ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 8 November 2021: Tentang Tinju

Skydrugz Radar 8 November 2021: Tentang Tinju

Sejujurnya saya bukanlah penggemar olahraga tinju. Tapi almarhum ayah saya adalah pecinta tinju sejati. Dulu waktu kami belum punya televisi di rumah, tiap ada pertandingan tinju, ayah saya langsung ke rumah tetangga yang punya televisi untuk nonton. Kebetulan waktu itu yang punya televisi di kampung kami hanya ada 2 rumah saja. Jadi kedua rumah tersebut selalu penuh kalau ada pertandingan tinju, terutama kalau Mike Tyson yang bertanding. Penduduk kampung dari segala penjuru tumpah ruah datang nonton. Dulu biasanya pertandingan tinju dilangsungkan pada hari Minggu pagi. Saat menonton pertandingan tinju tersebut, warga kampung bisa sekalian mempererat tali silaturahmi dan ngegosip bareng. Tua muda, dewasa remaja, hingga bocil datang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan tinju. Kami yang anak kecil dan remaja sebenarnya kurang suka nonton tinju. Tapi kami ikutan saja nonton karena biasanya setelah pertandingan tinju ada film kartun. Dan kalau Mike Tyson yang bertanding, kami juga ikutan senang karena biasanya pertandingan tinju yang melibatkan Mike Tyson berlangsung singkat. Paling 1 sampai 3 ronde, lawan langsung KO atau TKO dipukul Mike Tyson. Makin cepat lawan KO, makin cepat acara tinju selesai, makin cepat kami yang anak kecil nonton kartun. Orang dewasa yang di kampung bahagia karena petinju kesayangan mereka, Mike Tyson menang, kami yang anak kecil juga bahagia karena film kartun cepat tayang.  Jadi pertandingan tinju Mike Tyson adalah win win solution bagi seluruh warga kampung.

Sayangnya setelah peristiwa Tyson menggigit telinga Holyfield, Tyson langsung mengalami penurunan performa. Dan pada akhirnya di pertandingan melawan Kevin McBride, Tyson kalah dan langsung mengumumkan pensiun. Di pertandingan terakhir Tyson ini, kami sekeluarga sudah punya TV sendiri. Begitu juga warga kampung lainnya, mereka juga sudah punya TV sendiri. Sayang sekali pensiunnya Mike Tyson tidak disaksikan lewat nonton bareng sekampung.

Yang ingin saya sampaikan lewat kisah di atas adalah tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun semakin membaik. Barang yang dulunya mahal seperti Televisi kini nyaris semua orang di Indonesia memilikinya. Semua berkat kemajuan teknologi. Namun kita jangan senang dulu karena GDP per kapita kita masih sangat rendah, yakni di kisaran 3800 dollar per orang atau sekitar 50-60 juta per orang per tahun. Itu pun sebenarnya masih banyak penduduk Indonesia yang standard kehidupannya jauh di bawah GDP per kapita negara. Tapi don’t lose hope. Perbaikan infrastruktur pendidikan dan teknologi akan mampu memperbaiki kesejahteraan penduduk Indonesia selama itu dilakukan secara demokratis. Jangan sampai pendidikan dan teknologi terbaik hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Hal seperti ini justru bisa menimbuokan kesenjangan yang lebar dalam kehidupan bermasyarakat.

Perusahaan yang bisa embracing the technology lalu membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan terus berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman biasanya akan survive lebih lama ketimbang perusahaan yang membuat produk apa adanya tanpa tujuan dan tanpa inovasi. Beberapa dari kita mungkin ingat dengan perusahaan Singer. Dulu Singer adalah perusahaan mesin jahit di IHSG, kode emitennya SING. Namun kemajuan zaman membuat mesin jahit Singer menjadi obsolete. Akibat telat beralih bisnis, SING akhirnya menderita penurunan laba yang sangat drastis. Di 2009 mereka ubah core business menjadi agen penjual pita frekuensi (bandwith). Lisensi Singer mereka jual. Tapi kemudian bisnis jualan pita frekuensi ini juga menjadi obsolete. Dan pada tahun 2017 setelah terjadinya perubahan pemodal, maka Singer kembali mengubah kegiatan usaha utama menjadi perusahaan investasi dengan langkah awal melakukan akuisisi atas 99,5% (sembilan puluh sembilan koma lima persen) saham PT Serasi Tunggal Mandiri Cemerlang (STMC), suatu perseroan yang bergerak di bidang pariwisata, tepatnya di bidang usaha perhotelan dengan brand PrimeBiz yang beralamat di Gayung Kebonsari No.30, Surabaya, Jawa Timur. 2009  mereka delisting, dan perusahaan memang belum bangkrut tapi sulit kembali ke zaman kejayaannya dulu. Pemilik SING sekarang adalah Atrium Asia Investment Management. Orang-orang di Atrium Asia Investment Management memiliki track record pernah bekerja di SAME dan Emirates Tarian Asset Management. Sedangkan Emirates Tarian Management ada kaitannya dengan BRMS dan beberapa perusahaan lainnya.

Intinya adalah perubahan cepat terjadi di bisnis saham. Siapkan diri untuk menghadapinya. Investor harus selalu siap kena pukul dan harus bisa bangkit lagi setelah kena pukul. Kita bisa mencontoh Tyson Fury, yang tetap bangkit setelah dijatuhkan oleh Deontay Wilder di pertandingan Tyson vs Wilder Part 1. Di part 1 mereka seri, namun di part 2 dan 3, Tyson Fury berhasil mengalahkan Wilder dengan sangat telak. Jatuh beberapa kali, harus siap bangkit.

Skydrugz Bot Radar

Project Akumulasi November 2021:

Project November 2021

Saham PBV PER PLAN Harga
TOWR 5.79 18.11 Bid 1195, 1185, 1165, 1145 1200
KBLI 0,52 23,87 Bid 294, 290, 288 294
PTBA 1,47 4.80 Bid 2640, 2620, 2600 2650
MIKA 6,25 27,35 Bid 2260, 2240, 2220, 2200, 2190 2260

Guidelines untuk menggunakan Radar cek di sini

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply