ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 16/7/2021: CPO

Nilai ekspor produk minyak sawit bulan Mei 2021 mencapai USD3,063 miliar. Ini merupakan rekor ekspor sawit bulanan tertinggi sepanjang sejarah. Pencapaian tersebut didukung oleh harga rata-rata bulan Mei yang sangat tinggi yaitu USD1.241/ton cif Roterdam yang merupakan harga rata-rata bulanan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Nilai ekspor sawit tersebut mencapai 18,5% dari total nilai ekspor nasional bulan Mei yang besarnya USD16,60 miliar dan menghasilkan neraca perdagangan bulanan +USD2,37 miliar.

Kenaikan nilai ekspor juga didukung oleh kenaikan volume ekspor sebesar 12% dari bulan April yang mencapai 2,95 juta ton. Kenaikan ekspor terbesar terjadi pada produk olahan CPO sebesar 432.000 ton atau naik 22,9% menjadi 2,31 juta ton dan olahan PKO yang naik 31.000 ton atau 34,8% menjadi 119.000 ton. Sedangkan ekspor CPO dan crude PKO keduanya turun 119.000 ton atau 40%.

Kenaikan ekspor tertinggi terjadi untuk tujuan Pakistan, yaitu naik 138 ribu ton menjadi 265,5 ribu ton. Kemudian Afrika (selain Mesir) naik 103,6 ribu ton menjadi 243,2 ribu ton, Timur Tengah (selain Mesir) naik 75,1 ribu ton menjadi 154,72 ribu ton.

Konsumsi dalam negeri juga mengalami kenaikan sebesar 55.000 ton menjadi 1,645 juta ton atau naik 3,5%. Konsumsi untuk keperluan pangan mencapai 842.000 ton naik 2,8%, oleokimia 176.000 ton naik 8,6% dan untuk biodiesel 627.000 ton atau turun 0,32% dari bulan sebelumnya.

Data di atas saya kutip dari Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia. Entah mereka markup data atau tidak tapi saya percaya dengan data mereka. Mengapa? Karena saya melihat banyak petani sawit yang memang lagi bahagia akhir – akhir ini. Mereka beli motor baru, beli mobil baru. Itu artinya bisnis sawit mereka berjalan dengan lancar. Terbukti juga dari laba perusahaan CPO mayoritas naik di Q1 2021. Melihat data Mei mengenai ekspor CPO yang naik, saya rasa Q2 perusahaan CPO juga akan naik. Memang kendala utama perusahaan CPO sekarang adalah Pemerintah menaikkan tarif ekspor CPO. Kalau tidak ada tarif ekspor ini maka perusahaan CPO dalam negeri bakalan pesta pora. Pemerintah lagi butuh banyak dana jadi pengusaha CPO harus berkontribusi pada negara.

Saham CPO nasibnya sama seperti saham coal. Tidak ada lagi yang bergerak. Tapi saya yakin sooner or later saham sawit seperti AALI LSIP DSNG SIMP TBLA akan diapresiasi lagi oleh market. Saya melihat saat ini big fund dan regulator fokus mau menjadikan saham teknologi sebagai masa depan bursa.

Saya berharap upaya tersebut tidak menciptakan tech bubble seperti yang terjadi di Nasdaq waktu 1999-2001. Kalau membaca sejarah, tech bubble zaman dulu terjadi pada mayoritas saham teknologi yang harga sahamnya sudah naik gila – gilaan padahal perusahaannya gagal mencetak laba. Setelah tech bubble pecah, banyak saham teknologi tidur.

Tapi pada akhirnya saham teknologi yang konsisten mencetak laba kembali naik. Saham seperti Apple, Google, Microsoft, Amazon kembali dicintai market karena mereka konsisten mencetak laba. Dalam jangka panjang, kemampuan mencetak laba tetap menjadi pertimbangan investor untuk bertahan. Saham teknologi yang gagal cetak laba banyak juga yang mati. Ratusan perusahaan teknologi yang naik tinggi di tech bubble 1999-2000, banyak yang tinggal menjadi sejarah. Terutama perusahaan yang zero revenue, zero cashflow.

Perusahaan teknologi yang gagal mengkonversi mimpi menjadi kenyataan pada akhirnya akan hilang dari peredaran. Perusahaan teknologi yang kita lihat sekarang adalah para survivor dari infinity war, perang konversi mimpi jadi nyata. Ada berapa banyak search engine yang akhirnya mati dalam perang melawan Google. Mereka yang mati dilupakan sejarah. Kita hanya mengingat pemenang yang bernama Google. Ada berapa banyak e-commerce yang juga mati dalam perang melawan Amazon. Dan yang kita ingat hanya Amazon karena dia survive.

Dari semua saham teknologi yang ada di bursa saat ini kira – kira berapa banyak yang akan survive? Shopee yang punya unlimited cash dari Garena versus e-commerce Indonesia yang belum punya cashflow machine. Perusahaan teknologi Indonesia vs Giant Tech Google, Apple, Netflix, Alibaba dll.

Saya berharap perusahaan teknologi Indonesia yang akan menang dalam infinity war tersebut. Agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar big tech dunia dalam mencari konsumen tapi bisa menjadi tempat kelahiran bagi perusahaan big tech yang akan mendunia.

But anyway, saya tetap memilih old economy untuk tempat investasi long-term. Hidup coal dan CPO. Bismillah komisaris PTBA dan LSIP.

Skydrugz Bot Radar
  • Saham HT masih markdown. BCAP MNCN BMTR
  • Saham Bank juga banyak yang markdown. BBRI BBTN BTPS PNBN BJTM
  • Big property BSDE dan PWON juga lagi markdown.
  • Saham Energi PGAS ELSA MEDC juga lagi markdown.
  • Saham Karya yang markdown sisa ADHI PTPP.
  • Duo kertas INKP TKIM juga markdown.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

 

Leave a Reply