Jakarta, 11 Juni 2026 – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten, didukung oleh konektivitas yang terintegrasi menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA. PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis. Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid serta pertumbuhan kawasan PIK2 yang pesat dan adaptif. Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi dengan peluang ekonomi jangka panjang, baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.
PANI kembali berpartisipasi dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sebagai wujud komitmen Perseroan terhadap transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik. Dalam kesempatan tersebut, PANI menyampaikan berbagai perkembangan strategis yang menandai semakin kuatnya momentum pertumbuhan kawasan PIK2 sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di Indonesia.
PANI Menunjukkan Transformasi PIK2, Aktivitas Bisnis dan Pariwisata Terus Berkembang
Pada kuartal pertama 2026, PANI membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp578 miliar atau meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut terutama didorong oleh kontribusi penjualan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 yang terus menunjukkan permintaan kuat dari investor strategis dan pelaku usaha, seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di dalam kawasan.
Selain mencatat kinerja yang positif, PIK2 juga terus memperkuat ekosistem kawasan melalui berbagai infrastruktur dan fasilitas strategis. Nusantara International Convention Exhibition (“NICE”), yang telah beroperasi sebagai salah satu pusat MICE terbesar di Indonesia, terus mendorong peningkatan kunjungan, aktivitas bisnis, dan eksposur kawasan. Hingga saat ini, NICE telah mengamankan puluhan event nasional maupun internasional yang semakin memperkuat daya tarik PIK2 sebagai destinasi bisnis, hiburan, dan gaya hidup.
Di sisi lain, pembukaan bertahap Tol KATARAJA semakin meningkatkan konektivitas kawasan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta jaringan jalan tol utama di Jabodetabek. Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya saing kawasan sebagai destinasi hunian, bisnis, dan investasi.
Secara fundamental, PANI didukung oleh total aset sekitar Rp50 triliun serta cadangan lahan seluas sekitar 1.825 hektare yang memberikan visibilitas pengembangan jangka panjang. Dengan kombinasi skala kawasan yang besar, konektivitas yang terus berkembang, serta penguatan ekosistem yang berkelanjutan, PIK2 semakin memperlihatkan potensinya sebagai kota pesisir modern yang mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru dan mendorong pertumbuhan kawasan dalam jangka panjang.
Pekan lalu, PANI telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) dengan tingkat kehadiran pemegang saham sebesar 91,69%, yang menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan. Persetujuan tersebut mencakup pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen tunai sebesar Rp5 per saham atau sekitar Rp90,6 miliar, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, penunjukan Akuntan Publik untuk Tahun Buku 2026, serta penerimaan laporan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD III dan PMTHMETD III. Keputusan tersebut mencerminkan dukungan pemegang saham terhadap arah pengembangan PIK2 yang terus berkembang sebagai kota pesisir modern berskala besar dengan prospek jangka panjang yang kuat.
Sambutan Jajaran Direksi
Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, mengatakan bahwa perkembangan PIK2 saat ini semakin menunjukkan hasil dari strategi pengembangan kawasan yang dijalankan secara konsisten.
“Kami mengapresiasi Bursa Efek Indonesia yang telah menyelenggarakan Public Expose Live 2026 sebagai sarana yang efektif untuk berkomunikasi dengan investor dan publik. Perkembangan PIK2 yang kami sampaikan hari ini menunjukkan bahwa kawasan ini terus bertumbuh tidak hanya dari sisi pengembangan properti, tetapi juga dari semakin berkembangnya aktivitas bisnis, pariwisata, hiburan, dan gaya hidup di dalamnya. Kami melihat fondasi yang dibangun secara konsisten selama bertahun tahun kini semakin memperkuat peran PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi baru dengan prospek pertumbuhan jangka panjang yang kuat.” Beliau menambahkan bahwa PANI akan terus berfokus pada penguatan infrastruktur, konektivitas, dan berbagai fasilitas strategis yang mendukung pertumbuhan kawasan dalam jangka panjang.
