Skydrugz Radar 14 Juli 2021: Kompromi Kehidupan
Kompromi adalah menu harian masyarakat Indonesia. Ketika kita tidak bisa menjalankan kegiatan sesuai SOP dan protokol karena keterbatasan alat dan bahan maka kompromi menjadi jalan utama untuk menyelesaikan masalah. Pada umumnya kompromi dilakukan dengan cara melanggar aturan. Lalu bagaimana caranya agar kompromi yang dilakukan tidak melanggar aturan? Maka dengan cara membuat aturan baru agar kompromi tersebut mendapatkan payung hukum.
Hal seperti itu bisa terlihat pada bursa Indonesia. Karena inflow dana IHSG mulai terbatas dan IHSG sulit bergerak kemana-mana akhirnya regulator mengejar cara paling cepat IHSG bisa segera mencapai 7000 yakni dengan mengundang semakin banyak perusahaan untuk IPO. Makin banyak perusahaan yang IPO makin besar, makin banyak inflow dan pada akhirnya IHSG bisa tembus 7000.
Dan yang paling ekstrim adalah regulator nampaknya akan mengizinkan startup merugi untuk masuk ke papan utama. Selama ini startup merugi hanya masuk ke papan akselerasi seperti yang kita lihat pada PGJO dan CASH. Kenaikan dan penurunan harga saham maksimal hanya 10%. Para investor startup unicorn tidak mau itu terjadi. Para angel investor startup unicorn menginginkan agar IHSG bisa seperti NASDAQ yang menerima startup merugi secara setara. Saya sepakat dengan hal ini. Sebaiknya memang tidak usah ada aturan batas atas dan batas bawah di bursa. Kalau mau contoh bursa Amerika Serikat secara utuh, maka sekalian saja copy paste semua aturan mereka yang sudah mature. Hapus ARB dan ARA serta hapus aturan batas bawah gocap agar market bisa benar-benar likuid. Tidak ada ceritanya nyangkut kalau seperti ini kondisinya. Kita bisa jual saham di harga 1 rupiah. Harga saham bisa naik 100% dalam sehari.
Dan akhirnya lewat kompromi, regulator menyetujui keinginan angel investor unicorn dan nampaknya regulator juga butuh inflow agar IHSG bisa kelihatan growth dari tahun ke tahun.
Jadi regulator dan semua big player bursa saat ini nampaknya memang ingin agar bursa Indonesia menjadi bursa teknologi seperti di Amerika Serikat. Meskipun semua perusahaan unicorn teknologi Indonesia belum ada yang mencetak laba seperti powerhouse perusahaan teknologi di Amerika Serikat sana setidaknya bursa Indonesia sudah on the way menjadi bursa teknologi. Kompromi kadang diperlukan.
Bagi ventures capital dan private equity yang sudah masuk duluan ke saham unicorn di harga murah maka IPO bisa menjadi exit strategy yang sangat bagus. Bagi investor ritel yang ingin menjadi investor teknologi maka bisa membeli saham yang dijual oleh ventures capital dan private equity yang ingin exit. Tongkat estafet investasi teknologi butuh pengorbanan dan perjuangan. Para angel investor sudah banyak berkorban ketika mendirikan startup unicorn. Banyak keringat dan darah yang dikucurkan oleh angel investor dan founder untuk membuat startup bisa survive dan ketika unicorn IPO maka itulah momen kemenangan bagi angel investor dan founder. Bagi investor ritel yang ingin menghargai para angel investor dan founder startup maka silahkan ikut IPO startup dan pesan yang banyak agar hingga oversubscribed. Dengan begitu investor ritel turut berperan dalam pengembangan sektor teknologi di Indonesia.
Saya sendiri tidak ikutan IPO Startup karena sedang Prabowo Mode On dan saya lebih suka investasi di perusahaan yang sudah menghasilkan laba dan membagikan dividen. Saya hanya bisa mendoakan semoga investor ritel yang ikutan IPO startup bisa cuan.
Skydrugz Bot Radar
- UNTR sudah mendekati PBV 1.
- Menunggu PTBA ELSA WIKA PGAS masuk radar lagi.
Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.
Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di +62831-1918-1386
Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini.
Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.
Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.
Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini
Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.
Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386
Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:
2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin
4. Cara Beli Saham TSLA di Binance
7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras
8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri
10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading
11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Untuk Insights Saham bisa ke sini.
Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.
Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.
Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini
Disclaimer :
- Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
- I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
- All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
- I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
- Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
- No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
- From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.