Emiten pengelola investasi di sektor ritel dan konsumen, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), resmi menandatangani perjanjian gadai atas surat utang atau obligasi sebagai bagian dari jaminan fasilitas kredit. Langkah strategis ini dilakukan guna memenuhi syarat agunan atas pinjaman yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Sekretaris Perusahaan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), Kiki Yanto Gunawan, menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian gadai tersebut telah dilakukan pada Kamis, 22 Januari 2026. Penjaminan aset ini merupakan kelanjutan dari perolehan fasilitas term loan senilai Rp450.000.000.000 (empat ratus lima puluh miliar Rupiah) yang sebelumnya telah dilaporkan kepada otoritas pasar modal pada November 2025.
Detail Perjanjian Gadai PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menjelaskan bahwa terdapat dua perjanjian utama yang ditandatangani. Pertama, Perjanjian Gadai atas surat utang/obligasi No. 05 tertanggal 22 Januari 2026. Kedua, Perjanjian Gadai atas Rekening Dana Nasabah (RDN) yang terkait dengan surat utang tersebut dengan nomor 06 pada tanggal yang sama.
Kedua perjanjian tersebut dibuat di hadapan Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Penjaminan aset berupa obligasi dan RDN ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap kewajiban agunan yang dipersyaratkan oleh Bank Mandiri selaku kreditur.
Pemberian agunan ini mengikuti ketentuan negative pledge dalam fasilitas kredit yang diterima Perseroan. Berdasarkan perjanjian tersebut, dalam hal fasilitas kredit digunakan untuk belanja modal (capital expenditure) atau aktivitas investasi lainnya, Perseroan wajib membuktikan penggunaannya dengan dokumen pendukung (underlying document) yang diaksep oleh bank. Jika investasi berbentuk surat berharga atau obligasi, maka wajib dilakukan pengikatan gadai beserta RDN terkait.
Latar Belakang Pinjaman dan Persetujuan Pemegang Saham
Fasilitas pinjaman term loan sebesar Rp450 miliar ini sebelumnya telah diungkapkan melalui surat nomor 054/DNET-CS/XI/2025 tertanggal 06 November 2025. Untuk melegalkan tindakan penjaminan harta kekayaan Perseroan yang bernilai material ini, manajemen telah mendapatkan lampu hijau dari para pemegang saham.
Sesuai dengan Pasal 16 ayat (4) Anggaran Dasar Perseroan, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 14 Januari 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham memberikan persetujuan penuh atas tindakan penjaminan aset berupa obligasi dan RDN, serta jaminan lainnya yang disepakati oleh Perseroan dan Bank Mandiri.
Meskipun melibatkan penjaminan aset dengan nilai yang cukup signifikan, manajemen menegaskan bahwa kejadian ini tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kondisi operasional, hukum, maupun keuangan Perseroan. Seluruh proses penjaminan dilakukan untuk mendukung aktivitas investasi dan memperkuat kelangsungan usaha di masa depan.
Poin Penting bagi Investor
Berikut adalah rangkuman poin-poin utama dari keterbukaan informasi DNET:
- Aset Jaminan: Surat utang/obligasi dan Rekening Dana Nasabah (RDN) terkait.
- Nilai Fasilitas Kredit: Rp450.000.000.000 (empat ratus lima puluh miliar Rupiah).
- Kreditur: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
- Persetujuan RUPSLB: Dilaksanakan pada 14 Januari 2026 sebagai syarat pengikatan agunan.
- Dampak: Tidak ada dampak material terhadap kelangsungan usaha atau kondisi keuangan saat ini.
Profil Singkat Perusahaan
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa internet dan pengembangan perangkat lunak, melalui portal bisnis online, ogahrugi.com; dan perusahaan pengembang jaringan serat optik, FiberStar.
- Laporan lengkap keterbukaan informasi dapat diakses melalui Sumber Resmi IDX.
- Baca juga artikel terkait: Kinerja Keuangan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) Kuartal III-2025.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!