Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightCNMA Berencana Bagikan Saham Treasuri, Simak Jadwal dan Rasio Distribusi Saham Treasuri...

CNMA Berencana Bagikan Saham Treasuri, Simak Jadwal dan Rasio Distribusi Saham Treasuri CNMA

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mengumumkan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) yang telah dilakukan sebelumnya. Aksi korporasi ini akan dilakukan melalui mekanisme distribusi saham treasuri CNMA kepada para pemegang saham secara proporsional.

Pengumuman ini merupakan bentuk keterbukaan informasi untuk mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023. Perseroan menjadwalkan pelaksanaan distribusi tersebut setelah mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Rincian Rasio dan Mekanisme Distribusi Saham Treasuri CNMA

Perseroan mengusulkan rasio pembagian saham treasuri sebesar 50:1 bagi seluruh pemegang saham yang memenuhi syarat. Artinya, setiap pemilik 50 lembar saham lama akan mendapatkan 1 lembar saham hasil pembelian kembali tersebut.

Pembagian saham ini akan dilakukan dengan prinsip pembulatan ke bawah. Perseroan menegaskan tidak akan membagikan saham bagi kepemilikan yang jumlahnya berada di bawah rasio yang telah ditetapkan.

Harga pelaksanaan untuk aksi korporasi ini ditentukan berdasarkan nilai buku rata-rata dari perolehan saham tersebut. Jumlah maksimal saham yang akan dialihkan mencapai 1.698.015.400 lembar saham treasuri.

Apabila terdapat sisa saham setelah proses distribusi proporsional selesai, maka sisa tersebut akan dijual kembali. Penjualan sisa saham dapat dilakukan baik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar bursa sesuai regulasi yang berlaku.

Jadwal Lengkap Pelaksanaan Distribusi Saham

Rencana pembagian saham hasil buyback ini akan diajukan dalam RUPST yang dijadwalkan pada tanggal 6 April 2026. Investor perlu memperhatikan beberapa tanggal penting agar tetap berhak menerima distribusi saham tersebut.

Batas akhir perdagangan saham dengan hak menerima distribusi (Cum Date) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 14 April 2026. Sementara itu, Cum Date untuk pasar tunai ditetapkan pada tanggal 16 April 2026.

Perdagangan saham tanpa hak distribusi (Ex Date) akan dimulai pada 16 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi. Untuk pasar tunai, Ex Date akan jatuh pada tanggal 17 April 2026.

Penentuan daftar pemegang saham yang berhak (Recording Date) dilakukan pada 16 April 2026. Terakhir, pelaksanaan distribusi saham secara fisik ke rekening efek pemegang saham akan dilakukan pada 6 Mei 2026.

Dampak Terhadap Struktur Permodalan Perseroan

Distribusi saham treasuri ini diproyeksikan akan meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat luas. Meskipun jumlah saham beredar bertambah, aksi ini tidak akan mengubah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi ekuitas yang berasal dari saham treasuri, sehingga tidak berdampak pada laba rugi perseroan. Berdasarkan proforma struktur permodalan, kepemilikan saham publik (lain-lain) akan meningkat dari 7,96% menjadi 8,12%.

Pemegang saham utama seperti PT Harkatjaya Bumipersada juga akan mengalami perubahan jumlah kepemilikan saham. Kepemilikan PT Harkatjaya Bumipersada akan bertambah dari 45 miliar lembar menjadi 45,9 miliar lembar saham.

Begitu pula dengan PT Adi Pratama Nusantara yang kepemilikannya meningkat dari 13,50% menjadi 13,77%. Salween Investment Pte. Ltd. juga akan mencatatkan peningkatan kepemilikan dari 22,51% menjadi 22,96% setelah distribusi.


Poin Penting bagi Investor

  • Rasio Distribusi: 50:1 (50 saham lama berhak atas 1 saham treasuri).
  • Total Saham: Maksimal 1.698.015.400 lembar saham hasil buyback.
  • Persetujuan RUPST: Direncanakan pada tanggal 6 April 2026.
  • Cum Date (Reguler): Jatuh pada tanggal 14 April 2026.
  • Tanggal Distribusi: Dijadwalkan pada 6 Mei 2026.
  • Aspek Pajak: Perlakuan pajak akan mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
  • Sifat Transaksi: Merupakan transaksi ekuitas yang tidak mempengaruhi laba rugi perusahaan.

Profil Singkat Perusahaan

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), yang dikenal dengan merek Cinema XXI, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemutaran film. Selain aktivitas bioskop, perseroan juga menjalankan bisnis restoran, penyewaan venue, dan penyelenggaraan acara khusus atau MICE (Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions). Kantor pusat perseroan berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: 

Sumber Data Resmi: Laporan Informasi dan Fakta Material CNMA (Februari 2026)


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here