Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 8.155.406.075.991, mengalami penurunan 0,44% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 8.191.411.810.234.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 2,60% menjadi Rp 5.795.193.152.839, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan penurunan uang muka.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 2.360.212.923.152, naik 5,28%, didorong oleh kenaikan pada Aset Hak Guna dan Aset Tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 1.709.599.278.135, naik 1,82% dibandingkan akhir tahun lalu (Rp 1.679.077.942.666).
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 619.137.116.413, menurun 29,11%, terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pada bagian jangka pendek atas liabilitas sewa.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 1.090.462.161.722, dengan kenaikan 35,35%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang, khususnya kenaikan liabilitas sewa.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 6.445.806.797.856, turun 1,02% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembagian dividen yang nilainya melebihi laba periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan (Penjualan Bersih) mencapai Rp 6.333.867.633.117, naik 1,70% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6.228.147.254.750. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan volume penjualan.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 481.098.441.171, turun 16,22% YoY dari periode yang sama tahun lalu (Rp 574.225.411.542). Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan Beban Usaha dan Beban Keuangan.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 28.03, mencerminkan penurunan 16,50% YoY (dari Rp 33.57), sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 9,36x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 3,83x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 47,87%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 7,59%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 7,86% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 9,95% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,27x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 440 per 12 November 2025, PER tercatat 11,77x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang wajar terhadap sektor sejenis.

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 376,50, PBV perusahaan berada di level 1,17x, mencerminkan valuasi yang dekat dengan nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan stabilitas pendapatan, meskipun terdapat tantangan eksternal yang menekan profitabilitas.

Pertumbuhan pendapatan yang tipis dan margin yang sedikit tergerus menjadi sinyal adanya tekanan pada beban pokok dan operasional. Namun, investor perlu memperhatikan posisi likuiditas perusahaan yang sangat kuat (Current Ratio 9,36x) dan struktur modal yang sehat (DER 0,27x) yang dapat menjadi bantalan untuk menghadapi tantangan ke depan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here