Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightSarana Menara Nusantara (TOWR) Siapkan Rp300 Miliar untuk Buyback Saham TOWR

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Siapkan Rp300 Miliar untuk Buyback Saham TOWR

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) resmi mengumumkan rencana pelaksanaan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Dalam keterbukaan informasi terbarunya, emiten menara telekomunikasi ini mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp300 miliar untuk melancarkan buyback saham TOWR. Aksi ini dilakukan sebagai langkah strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas harga saham serta mencapai struktur permodalan yang lebih efisien di masa mendatang.

Jadwal dan Estimasi Biaya Pelaksanaan Buyback Saham TOWR

Berdasarkan surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-102/D.04/2025 tertanggal 17 September 2025, Perseroan diperbolehkan melakukan pembelian kembali saham tanpa melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal ini dimungkinkan karena kondisi pasar yang dinilai sedang mengalami fluktuasi signifikan sesuai dengan regulasi POJK No. 13/2023.

Perseroan telah menetapkan perkiraan jadwal pelaksanaan buyback saham TOWR yang akan berlangsung selama tiga bulan. Periode ini dimulai sejak 2 Februari 2026 hingga berakhir pada 1 Mei 2026. Meski demikian, manajemen Perseroan memiliki kewenangan untuk menghentikan periode pembelian kembali lebih awal apabila target nilai nominal saham yang direncanakan telah tercapai sebelum batas waktu tersebut.

Untuk mendukung kelancaran aksi korporasi ini, Perseroan memperkirakan total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah). Jumlah tersebut belum termasuk biaya transaksi, komisi perantara pedagang efek, serta biaya administratif lainnya yang timbul sehubungan dengan pembelian kembali.

Dampak Keuangan dan Proforma Laba per Saham

Manajemen PT Sarana Menara Nusantara Tbk menyatakan keyakinannya bahwa pelaksanaan buyback saham TOWR tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan maupun kinerja operasional perusahaan. Sumber pendanaan aksi ini sepenuhnya berasal dari dana internal dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan modal kerja dan kondisi arus kas yang cukup.

Secara proforma, pembelian kembali ini diproyeksikan akan meningkatkan Laba per Saham (Earnings per Share – EPS) Perseroan. Peningkatan EPS terjadi seiring dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar di pasar. Berikut adalah perbandingan indikator keuangan sebelum dan sesudah proforma pelaksanaan buyback (berdasarkan data per 30 September 2025):

Indikator Keuangan (Miliar Rp)Sebelum BuybackProforma SesudahDampak
Aset78.29577.995(300)
Ekuitas26.33026.030(300)
Laba Bersih2.5532.5530
EPS (Angka Penuh)49,1049,650,55

Dari tabel tersebut, terlihat adanya penurunan nilai aset dan ekuitas sebesar Rp300 miliar sesuai dengan alokasi dana buyback. Namun, EPS mengalami kenaikan sebesar 0,55 poin dari posisi 49,10 menjadi 49,65.

Mekanisme Pembelian Melalui Perantara Pedagang Efek

Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham ini, PT Sarana Menara Nusantara Tbk telah menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melakukan transaksi melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan jumlah saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak-banyaknya 576.000.000 lembar saham, atau setara dengan sekitar 0,97% dari total modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

Seluruh proses transaksi akan merujuk pada ketentuan POJK No. 29/2023 terkait Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka. Perseroan juga berkomitmen untuk melakukan keterbukaan informasi lebih lanjut apabila terdapat penghentian atau perubahan signifikan dalam pelaksanaan program ini.

Poin Penting bagi Investor

  • Alokasi Dana: Maksimal Rp300 miliar dari kas internal perusahaan.
  • Jumlah Saham: Sekitar 576 juta lembar saham atau 0,97% dari modal disetor.
  • Periode Transaksi: 2 Februari 2026 sampai dengan 1 Mei 2026.
  • Tujuan Utama: Menjaga stabilitas harga saham di masa depan dan efisiensi struktur modal.
  • Dampak EPS: Diproyeksikan meningkat dari 49,10 menjadi 49,65 secara proforma.
  • Broker Pelaksana: Transaksi dilakukan melalui PT BCA Sekuritas.

Profil Singkat Perusahaan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) adalah perusahaan yang berkedudukan di Kudus, Indonesia, dengan kantor cabang di Menara BCA, Jakarta. Kegiatan usaha utama Perseroan bergerak dalam bidang konstruksi sentral telekomunikasi dan aktivitas perusahaan holding. Sebagai salah satu pemain utama di industri infrastruktur telekomunikasi, Perseroan terus memperkuat posisinya melalui pengelolaan menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sumber Informasi: Laporan Informasi dan Fakta Material PT Sarana Menara Nusantara Tbk

Baca juga: Perusahaan Menara Terbesar di Indonesia: MTEL vs TOWR vs TBIG


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here