Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Saham BRPT: Laba Melonjak Signifikan di Tahun 2025

Kinerja Saham BRPT: Laba Melonjak Signifikan di Tahun 2025

Laporan keuangan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) untuk tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan angka yang sangat masif pada hampir seluruh lini keuangan. Lonjakan aset dan laba bersih tersebut memperkuat fundamental perusahaan serta memberikan gambaran optimis terhadap kinerja saham BRPT ke depannya.

Harga penutupan saham pada 9 April 2026 berada di level Rp1.855 per lembar. Posisi ini mencerminkan apresiasi pasar terhadap penguatan fundamental perusahaan yang semakin solid.

Analisis Kinerja Saham BRPT Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian

Kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025 dipengaruhi secara signifikan oleh aktivitas akuisisi strategis dan efisiensi operasional pada entitas anak. Berikut adalah rincian data keuangan yang dilaporkan oleh perusahaan.

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Dalam Ribuan USD20252024Perubahan YoY
Total Aset17.353.21110.532.56464,76%
Aset Lancar6.236.5363.493.51978,52%
Aset Tidak Lancar11.116.6757.039.04557,93%
Total Liabilitas11.307.5796.344.57978,22%
Liabilitas Jangka Pendek2.667.1471.433.95386,00%
Liabilitas Jangka Panjang8.640.4324.910.62675,95%
Total Ekuitas6.045.6324.187.98544,36%

Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian BRPT 2025.

Total aset perusahaan mengalami peningkatan drastis sebesar 64,76% yang sebagian besar didorong oleh akuisisi entitas anak baru, yakni Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE). Transaksi ini menyebabkan nilai aset tetap dan aset tidak berwujud melonjak signifikan dalam struktur neraca perusahaan.

Meskipun liabilitas total naik sebesar 78,22%, ekuitas perusahaan tetap terjaga tumbuh di angka 44,36%. Peningkatan liabilitas jangka panjang terutama disebabkan oleh penambahan utang bank untuk mendukung ekspansi operasional dan pendanaan akuisisi tersebut.

B. Laporan Laba Rugi

Dalam Ribuan USD20252024Perubahan YoY
Pendapatan7.630.6622.386.995219,68%
Laba Kotor547.904720.159-23,92%
Laba Usaha1.602.988232.696588,88%
Laba Bersih1.615.634122.8961.214,63%
EPS (Dolar AS Penuh)0,005230,00060771,67%

Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian BRPT 2025.

Pendapatan konsolidasian melonjak lebih dari 200% seiring dengan masuknya kontribusi pendapatan dari unit bisnis baru yang diakuisisi selama tahun berjalan. Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat tajam karena volatilitas harga bahan baku petrokimia dan biaya produksi.

Faktor utama yang menyebabkan laba bersih melonjak hingga 1.214% adalah adanya keuntungan dari pembelian dengan diskon (gain from bargain purchase) sebesar USD 1,86 miliar terkait akuisisi ACE. Tanpa pendapatan non-operasional ini, laba bersih perusahaan akan berada pada level yang jauh lebih rendah.

C. Analisis Rasio Keuangan

RasioNilaiInterpretasi Singkat
Current Ratio2,34xLikuiditas jangka pendek sangat kuat.
Quick Ratio1,86xMampu memenuhi kewajiban tanpa mengandalkan persediaan.
Margin Laba Kotor7,18%Profitabilitas operasional rendah akibat beban bahan baku.
Margin Laba Bersih21,17%Sangat tinggi karena keuntungan akuisisi satu kali.
ROA9,31%Efisiensi pemanfaatan aset cukup baik secara konsolidasian.
ROE26,72%Imbal hasil ekuitas sangat tinggi bagi pemegang saham.
DER1,87xStruktur modal didominasi oleh kewajiban/utang.

Kekuatan likuiditas perusahaan tercermin dari Current Ratio di atas 2x, yang menunjukkan kesiapan aset lancar dalam menutupi utang jangka pendek. Namun, rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) sebesar 1,87x menunjukkan tingkat leverage yang cukup tinggi.

Margin laba kotor yang menipis mengindikasikan tekanan pada efisiensi manufaktur di segmen petrokimia. Peningkatan ROE yang signifikan sangat dipengaruhi oleh laba non-kas dari selisih nilai wajar akuisisi bisnis.

D. Valuasi Saham

Mengacu pada harga penutupan 9 April 2026 sebesar Rp1.855, berikut adalah indikator valuasi relatif:

IndikatorNilaiInterpretasi
PER22,1xRelatif premium jika mengabaikan laba non-operasional.
PBV1,81xValuasi wajar untuk perusahaan holding skala besar.

Valuasi berdasarkan PER terlihat menarik karena laba bersih yang melambung tinggi akibat akuisisi ACE. Investor perlu mencermati bahwa keberlanjutan laba di masa depan akan lebih bergantung pada kinerja operasional murni daripada keuntungan akuisisi satu kali.

Kesimpulan

PT Barito Pacific Tbk menunjukkan lompatan performa yang luar biasa sepanjang tahun 2025 berkat langkah strategis akuisisi. Peningkatan aset dan laba bersih yang signifikan memberikan posisi tawar yang kuat bagi perusahaan di sektor energi dan petrokimia.

Meskipun demikian, investor disarankan untuk memantau fluktuasi harga komoditas global dan kemampuan perusahaan dalam mengelola beban utang yang meningkat. Secara keseluruhan, fundamental perusahaan tampak solid dengan likuiditas yang sangat terjaga untuk mendukung ekspansi jangka panjang.

Profil Singkat Perusahaan

PT Barito Pacific Tbk didirikan pada tahun 1979 dan saat ini merupakan perusahaan induk (holding company) terkemuka di Indonesia. Perusahaan memiliki portofolio bisnis yang terdiversifikasi mulai dari petrokimia melalui PT Chandra Asri Pacific Tbk, energi panas bumi melalui PT Barito Renewables Energy Tbk, hingga pengelolaan properti dan sumber daya hutan.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here