4 Penyebab Inflasi dan Pengaruhnya Terhadap Harga Saham

Penyebab Inflasi

Penyebab inflasi dan apakah ada yang diuntungkan dengan adanya inflasi?

Inflasi memengaruhi segala hal di sekitar kita, mulai dari kebutuhan dasar seperti perumahan, makanan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari. Inflasi juga dapat menurunkan “nilai tabungan” yang kita miliki.

Maksud dari nilai tabungan disini bukan saldonya jadi tiba-tiba hilang ya. Tapi uang yang kita simpan hari ini menjadi kurang bernilai di masa depan.

Inflasi menyebabkan daya beli yang kita miliki di masa depan menjadi berkurang dan bahkan yang paling parah adalah mengganggu kemampuan kita untuk memiliki gaya hidup yang diinginkan ketika pensiun. Kok bisa ya??

Bank-bank sentral di seluruh dunia memantau inflasi dengan cermat, karena merupakan salah satu kebijakan moneter yang paling penting. Ini adalah kebijakan moneter yang berdampak pada tingkat pasokan uang dan ketersediaan kredit dalam suatu perekonomian.

Penyebab – Penyebab Inflasi

  • Kepercayaan Konsumen

Ketika pengangguran rendah dan upah stabil, konsumen lebih percaya diri dan lebih cenderung menghabiskan uang.

Keyakinan ini menaikkan harga karena produsen dan penyedia mengenakan biaya lebih untuk barang dan jasa yang banyak diminati. Salah satu contoh adalah pasar untuk perumahan baru.

Dalam ekonomi yang booming, orang membeli lebih banyak rumah baru. Kontraktor mengalami permintaan yang lebih besar untuk layanan mereka, dan mereka menaikkan harga untuk memanfaatkan permintaan itu.

Demikian pula, bahan bangunan yang termasuk dalam rumah juga lebih mahal karena persediaan berkurang

  • Penurunan Pasokan

Salah satu penyebab dasar inflasi adalah prinsip ekonomi hukum penawaran dan permintaan. Ketika permintaan untuk barang atau jasa tertentu meningkat, pasokan yang tersedia berkurang. Ketika lebih sedikit barang tersedia, konsumen bersedia membayar lebih untuk mendapatkan barang.

Pasokan berkurang karena beberapa alasan. Bencana alam atau dampak lingkungan juga bisa menjadi penyebabnya. Persediaan juga berkurang ketika suatu barang sangat populer, sebuah fenomena yang sering terlihat ketika ponsel atau video game baru dirilis.

Dampak Inflasi terhadap Harga Saham
Dampak Inflasi terhadap Harga Saham
  • Keputusan Perusahaan

Kadang-kadang inflasi terjadi secara alami ketika persediaan menurun dan permintaan meningkat, tetapi di lain waktu itu diatur oleh perusahaan.

Perusahaan yang membuat barang-barang populer sering menaikkan harga hanya karena konsumen bersedia membayar jumlah yang meningkat. Click To Tweet

Perusahaan juga menaikkan harga secara bebas ketika barang yang dijual adalah sesuatu yang dibutuhkan konsumen untuk keberadaan sehari-hari, seperti minyak dan gas.

Keputusan yang dibuat oleh pemilik bisnis dapat menyebabkan inflasi bahkan ketika itu bukan efek yang mereka inginkan. Contohnya peternak yang memutuskan untuk menurunkan jumlah ternaknya ketika harga pakan meningkat. Keputusan itu menghemat uang para petani, tetapi itu berarti bahwa lebih sedikit daging sapi tersedia untuk dijual, menaikkan harga dan memicu inflasi.

Manfaat Inflasi

Sementara konsumen mengalami sedikit manfaat dari inflasi, beberapa individu menuai hasilnya. Produsen dapat mengenakan biaya lebih banyak untuk produk mereka dan kontraktor dapat menaikkan harga mereka.

Pemilik bisnis dapat dengan sengaja menahan pasokan dari pasar, memungkinkan harga naik ke tingkat yang menguntungkan. Investor juga menikmati dorongan jika mereka memegang aset di pasar yang terkena dampak inflasi.

Dampak inflasi terhadap harga saham
Dampak inflasi terhadap harga saham

Dampak Inflasi terhadap Pengembalian Saham

Inflasi menyebabkan terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang ujung-ujungnya mengurangi daya beli. Meningkatnya inflasi memiliki efek berbahaya.

Mulai dari harga barang dan jasa yang lebih tinggi, konsumen hanya dapat membeli lebih sedikit barang, pendapatan dan laba perusahaan menurun, dan ekonomi melambat. Perusahaan akan melakukan efisiensi karena bunga yang menjadi meningkat serta laba yang menurun. Harga saham cenderung turun ketika inflasi meningkat.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *