pada tahun sebelumnya.
C. Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan berikut memberikan indikasi mengenai efisiensi operasional dan likuiditas perusahaan pada tahun 2025:
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 3,18 | Likuiditas sangat kuat untuk memenuhi kewajiban lancar. |
| Quick Ratio | 2,46 | Posisi kas dan piutang sangat memadai meski tanpa persediaan. |
| Margin Laba Kotor | 32,73% | Profitabilitas operasional yang tetap terjaga di level tinggi. |
| Margin Laba Bersih | 18,89% | Kemampuan menghasilkan laba bersih yang efisien dari pendapatan. |
| ROA | 19,10% | Efisiensi yang sangat baik dalam mengelola total aset. |
| ROE | 26,08% | Tingkat pengembalian yang tinggi bagi pemegang saham. |
| DER | 0,37 | Tingkat utang yang sangat rendah dibandingkan ekuitas. |
Posisi Current Ratio di angka 3,18 menunjukkan bahwa perusahaan memiliki aset lancar yang jauh melebihi utang jangka pendeknya. Kondisi ini meminimalkan risiko gagal bayar dan memberikan fleksibilitas tinggi dalam pendanaan operasional harian.
Tingkat Return on Equity (ROE) sebesar 26,08% menunjukkan kinerja manajemen yang sangat efektif dalam menghasilkan laba dari modal yang dimiliki. Angka ini tergolong sangat kompetitif untuk industri perkebunan sawit di Indonesia.
D. Valuasi Saham
Berdasarkan harga penutupan tanggal 15 April 2026 sebesar Rp1.285, berikut adalah indikator valuasinya:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | 8,74x | Relatif murah untuk pertumbuhan laba di atas 20%. |
| PBV | 2,17x | Dinilai premium namun wajar seiring kinerja profitabilitas yang tinggi. |
Dengan nilai buku per saham sekitar Rp593, rasio PBV 2,17x mencerminkan apresiasi pasar terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan yang konsisten. Valuasi PER di angka 8,74x masih dapat dikategorikan menarik ( discount) jika dibandingkan dengan rata-rata historis sektor perkebunan yang sedang bertumbuh.
Kesimpulan
PT Sumber Tani Agung Resources Tbk membukukan kinerja yang luar biasa sepanjang 2025 dengan lonjakan pendapatan mencapai 50,15%. Pertumbuhan laba bersih yang solid dibarengi dengan struktur neraca yang sangat sehat, terutama terlihat dari rendahnya rasio utang (DER 0,37).
Likuiditas perusahaan berada di level yang sangat aman untuk mendukung rencana ekspansi jangka panjang. Valuasi saham pada harga Rp1.285 menawarkan potensi yang cukup berimbang antara pertumbuhan fundamental dan ekspektasi pasar terhadap komoditas kelapa sawit.
Profil Singkat Perusahaan
PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) adalah perusahaan grup perkebunan kelapa sawit yang berkantor pusat di Medan, Sumatera Utara. Didirikan pada tahun 1993, bisnis utama grup mencakup manajemen perkebunan, pabrik pengolahan minyak sawit mentah (CPO), serta produk turunannya. Perusahaan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Maret 2022 melalui penawaran umum perdana.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


