- Tidak ada pembagian dividen tahun 2024 karena rugi komprehensif, laba ditahan digunakan untuk memperkuat modal kerja perusahaan.
- Target pertumbuhan pendapatan 2025 sebesar 9,7%, didorong strategi penguatan portofolio, perluasan pasar, dan pengembangan produk high margin seperti specialty chemicals.
- Perseroan mulai mempertimbangkan ekspansi di luar pulau Jawa, seperti Medan dan Denpasar untuk mengakses market baru.
- Strategi efisiensi mencakup pengurangan biaya produksi dan operasional, termasuk renegosiasi kontrak serta optimalisasi proses produksi.
- Untuk mitigasi fluktuasi nilai tukar, perusahaan melakukan hedging dan diversifikasi mata uang serta menaikkan harga jual produk jika diperlukan.
Lagi cari saham yang prospeknya oke dan gak cuma “katanya”? Coba cek ini deh.
💡 https://bit.ly/pintarsahamid