Tentang PT PANI Tbk
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) mengawali kegiatan usahanya pada tanggal 1 Maret 2001 sebagai produsen di bidang industri kemasan kaleng. Pada bulan Desember 2017, PANI melakukan akuisisi terhadap PT Windu Blambangan Sejati yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan hasil perikanan dan jasa pembekuan/penyimpanan di kamar pendingin. Pada tanggal 18 September 2018, PANI berubah status menjadi perusahaan terbuka melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan nominal saham sebesar Rp108 dan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 150 juta lembar saham.
Pada tahun 2021, PT Multi Artha Pratama (MAP) yang bergerak di bidang pengembang properti di PIK, mengambil alih saham Perusahaan sebanyak 80% atau sebesar 328 juta lembar saham. Dengan masuknya MAP sebagai pemegang saham mayoritas, PANI diversifikasi portofolio usaha menjadi pengembang properti yang disponsori oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group. Kemudian, PANI melaksanakan aksi korporasi yakni penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”) I, PANI melakukan penawaran umum terbatas sebanyak 13.120 juta saham baru biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp500,- (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2022.
PANI telah menyelesaikan proses PMHMETD II (kedua) sebesar Rp10,5 triliun dengan jumlah penawaran umum terbatas sebanyak 2.097 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp5.000 (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Desember 2023.
Pada Agustus 2024, PANI telah menyelesaikan dua seri Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) dengan penerimaan modal baru sebesar Rp6,5 triliun dan total saham baru yang diterbitkan sebanyak 1.256.445.500 lembar. Dana yang diperoleh melalui PMTHMETD I dan II tersebut dipergunakan untuk ekspansi bisnis PANI yakni menambah bank tanah seluas 232 ha di PIK2, Tangerang, Banten.
Pada tanggal 13 Januari 2025, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (”CBDK”) yang merupakan entitas anak PANI, telah berhasil tercatat di BEI melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (”IPO”). IPO CBDK berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,3 triliun yang diutilisasi sepenuhnya untuk pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (”NICE”) dengan luasan ±123.000 m2 dengan kapasitas dapat menampung hingga 104.000 orang. NICE akan mulai beroperasi secara parsial pada Agustus 2025.
Pada September 2025, PANI telah melaksanakan PMTHMETD III dengan jumlah saham tambahan sebanyak 20.906.000 lembar dengan harga pelaksanaan Rp14.350,- per saham, yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 September 2025. Dana yang terhimpun dari pelaksanaan PMTHMETD III ini sepenuhnya dipergunakan untuk merealisasikan rencana bisnis, yakni khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha utama entitas anak, antara lain PT Cahaya Inti Sentosa, PT Panorama Eka Tunggal, dan PT Karunia Utama Selaras, yang menjalankan usaha pengembangan kawasan PIK2 melalui penjualan produk residensial dan komersial unggulan.
Sebagai bagian dari strategi penguatan permodalan, di akhir Desember 2025 PANI telah melaksanakan PMHMETD III melalui penerbitan 1.115.533.400 Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini telah dialokasikan untuk meningkatkan penyertaan saham Perseroan pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melalui pembelian 41,4% saham dari PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya sehingga PANI menggenggam 87,27 saham CBDK, serta untuk mendukung pembiayaan belanja modal pada sejumlah entitas anak Perseroan, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal, sejalan dengan strategi PANI untuk memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat pengembangan kawasan PIK2.
Per 31 Maret 2026, PANI mengelola bank tanah seluas 1.825 ha, memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang properti terkemuka dengan portofolio lahan strategis. Dengan bank tanah ini, PANI terus menghadirkan proyek-proyek berkualitas bagi para pelanggan.
Visi dan misi PANI adalah menjadi pengembang properti terdepan dalam kualitas, komitmen, integritas, dan terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut tentang PANI, silakan mengunjungi laman resmi www.pantaiindahkapukdua.com dan email ke corporate.secretary@pantaiindahkapukdua.com
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin