PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) secara resmi mengumumkan keterbukaan informasi mengenai rencana pembelian kembali saham (buyback) Perseroan. Agenda buyback saham BNGA ini direncanakan akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.
Langkah korporasi ini mencakup rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali tersebut kepada pihak-pihak yang telah ditentukan oleh manajemen. Perseroan melaksanakan kebijakan ini dengan senantiasa memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor pasar modal.
Detail Pelaksanaan dan Anggaran Buyback Saham BNGA
Manajemen BNGA menjelaskan bahwa jumlah maksimal saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak 220.000 lembar saham. Pelaksanaan transaksi ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (Indonesia Stock Exchange).
Adapun perkiraan biaya yang diperlukan untuk melakukan pembelian kembali saham adalah maksimal Rp.480.000.000 (empat ratus delapan puluh juta Rupiah) yang mana biaya itu sudah termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya-biaya lainnya yang terkait dengan itu.
Dana yang digunakan untuk mendanai aksi korporasi ini berasal dari saldo kas internal Perseroan. Manajemen memastikan bahwa penggunaan dana tersebut tidak akan memengaruhi kemampuan finansial Bank secara signifikan dalam menjalankan kegiatan operasional.
Perseroan telah menetapkan batasan harga maksimal untuk melakukan pembelian kembali saham sesuai dengan regulasi yang berlaku. Seluruh proses buyback saham BNGA ini diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu yang telah ditentukan sejak tanggal persetujuan RUPST.
Tujuan Pengalihan Saham Hasil Buyback
Tujuan utama dari pembelian kembali saham ini adalah untuk memberikan remunerasi variabel kepada karyawan, direksi, dan dewan komisaris. Pemberian dalam bentuk saham ini difokuskan bagi mereka yang masuk dalam kategori Material Risk Takers (MRT).
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam mempertahankan talenta terbaik dan menjaga keselarasan kepentingan manajemen dengan pemegang saham. Pengalihan saham hasil buyback akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan periode vesting atau pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Program ini juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pemberian remunerasi bagi bank umum. Dengan adanya kepemilikan saham oleh karyawan, diharapkan performa jangka panjang Perseroan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Dampak Buyback Saham BNGA terhadap Kinerja Keuangan
Berdasarkan analisis proforma yang dirilis, aksi korporasi ini diperkirakan tidak memberikan dampak penurunan yang signifikan terhadap pendapatan Perseroan. Laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) BNGA diproyeksikan tetap stabil pada angka Rp 273,53.
Struktur permodalan Bank tetap berada pada level yang kuat dan mencukupi untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Perseroan juga meyakini bahwa Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) akan tetap terjaga di level yang aman.
Data per 31 Desember 2025 menunjukkan bahwa aset dan ekuitas Perseroan berada dalam kondisi yang sehat untuk melakukan aksi korporasi ini. Manajemen menegaskan bahwa likuiditas Bank tetap memadai untuk membiayai seluruh biaya yang timbul dari proses pembelian kembali saham tersebut.
Poin Penting bagi Investor
- Jumlah Saham: Perseroan merencanakan pembelian kembali sebanyak-banyaknya 220.000 lembar saham.
- Tujuan Utama: Saham hasil buyback akan dialokasikan untuk program remunerasi bagi karyawan dan manajemen (MRT).
- Sumber Dana: Seluruh biaya buyback menggunakan dana internal Perseroan tanpa mengganggu modal kerja.
- Efek terhadap Laba: Proforma laba per saham (EPS) diproyeksikan tidak mengalami perubahan signifikan dan tetap di angka Rp 273,53.
- Legalitas: Aksi ini merujuk pada regulasi OJK No. 29/2023 dan memerlukan persetujuan dari RUPST.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank CIMB Niaga Tbk. atau BNGA bergerak di bidang usaha Bank Umum, Bank Devisa dan Bank yang melakukan kegiatan berdasarkan prinsip Syariah. Perseroan menawarkan produk dan layanan perbankan konvensional dan syariah yang komprehensif dengan gabungan kekuatan di bidang Perbankan Konsumer, Usaha Menengah Kecil dan Mikro, Perbankan Komersial dan Korporat, Tresuri serta layanan pembayaran.
- Sumber Resmi: Laporan Keterbukaan Informasi BNGA di IDX
- Baca Juga: Update Proses Spin-Off Unit Syariah Bank CIMB Niaga
- Baca Juga: Panduan Strategi Aksi Korporasi di Bursa Efek Indonesia
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


